Potret Toleransi di Kampung Bali Bekasi: Perayaan Nyepi dan Ramadan Berdampingan

Galih Prasetyo Suara.Com
Senin, 11 Maret 2024 | 16:32 WIB
Potret Toleransi di Kampung Bali Bekasi: Perayaan Nyepi dan Ramadan Berdampingan
Potret Toleransi di Kampung Bali Bekasi: Perayaan Nyepi dan Ramadan Berdampingan [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Momen perayaan Nyepi dan Ramadhan di Tahun 2024 berjalan secara beriringan. Meski begitu, hal tersebut tak sama sekali mengurangi kentalnya toleransi beragama di Kampung Bali, Harapan Jaya, Kota Bekasi.

Pantauan Suara.com, salah satu akses masuk ke Kampung Bali tepatnya di sebelah Utara telah ditutup total sejak Senin (11/3/2024) pukul 06.00 WIB dan akan dibuka kembali pada Selasa (12/3/2024) pukul 06.00 WIB. Sementara, pada bagian Timur terdapat sebuah bangku panjang membentang.

Suasana di Kampung Bali nampak begitu sunyi. Hampir seluruh warga yang tinggal di wilayah itu tak terlihat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga:

Hanya terlihat seorang Pecalang yang sesekali mondar-mandi untuk menjaga wilayah sekitar. Sesekali, ia juga nampak bertugas sebagai penerima paket dari petugas kurir yang datang.

Ketua RT 011 setempat, Puji Lestari mengatakan, ini kali ke 3 perayaan Nyepi berjalan beriringan dengan hari pertama Ramdhan. Meski begitu, Puji mengatakan bahwa kondisi tersebut tak membuat warga Kampung Bali tercerai berai.

Rasa toleransi beragama justru semakin tertanam antara umat Hindu dan Islam di wilayah Kampung Bali. 98 jiwa yang beragama Hindu tetap dengan Khidmat bisa menjalankan perayaan Nyepi.

Potret Toleransi di Kampung Bali Bekasi: Perayaan Nyepi dan Ramadan Berdampingan [Suara.com/Mae Harsa]
Potret Toleransi di Kampung Bali Bekasi: Perayaan Nyepi dan Ramadan Berdampingan [Suara.com/Mae Harsa]

“Dari tahun ke tahun seperti ini prosesnya ditutup untuk umum dan kaya paket, massa kebisingan, kita kurangi untuk menjaga saudara-saudara kami yang lagi menjalankan ibadah Tapa Brata,” ujar Puji saat ditemui SuaraBekaci.id di lokasi, Senin (11/3/2024).

Begitupun dengan umat muslim di Kampung Bali, mereka tetap bisa menjalankan salat tarawih berjamaah di Masjid seperti biasa.

Baca Juga: AHY Pose Berlatar Green Screen, Sendal Karet Jadi Omongan

Baca juga: 

Hanya saja, demi tetap menghormati perayaan Nyepi, pihak pengelola Masjid setempat akan mengalihkan posisi speaker Masjid yang mengarah langsung ke Kampung Bali.

“Karena mereka sudah tahu bahwa disini sudah menjalankan Tapa Brata, maka yang ke arah sini di matikan, volumenya dikurangi,” ucapnya.

Hangatnya rasa saling menghargai, rupanya juga telah terpupuk sebelum perayaan Nyepi dan Ramadhan berlangsung. Satu hari sebelumnya, umat Islam dan Hindu saling bergotong royong mengadakan munggahan dan Mecaru.

“Siangnya (Minggu, 10 Maret) kami munggahan yang muslim, tapi ada beberapa warga Hindu yang ikut bergabung dengan kita,” ujar Puji.

“Dan sorenya kemarin di Maghrib itu ada acara Mecaru bersihin lingkungan, maksudnya membuang hal-hal yang kita anggap negatif lah gitu. Kebetulan saya sendiri ikut terlibat di dalamnya,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI