Hasto PDIP Beberkan Penyebab Ganjar Gagal Total di Jateng: Kepala Desa Disuap, Kalau Gak Nurut Masuk Penjara

Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 25 Maret 2024 | 11:06 WIB
Hasto PDIP Beberkan Penyebab Ganjar Gagal Total di Jateng: Kepala Desa Disuap, Kalau Gak Nurut Masuk Penjara
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut Jokowi sudah menerapkan politik khas orde baru (orba). [ANTARA Foto/Aditya Pradana]

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkap penyebab gagalnya capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraup suara tinggi di Jawa Tengah pada Pilpres 2024.

Salah satu penyebabnya ialah kecurangan yang dilakukan kubu rival dengan cara memanfaatkan instrumen negara yakni kepala desa.

Baca Juga:

Bidak Politik Surya Paloh: Merangkul Prabowo, Gugatan Pilpres Tetap Lanjut

Menerka Nasib Anies Usai Pilpres 2024: Maju Pilgub DKI Atau Jadi Menteri Prabowo?

Gibran Akui Bahas Susunan Kabinet dengan Prabowo Usai Jadi Pemenang Pilpres 2024

Hasto menceritakan satu kasus di Sukoharjo di mana setiap kepala desa itu diguyur Rp 200 juta per orang untuk membantu pemenangan salah satu pasangan capres-cawapres.

Bukan hanya diguyur ratusan juta rupiah, Hasto menyebut, para kepala desa itu juga berada di bawah tekanan aparat.

"Di Sukoharjo, di Solo Raya itu setiap kepala desa itu dikasih dana minimum Rp 200 juta, ditungguin oleh oknum-oknum polisi untuk mencapai target," kata Hasto dalam You Tube Akbar Faizal Uncensored dikutip Senin (25/3/2024).

baca juga

Kepala daerah dari PDIP juga turut menjadi sasaran ancaman serupa.

Ia mencontohkan dengan Gubernur Bali I Wayan Koster yang dijegal melalui pengaduan masyarakat atau dumas hingga akhirnya ada pemanggilan polisi.

Koster dipanggil Polda Bali atas dugaan korupsi pada awal Januari 2024.

Selain Koster, kepala daerah dari PDIP yakni Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu juga disebut Hasto dicari kelemahannya.

Hasto mengungkapkan, para kepala daerah dari PDIP dicari kelemahannya dari instrumen negara lainnya yang merasa berhutang budi.

Ia tak menampik bahwa sekelas kepala daerah saja pasti membutuhkan dukungan untuk bisa memenangkan pemilihan berikutnya.

Dari situ lah kemudian ada yang namanya pemanfaatan instrumen negara melalui hutang budi politik untuk melemahkan kepala daerah dari PDIP pada Pilpres 2024.

"Lalu kepala desanya sudah dikontrol, bahkan dikasih duit, kan enak sekali, lu mau ikut lu seneng karena dikasih duit, tapi dengan target, tapi lu gak ikut, lu masuk penjara," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Akui Bahas Susunan Kabinet dengan Prabowo Usai Jadi Pemenang Pilpres 2024

Gibran Akui Bahas Susunan Kabinet dengan Prabowo Usai Jadi Pemenang Pilpres 2024

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 10:26 WIB

Keok di Pilpres, Anies Menang Mudah Andai Ikut Pilkada di Aceh dan Sumbar

Keok di Pilpres, Anies Menang Mudah Andai Ikut Pilkada di Aceh dan Sumbar

News | Senin, 25 Maret 2024 | 10:15 WIB

Digugat Kubu Anies dan Ganjar di MK, KPU Kantongi Bukti-bukti Hadapi Sidang PHPU

Digugat Kubu Anies dan Ganjar di MK, KPU Kantongi Bukti-bukti Hadapi Sidang PHPU

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 08:25 WIB

Minta Gibran Didiskualifikasi, Yusril Sebut Gugatan Kubu Anies dan Ganjar Sulit Dikabulkan

Minta Gibran Didiskualifikasi, Yusril Sebut Gugatan Kubu Anies dan Ganjar Sulit Dikabulkan

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 08:18 WIB

Menatap Era Baru Indonesia Di Bawah Prabowo

Menatap Era Baru Indonesia Di Bawah Prabowo

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 08:13 WIB

Terkini

Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:59 WIB

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:55 WIB

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:52 WIB

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari

Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari

Bogor | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia

Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?

Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

×