MUI: Waspada Produk Kurma Israel

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 11 Maret 2024 | 08:40 WIB
MUI: Waspada Produk Kurma Israel
Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat memberikan pembekalan kepada 11 syekh Palestina yang akan berdakwah di Indonesia, Minggu (10/3/2024). (ANTARA/Asep Firmansyah)

Suara.com - Imbauan untuk tetap melakukan boikot terhadap sejumlah produk yang terafiliasi Israel terus digaungkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), terutama saat umat Islam menjalankan Puasa Ramadhan 1445 Hijriah.

Pernyataan tersebut ditegaskan lembaga kumpulan ulama tersebut, sebelum 1 Ramadhan 1445 Hijriah yang jatuh pada Selasa (12/3/2024).

"Umat Islam tidak boleh menggunakan produk Israel dan pendukungnya, bisa dimulai di bulan Ramadhan ini tidak menggunakan produk Israel untuk konsumsi sahur dan berbuka puasa," ujar Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim di Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Tak hanya itu, Sudarnoto mengajak seluruh masyarakat, Umat Islam pada khususnya, untuk tetap menggunakan produk dalam negeri yang tidak terafiliasi dengan Israel dan pendukungnya.

Ia mengemukakan, langkah tersebut sebagai bentuk ajaran cinta Tanah Air bagian dari iman (hubbul wathan minal iman).

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai akan produk kurma Israel, sebagai bentuk boikot. Masih menurutnya, boikot terhadap produk terafiliasi Israel merupakan bentuk tekanan yang bisa dilakukan masyarakat.

"Karena, dengan boikot, kita bisa memperlemah kekuatan ekonomi Israel supaya tidak menyerang-menyerang lagi," katanya.

Survei Indonesia Halal Watch

Sebelumnya, Lembaga Advokasi Halal, Indonesia Halal Watch mengungkapkan, kesadaran masyarakat untuk tidak membeli produk yang terafiliasi Israel terlihat dari data penelitian yang dilakukan pada 2023.

Dalam kuesioner yang disebar kepada 700 responden di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya, terungkap sekitar 87 persen mendukung Fatwa MUI tentang Hukum Dukungan Terhadap Palestina.

Para responden juga mengubah kebiasaan belanja mereka. Jika sebelumnya membeli produk secara sembarang, kini responden akan mempertimbangkan produk tersebut apakah terafiliasi dengan Israel atau tidak.

"Masyarakat menjadi lebih selektif dalam memilih produk setelah fatwa -terbit-," kata Pendiri Indonesia Halal Watch Ikhsan Abdullah.

Ikhsan yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal MUI itu mengajak masyarakat tetap aktif memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel, sebagai wujud perjuangan membantu masyarakat Gaza, Palestina.

Gerakan boikot yang telah menjadi fenomena global tersebut melahirkan perubahan signifikan di tengah masyarakat, termasuk menguatnya preferensi atas produk-produk lokal.

"Ini sesuatu yang menggembirakan, produk lokal mampu mengambil alih posisi brand-brand yang terafiliasi Israel," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Starbucks Boncos Gara-gara Aksi Boikot Israel, Segera PHK Massal Karyawan

Starbucks Boncos Gara-gara Aksi Boikot Israel, Segera PHK Massal Karyawan

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 14:40 WIB

Harga Saham Unilever Cetak Rekor Terburuk Dampak Aksi Boikot Produk Israel

Harga Saham Unilever Cetak Rekor Terburuk Dampak Aksi Boikot Produk Israel

Bisnis | Senin, 26 Februari 2024 | 17:49 WIB

MUI Dukung Upaya Tegas Menlu Retno Perangi Kejahatan Israel di Palestina

MUI Dukung Upaya Tegas Menlu Retno Perangi Kejahatan Israel di Palestina

News | Sabtu, 24 Februari 2024 | 20:10 WIB

Terkini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB