Diam-diam AS Suplai Ribuan Bom dan Senjata Buat Israel

Chandra Iswinarno Suara.Com
Sabtu, 30 Maret 2024 | 14:42 WIB
Diam-diam AS Suplai Ribuan Bom dan Senjata Buat Israel
Tentara Israel berjaga-jaga di dekat Masjid Kubbah Shakhrah di Kompleks Masjid Al-Aqsha. [Antara/Anadolu]

Suara.com - Dalam beberapa hari terakhir, diam-diam Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengirimkan ribuan bom dan jet tempur bernilai miliaran dolar ke Israel.

Diberitakan The Washington Post, pengiriman ribuan bom dan jet tempur dilakukan Pemerintah Joe Biden di tengah kekhawatiran Militer Israel bakal menyerang Rafah.

Masih berdasarkan surat kabar tersebut, paket senjata baru yang dikirim tersebut meliputi lebih dari 1.800 bom MK84 seberat 2.000 pon dan 500 bom MK82 seberat 500 pon, mengutip pejabat Pentagon dan Departemen Luar Negeri.

Meski begitu, Gedung Putih menolak berkomentar mengenai transfer senjata tersebut. Namun, Jenderal militer AS mengatakan pada Kamis lalu bahwa Washington belum memberikan semua senjata yang diminta Israel.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant yang berada di Washington awal pekan ini, dilaporkan menyampaikan daftar keinginan kemampuan senjata yang diinginkan negaranya dari AS.

Washington sendiri disebut-sebut memberikan bantuan militer tahunan senilai $ 3,8 miliar kepada Israel. Tak hanya itu, AS telah mengerahkan pertahanan udara dan amunisi ke Israel.

Meski begitu, beberapa kelompok prodemokrasi dan Arab Amerika mengkritik dukungan Pemerintahan Biden terhadap Israel. Mereka mengatakan bahwa hal tersebut telah memberikan Israel impunitas.

"Kami terus mendukung hak Israel untuk membela diri," laporan itu mengutip pernyataan seorang pejabat Gedung Putih.

"Bantuan pengkondisian bukanlah kebijakan kami."

Baca Juga: Dubes Israel Klaim Wilayah Palestina Pakai Ayat Al Quran, Singapura Berang

Beberapa Anggota Partai Demokrat mengemukakan bahwa Pemerintah AS bertanggung jawab membatasi pasokan senjata ke Israel mengingat operasi yang sedang berlangsung di Gaza telah menewaskan 32.623 orang. Sebagian besar korban merupakan perempuan dan anak-anak.

"Pemerintahan Biden perlu menggunakan pengaruh mereka secara efektif dan, dalam pandangan saya, mereka harus menerima komitmen dasar ini sebelum memberikan lampu hijau untuk lebih banyak bom di Gaza," tulis The Washington Post mengutip ucapan Senator Chris Van Hollen dalam sebuah wawancara.

"Kita perlu mendukung apa yang kita katakan dengan apa yang kita lakukan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI