Said Didu Kini Paham Kenapa Megawati Sebut Jokowi Petugas Partai, Pantas Saja!

Ruth Meliana

Senin, 25 Maret 2024 | 14:02 WIB
Said Didu Kini Paham Kenapa Megawati Sebut Jokowi Petugas Partai, Pantas Saja!
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tampak bergandengan dengan Presiden Jokowi di Rakernas ke-III PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (Foto: Dok DPP PDIP)

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selama ini memang kerap menyebut Presiden Joko Widodo sebagai petugas partai. Sebutan Megawati kepada Presiden Jokowi itu rupanya kerap membuat kesal mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, Said Didu mengaku mulai memahami alasan Megawati menyebut Jokowi sebagai petugas partai. Menurutnya, mantan Presiden RI ke-5 itu sudah memahami karakter asli dari Jokowi.

"Dulu saya sering kesal kalau Mega mengatakan bahwa Presiden Jokowi adalah petugas partai. Tapi sekarang saya mulai coba memahami pernyataan (Megawati) tersebut," aku Said Didu dalam cuitannya di X seperti dikutip Suara.com, Senin (25/3/2024).

Said Didu menduga bahwa Megawati pasti memahami karakter "liar" Jokowi dalam mengelola negara. Karena itu, menurutnya, Megawati berusaha mengendalikan karakter "liar" Jokowi dengan menyebutnya petugas partai.

"(Sebutan petugas partai) karena mungkin Bu Mega sangat paham karakter asli Pak Jokowi yang 'liar' dalam mengelola negara jika tidak ada yang mengendalikan," pungkas Said Didu.

Pengakuan Said Didu itu langsung menuai atensi luas dari warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan tentang petugas partai itu sudah dibaca 96 ribu kali dan mendapatkan 2 ribu tanda suka.

Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Ada yang setuju dengan ucapan Said Didu, ada pula yang malah balas melontarkan kritikan.

"Ganjar Pranowo juga petugas partai, Said Didu, terus?" bela warganet.

"Mendiang Pak Taufik Kiemas bukannya dulu pernah ingatkan istrinya ketika Pak Jokowi jadi Gubernur DKI: Orang ini berbahaya jika diberikan kekuasaan. Cuma memang Bu Mega gak percaya dan tetap kasih kesempatan buat (Jokowi) maju terus," tulis warganet.

baca juga

"Bener itu semacam 'kontrol' PDIP terhadap pemerintah, bahkan dalam keadaan memerintah PDIP menyisakan sisi 'oposisi' karena bu Mega paham lakunya pak Jokowi yang tidak menyisakan peran oposisi ke lawan politik sehingga jadi tanpa kontrol, dan itu bahaya buat demokrasi," dukung warganet.

"Ya tetep ajalah Pak, Bu Mega harus bertanggung jawab atas kerusakan yang sudah Jokowi buat ke negeri ini," kritik warganet.

"Bagi kami kader PDI Perjuangan, terminologi petugas partai itu merupakan sebuah kehormatan karena kami diberi tugas untuk menjalankan Marhaenisme. Tak semua kader punya kesempatan untuk ditugaskan. Ideologi Partai menjadi guideline bagi setiap kader yang ditugaskan," jelas warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejak Era SBY Hingga Jokowi Ratusan Bank di RI Terpaksa Gulung Tikar

Sejak Era SBY Hingga Jokowi Ratusan Bank di RI Terpaksa Gulung Tikar

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 13:34 WIB

Klaim Adem Ayem, Politisi PDIP Ungkap Peluang Megawati Bertemu Prabowo Pasca Pilpres: Kita Tunggu Saja

Klaim Adem Ayem, Politisi PDIP Ungkap Peluang Megawati Bertemu Prabowo Pasca Pilpres: Kita Tunggu Saja

News | Senin, 25 Maret 2024 | 13:07 WIB

Lobi Semua Fraksi di DPR Termasuk Gerindra, PDIP: Hak Angket Bukan Momok, Tak Bikin Kita Takut

Lobi Semua Fraksi di DPR Termasuk Gerindra, PDIP: Hak Angket Bukan Momok, Tak Bikin Kita Takut

News | Senin, 25 Maret 2024 | 12:37 WIB

Istana Buka Suara Soal Isu Jokowi Ikut Susun Kabinet Prabowo-Gibran

Istana Buka Suara Soal Isu Jokowi Ikut Susun Kabinet Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 12:27 WIB

Hasto PDIP Beberkan Penyebab Ganjar Gagal Total di Jateng: Kepala Desa Disuap, Kalau Gak Nurut Masuk Penjara

Hasto PDIP Beberkan Penyebab Ganjar Gagal Total di Jateng: Kepala Desa Disuap, Kalau Gak Nurut Masuk Penjara

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 11:06 WIB

Dua Menteri Jokowi Beda Sikap Soal TikTok, Ombudsman RI: Kami Prihatin

Dua Menteri Jokowi Beda Sikap Soal TikTok, Ombudsman RI: Kami Prihatin

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 08:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×