PDIP Dan PPP Tak Solid, Nasib Hak Angket Layu Sebelum Berkembang?

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 29 Februari 2024 | 08:09 WIB
PDIP Dan PPP Tak Solid, Nasib Hak Angket Layu Sebelum Berkembang?
Capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kiri) dan Mahfud MD (kanan) menyapa relawan saat kampanye akbar di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024).[ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat].

Suara.com - Wacana hak angket di DPR RI untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 pertama kali muncul dari mulut capres nomor urut 03 yang juga kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Perlu diketahui, hak angket merupakan hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Ganjar merasa banyak kecurangan terjadi di Pilpres 2024 sehingga perlu diusut. Dia juga sempat menyinggung soal bantuan sosial atau bansos. Di mana, katanya, banyak pihak yang bertanya-tanya perihal bansos yang diduga berpengaruh terhadap pemilu.

Hal itu seturut hasil quick count maupun real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menempatkan pasangan Ganjar-Mahfud Md ada di posisi buncit. Anies-Muhaimin ada di posisi dua dan Prabowo-Gibran di posisi pertama Pilpres 2024.

Ide Ganjar soal hak angket pun langsung disambut positif dari tiga partai pengusung pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) yakni NasDem, PKB dan PKS. Trio Koalisi Perubahan itu bahkan sepakat soal hak angket dan siap menunggu sikap dari PDIP selaku partai pengusung Ganjar-Mahfud Md.

Sejumlah elite baik dari kubu AMIN maupun PDIP silih berganti menegaskan semangatnya untuk menggulirkan hak angket di Senayan. Mereka menggebu-gebu saling sahut bicara hak angket.

Hari berlalu sudah sepekan mau lewat, nyatanya wacana hak angket bak 'hangat-hangat tahi ayam'. Sikap PDIP soal hak angket ditunggu-tunggu, namun sampai detik ini belum ada juga langkah politik konkret dari partai berlambang banteng itu.

Meski masih mengemuka, wacana hak angket sejatinya baru disuarakan oleh segelintir elite PDIP. Sebut saja Adian Napitupulu, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Sementara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri selaku pengambil keputusan belum mengeluarkan pernyataan resmi soal hak angket. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang kerap menjadi 'corong' partai juga belum memberikan penegasan apakah akan tetap menggulirkan hak angket atau tidak.

Terkini, kepada awak media Hasto mengatakan, Tim Pemenagan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud sudah membentuk tim khusus menyelidiki dugaan kecurangan pemilu. Pernyataan ini menjawab pertanyaan terkait keseriusan PDIP soal hak angket.

"Terkait dengan berbagai upaya, baik hukum maupun politik, dan juga penggalangan terhadap kelompok-kelompok prodemokrasi yang sangat peduli untuk menyelamatkan suara rakyat dan demokrasi, telah dibentuk tim khusus," kata Hasto kepada awak media di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Dia mengatakan parpol di TPN Ganjar-Mahfud akan menentukan langkah lanjutan terhadap hak angket setelah tim khusus selesai mengumpulkan fakta terhadap dugaan kecurangan pemilu.

"Kemudian akan memberikan suatu rekomendasi terkait dengan strategi lengkap dengan time table-nya, termasuk dengan kemungkinan-kemungkinan penggunaan hak angket," kata Hasto.

Berpotensi Masuk Angin

Eks Menkopolhukam Mahfud Md. (Suara.com/Bagas)
Eks Menkopolhukam Mahfud Md. (Suara.com/Bagas)

Meski wacana hak angket terus mengemuka, faktanya ada perbedaan pandangan di dalam internal koalisi Ganjar-Mahfud, bahkan di level capres dan cawapresnya sendiri. Mahfud Md selaku cawapres memiliki pandangan berbeda soal hak angket dengan Ganjar Pranowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Tegas Tolak Masuk Kabinet: Menjadi Capres Bukan Sedang Cari Pekerjaan

Ganjar Tegas Tolak Masuk Kabinet: Menjadi Capres Bukan Sedang Cari Pekerjaan

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 23:18 WIB

Survei Indikator Politik: 71,8 Persen Publik Percaya Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Survei Indikator Politik: 71,8 Persen Publik Percaya Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Kotak Suara | Kamis, 29 Februari 2024 | 01:05 WIB

Rekapitulasi Suara KPU: Prabowo-Gibran Menang di Manila, Ganjar-Mahfud di Perth

Rekapitulasi Suara KPU: Prabowo-Gibran Menang di Manila, Ganjar-Mahfud di Perth

Kotak Suara | Kamis, 29 Februari 2024 | 00:05 WIB

Beda Hampir 500 Suara Dari Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud Menang di Perth Australia

Beda Hampir 500 Suara Dari Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud Menang di Perth Australia

Kotak Suara | Rabu, 28 Februari 2024 | 21:55 WIB

Yandri Susanto Diprediksi Tak Lolos ke DPR RI Pada Pemilu 2024, Alasannya Karena...

Yandri Susanto Diprediksi Tak Lolos ke DPR RI Pada Pemilu 2024, Alasannya Karena...

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 20:52 WIB

Ramai Isu Hary Tanoe Transfer Suara ke PSI di Pemilu 2024, Grace Natalie Respons Sembari Guyon

Ramai Isu Hary Tanoe Transfer Suara ke PSI di Pemilu 2024, Grace Natalie Respons Sembari Guyon

Kotak Suara | Rabu, 28 Februari 2024 | 20:21 WIB

Alasan Kuat Ganjar Pranowo Menolak Masuk Dalam Kabinet

Alasan Kuat Ganjar Pranowo Menolak Masuk Dalam Kabinet

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 21:30 WIB

Terkini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB