Coba Kabur usai Ugal-ugalan di Tol, Remaja Pemicu Kecelakaan Beruntun di GT Halim Utama Kini Dites Urine

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 27 Maret 2024 | 11:26 WIB
Coba Kabur usai Ugal-ugalan di Tol, Remaja Pemicu Kecelakaan Beruntun di GT Halim Utama Kini Dites Urine
Salah satu mobil ringsek usai terlibat kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama arah Bekasi menuju Jakarta. (Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya)

Suara.com - Polisi menyebut kecelakaan beruntun di Gerbang Tol atau GT Halim Utama arah Bekasi menuju Jakarta diduga disebabkan pengemudi truk ugal-ugalan berinisial MI (18).

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya atau Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Hasby Ristama mengatakan MI yang mengemudikan truk bermuatan mabel tersebut awalnya terlibat kecelakaan dengan mobil Xpander dan Brio sebelum Gerbang Tol Halim Utama.

"Kendaraan truk kuning BG 8420 VB pengemudi MI melebihi muatan berisi sofa menabrak kendaraan Brio B 2780 TYB dan Xpander E 1505 MR sebelum gerbang tol 300 meter," kata Hasby kepada wartawan, Rabu (27/3/2024).

Setelah itu, MI diduga berupaya kabur dengan kecepatan tinggi lalu kembali menabrak mobil pickup di Gerbang Tol Halim Utama.

Truk yang terlibat di Kecelakaan Gerbang Tol Halim pada hari ini, Rabu (27/3/2024) [Antara]
Truk yang terlibat di Kecelakaan Gerbang Tol Halim pada hari ini, Rabu (27/3/2024) [Antara]

"Truk kuning mengebut dan melewati mobil Brio dan Xpander, lanjut mengebut masuk gardu 3 dan menabrak mobil Isuzu pickup Z 8445 AH sampai terpental ke gardu 5 menabrak mobil Yaris B 1103 KRT," ungkap Hasby.

Sementara truk kuning yang dikemudikan MI menabrak kembali menabrak mobil Hyundai B 1061SPW dan mobil box putih D 8633 YR.

"Sampai truk kuning terbalik," imbuh Hasby.

Sebuah truk yang terlibat kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya)
Sebuah truk yang terlibat kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya)

Berdasar data, lanjut Hasby, total ada tujuh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini. Hasby memastikan tidak ada korban jiwa.

"Korban jiwa nihil, dada sesak sebanyak 4 orang," kata dia.

baca juga

Sedangkan MI kekinian telah diamankan. Rencananya akan dilakukan pemeriksaan urine untuk memastikan ada atau tidaknya pengaruh narkoba.

"Terduga tersangka saat ini telah diamankan dan dilakukan tes urine," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Beruntun Di Gerbang Tol Halim Utama, Mobil Bergelimpangan, 4 Korban Dievakuasi

Kecelakaan Beruntun Di Gerbang Tol Halim Utama, Mobil Bergelimpangan, 4 Korban Dievakuasi

News | Rabu, 27 Maret 2024 | 10:04 WIB

Sopir Angkot di Lenteng Agung Seruduk Pos Polisi usai Tabrak Lari Wanita: Tembok Bolong, Penumpang Mental ke Jalanan!

Sopir Angkot di Lenteng Agung Seruduk Pos Polisi usai Tabrak Lari Wanita: Tembok Bolong, Penumpang Mental ke Jalanan!

News | Selasa, 05 Maret 2024 | 18:40 WIB

Gak Pakai Helm dan Buka Baju, Lima Bule Ugal-ugalan Konvoi Motor di Bali

Gak Pakai Helm dan Buka Baju, Lima Bule Ugal-ugalan Konvoi Motor di Bali

News | Senin, 12 Februari 2024 | 18:47 WIB

Data Sementara Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor: 11 Orang Dewasa dan 3 Masih Anak-anak

Data Sementara Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor: 11 Orang Dewasa dan 3 Masih Anak-anak

News | Selasa, 23 Januari 2024 | 14:19 WIB

Terkini

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:01 WIB

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:46 WIB

Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye

Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:45 WIB

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:31 WIB

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB