Profil Media Israel yang Bikin Gaduh Indonesia: Didirikan Kelompok Zionis Rusia

Galih Prasetyo | Suara.com

Jum'at, 12 April 2024 | 14:46 WIB
Profil Media Israel yang Bikin Gaduh Indonesia: Didirikan Kelompok Zionis Rusia
Ilustrasi bendera Israel (Unsplash/taylor brandon)

Suara.com - Pemberitaan salah satu media Israel bikin gaduh Indonesia. Media Israel Haaretz menurunkan pemberitaan perihal rencana pemerintah Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Dalam ulasannya, Haaretz mengklaim adanya komitmen dari pemerintah Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Media Israel itu menyinggung bahwa rencana itu juga berdasarkan keinginan Indonesia untuk bisa gabung dengan OECD.

Untuk informasi, Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD merupakan organisasi ekonomi yang menganut pasar bebas dan memiliki 38 anggota dan Israel salah satunya.

Baca juga:

"Indonesia Commits to Establishing Diplomatic Ties With Israel for First Time in History," tulis judul pemberitaan Haaretz yang dipublikasikan pada 11 April 2024.

Reportase yang bikin gaduh Indonesia ini sendiri ditulis oleh jurnalis Haaretz, Jonathan Lis. Dalam reportasenya itu, Jonathan Lis menuliskan bahwa Indonesia bersedia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel demi bisa masuk ke OECD.

"Indonesia bersedia menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, Sekjen OECD Mathias Cormann telah memberitahukan informasi itu kepda Menlu Israel, Israel Katz pada Kamis minggu lalu," tulis Jonathan Lis.

Tangkapan layar berita media Israel haaretz.com [Suara.com/tangkapan layar haaretz.com]
Tangkapan layar berita media Israel haaretz.com [Suara.com/tangkapan layar haaretz.com]

Tak hanya itu, Jonathan Lis dalam pemberitaan juga menyebutkan bahwa meski Indonesia tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun sejak Perjanjian Oslo pada 1993 telah memiliki hubungan terselubung, utamnya di sektor ekonomi.

Baca juga:

"Meski Indonesia tidak mengakui Israel secara resmi, namun sejak Perjanjian Oslo 1993, kedua negara telah menjalin hubungan terselubung, utamnya di sektor ekonomi,"

"Mantan PM Yitzhak Rabin bahkan mengunjungi Indnonesia pada 1993 dan mantan PM Shimon Peres pada 2000 juga berkunjung ke negara tersebut saat masih menjabat sebagai menteri kerjasama regional,"

Sontak saja pemberitaan dari Haaretz menimbulkan kegaduhan di Indonesia. Media Israel Haaretz sendiri dikutip dari laman resmi mereka sudah berdiri sejak 1919.

Media ini berdiri di Yerusalem dan didirikan oleh sekelompok imigran Zionis, yang sebagian besar tinggal di Rusia.

Di awal berdiri, redaksi media ini sempat diisi oleh Ze'ev Jabotinsky, penulis sekaligus pendiri Legiun Yahudi-- organisasi semi militer orang Yahudi di angkata bersenjata Inggris di era Perang Dunia I.

Lalu ada juga nama Ahad Ha'am, wartawan yang dikenal sebagai salah satu pemiki Zionis dan sempat berkonflik dengan pendiri negara Israel, Theodor Herzl.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setali Tiga Uang Dengan Indonesia, Masyarakat Australia Enggan Beli Mobil Listrik Karena Faktor Ini

Setali Tiga Uang Dengan Indonesia, Masyarakat Australia Enggan Beli Mobil Listrik Karena Faktor Ini

Otomotif | Jum'at, 12 April 2024 | 14:18 WIB

Masih Utamakan Latihan Fisik yang Berat, Apa yang Diharapkan oleh Shin Tae-yong?

Masih Utamakan Latihan Fisik yang Berat, Apa yang Diharapkan oleh Shin Tae-yong?

Your Say | Jum'at, 12 April 2024 | 13:33 WIB

Waspada Kejahatan Penipuan Online, Simak Tips Aman Bertransaksi Perbankan Saat Lebaran

Waspada Kejahatan Penipuan Online, Simak Tips Aman Bertransaksi Perbankan Saat Lebaran

Bisnis | Jum'at, 12 April 2024 | 13:31 WIB

Indonesia Disebut Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, Ini Penjelasan Kemlu

Indonesia Disebut Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, Ini Penjelasan Kemlu

News | Jum'at, 12 April 2024 | 12:59 WIB

Shin Tae-yong Curhat Susah Payah Bangun Sepak Bola Indonesia ke Media Korea: Dulu Pemain Timnas Indonesia Agak Santai

Shin Tae-yong Curhat Susah Payah Bangun Sepak Bola Indonesia ke Media Korea: Dulu Pemain Timnas Indonesia Agak Santai

Bola | Jum'at, 12 April 2024 | 14:05 WIB

Shin Tae-yong Berambisi Antarkan Timnas Indonesia U-23 Bersaing dengan 3 Negara di Grup A Piala Asia U-23

Shin Tae-yong Berambisi Antarkan Timnas Indonesia U-23 Bersaing dengan 3 Negara di Grup A Piala Asia U-23

Bola | Jum'at, 12 April 2024 | 13:05 WIB

Profil Dender FC, Calon Klub Baru Marselino Ferdinan di Eropa?

Profil Dender FC, Calon Klub Baru Marselino Ferdinan di Eropa?

Bola | Jum'at, 12 April 2024 | 14:00 WIB

Terkini

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB