Soal Penetapan Idulfitri 2024, Muhammadiyah: Kemungkinan Berbeda Tipis

Galih Priatmojo, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 22 Maret 2024 | 10:50 WIB
Soal Penetapan Idulfitri 2024, Muhammadiyah: Kemungkinan Berbeda Tipis
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com -  Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menanggapi kemungkinan Lebaran Idulfitri yang berbarengan antara pemerintah dan NU dengan Muhammadiyah. Walaupun memang awal bulan puasa 2024 atau 1445 Hijriah lalu dimulai secara berbeda. 

"Untuk Idulfitri dari hasil kajian dan pengumpulan informasi, sama untuk yang Idulfitri. Jadi kemungkinan berbeda itu tipis ya," kata Haedar ditemui di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (21/3/2024).

Kendati demikian, Haedar menyebut perayaan Idulfitri baik sama maupu berbeda nantinya seharusnya tidak disikapi dengan terlalu berlebih. Justru bagi para umat Muslim harus tetap bisa menjadikan ibadah puasa hingga Idulfitri nanti sebagai pencerahan diri sendiri.

"Tapi baik sama maupun berbeda itu, kita kaum muslimin harus bisa lebih menjadikan puasa dan Idulfitri untuk mematangkan dan mencerahkan pribadi kita perilaku kita, sikap kita, pikiran kita. Sehingga membawa pencerahan di dalam kehidupan umat dan negara," terangnya. 

Lebih dari itu, pemerintah juga diharapkan dapat mengayomi seluruh warganya. Dengan berbagai potensi perbedaan maupun kesamaan tersebut.

Hal-hal itu tidak akan menjadi masalah besar ketika pemerintah mengayomi semua pihak. Termasuk masyarakat yang bisa menyikapi perbedaan itu bijak.

"Pemerintah itu selalu bisa mengayomi seluruh kekuatan dan potensi umat beragam apapun perbedaannya atau apapun kesamaannya," ujarnya.

"Saya pikir masalah itu tidak akan jadi problematik ketika pemerintah sendiri ngayomi semua pihak baik ketika sama lebih-lebih ketika berbeda," imbuhnya.

Diketahui di bulan Ramadhan ini, pemerintah dan Muhammadiyah memiliki awal Ramadhan yang berbeda. Pemerintah menetapkan tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024.

baca juga

Sementara itu, Muhammadiyah sudah terlebih dahulu membukanya di hari Senin, 11 Maret 2024. Penyebab terjadinya perbedaan penentuan Idul Fitri pemerintah dan Muhammadiyah adalah perbedaan metode penetapan hilal yang digunakan. 

Kementerian Agama menggunakan metode Imkanur Rukhyah 2 derajat. Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan metode hisab wujudul hilal.

Meski begitu, bukan berarti perayaan Idul Fitri di hari yang sama itu tidak bisa terwujud. Pasalnya, pemerintah akan menggunakan kriteria visibilitas hilal oleh MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura).

Jika merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 855, 3, dan 4 Tahun 2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024, pemerintah akan menetapkan Idul Fitri pada tanggal 10 atau 11 April 2024.

Sementara itu, berbeda dengan pemerintah, Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 2024 sejak jauh-jauh hari. Keputusan ini telah tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024.

Dalam maklumat tersebut, pihak Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1445 H jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Sengketa Pemilu 2024, Muhammadiyah: MK Harus Berdiri Tegak di Atas Objektifitas Keadilan Konstitusi

Soal Sengketa Pemilu 2024, Muhammadiyah: MK Harus Berdiri Tegak di Atas Objektifitas Keadilan Konstitusi

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 17:49 WIB

Tanggapi Hasil Pemilu 2024, Ketum PP Muhammadiyah Wanti-wanti Soal Godaan Kekuasan untuk Kepentingan Pribadi

Tanggapi Hasil Pemilu 2024, Ketum PP Muhammadiyah Wanti-wanti Soal Godaan Kekuasan untuk Kepentingan Pribadi

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 17:30 WIB

Sudah Berapa Hari Puasa 2024? Cek Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Sudah Berapa Hari Puasa 2024? Cek Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Religi | Kamis, 21 Maret 2024 | 13:33 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×