Siapa Pendiri PPP? Partai Lawas yang Gagal Lolos ke Senayan

Galih Prasetyo

Rabu, 20 Maret 2024 | 22:43 WIB
Siapa Pendiri PPP? Partai Lawas yang Gagal Lolos ke Senayan
Lambang PPP. [Antara]

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk kali pertama dalam sejarah berdirinya gagal lolos ke Senayan. Dalam rapat pleno KPU RI pada malam ini, Rabu (20/3) PPP tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen.

Selain PPP, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan 8 partai lain peserta Pemilu 2024 juga tidak lolos ke parlemen. PPP dari hasil rapat pleno KPU malam ini hanya mendapatkan suara sebanyak 5.878.777 atau 3,87 persen.

Tidak lolosnya PPP ke Senayan di Pemilu 2024 cukup mengejutkan sejumlah pihak. Hal ini lantaran PPP bukan partai baru seperti PSI. PPP merupakan partai lawas yang sudah berdiri sejak 5 Juni 1973.

Baca juga:

PPP sendiri terbentuk setelah empat partai berbasis Islam melebur, keempat partai itu adalah Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dan Partai Muslimin Indonesia (PARMUSI).

Di awal berdiri sebagai partai, PPP pertama kali dipimpin oleh Mohammad Syafa'at Mintaredja, mantan Mensos di era Orde Baru. Berdirinya PPP sendiri tak lepas dari kebijakan Soeharto sebagai Presiden di era 1970-an.

Jelang Pemilu 1973, Soeharto menginginkan penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia. Soeharto ingin agar partai politik dikurangi menjadi dua atau tiga saja dan partai-partai tersebut dikelompokkan berdasarkan programnya.

Baca juga:

Lantas siapa sosok pendiri PPP? Berikut usalan soal sosok pendiri Partai Persatuan Pembangunan.

baca juga

Ialah Buya Haji Rusli Halil menjadi sosok pendiri PPP. Buya Rusli sebelumnya merupakan ketum PERTI periode 1966 hingga 1985. Di era Orba, Buya Rusli sempat menjadi anggota MPR periode 1971–1977.

Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat ini juga sempat tercatat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) pada periode 1973 hingga 1978. Yang menarik, sebelum menjadi politikus, Buya Rusli pernah berprofesi sebagai seorang jurnalis.

Tak main-main Buya Rusli tercatat sebagai seorang wartawan perang di era perang kemerdekaan Indonesia. Satu tahun setelah Indonesia merdeka, Buya Rusli menjadi anggota PB Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau.

Ia juga sempat mengemban tugas sebagai Wakil Ketua PB Gerakan Kebudayaan Indonesia pada 1947. Tahun 1957, Buya Rusli pernah bekerja di Fa Bassir Hasan & Co di Jakarta sebagai seorang direktur impor.

Di tahun yang sama, nama Buya Rusli juga termasuk pendiri dan presiden komisaris Bank Persatuan Nasional--cikal bakal Bank Danamon. Jabatan itu diemban oleh Buya Rusli sampai 1971.

Dari latar belakang pendidikan, Buya Rusli merupakan alumnus Universitas Nasional Fakultas Ekonimi dan Politik tahun 1953.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lolos ke Senayan, PPP Siap Layangkan Gugatan ke MK: Data Internal Kami Sudah Lewati 4 Persen

Tak Lolos ke Senayan, PPP Siap Layangkan Gugatan ke MK: Data Internal Kami Sudah Lewati 4 Persen

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 22:37 WIB

PPP Gagal ke Senayan, Sandiaga Uno Panen Cibiran: Blunder Terbesar Dukung Ganjar

PPP Gagal ke Senayan, Sandiaga Uno Panen Cibiran: Blunder Terbesar Dukung Ganjar

News | Rabu, 20 Maret 2024 | 22:14 WIB

Resmi! PSI, PPP, Perindo dan 7 Partai Lainnya Tidak Lolos ke DPR RI

Resmi! PSI, PPP, Perindo dan 7 Partai Lainnya Tidak Lolos ke DPR RI

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:44 WIB

RIP PPP, Comeback Stronger

RIP PPP, Comeback Stronger

News | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:37 WIB

BREAKING NEWS! PDIP Pemenang Pemilu 2024, Raup 25 Juta Suara

BREAKING NEWS! PDIP Pemenang Pemilu 2024, Raup 25 Juta Suara

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:35 WIB

Gagal Lolos DPR RI, Awiek Sebut Ada Pergeseran Suara PPP di Papua

Gagal Lolos DPR RI, Awiek Sebut Ada Pergeseran Suara PPP di Papua

Kotak Suara | Rabu, 20 Maret 2024 | 21:16 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×