Siswa SMK di Nias Tewas Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Kepsek, Dipukul di Kepala Hingga Alami Koma

Bella | Suara.com

Rabu, 17 April 2024 | 12:18 WIB
Siswa SMK di Nias Tewas Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Kepsek, Dipukul di Kepala Hingga Alami Koma
Ilustrasi pemukulan. [Istimewa]

Suara.com - Seorang siswa SMK di Gunungsitoli, Nias bernama Yaredi Ndruru (17) diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek). Ia sempat dirawat selama 3 hari di ICU RS M.Thomsen Nias namun meninggal dunia pada Senin (15/4) malam.

Kejadian itupun viral di media sosial dan diunggah lewat akun instagram @majeliskopi08 pada Rabu. Menurut keterangan akun, Yaredi dilarikan ke RS setelah mengeluh pusing dan kondiisnya memburuk.

Adapun kejadian tersebut, bermula saat Yaredi dan teman-temannya mengikuti kegiatan Prakerin (Praktek Kerja Industri) di Kantor Camat Sidua'ori. Saat itu para siswa disuruh oleh Sekcam mengangkat genset untuk dipindahkan ke mobil, tetapi mereka tidak mengindahkan perintah tersebut.

Kemudian pada Sabtu 23 Maret 2024, para siswa Prakerin di Kantor Camat Sidua'ori dipanggil oleh Kepsek di ruang kelas. Mereka lantas diberi pembinaan dengan cara dipukul di bagian kepala berulang kali.

Usai kejadian, Yaredi mengeluh pusing-pusing. Bukan cuma itu saja, Ia bahkan sempat tak sadarkan diri.

Meski sempat mendapat perawatan medis selama tak sadarkan diri, nyawa Yaredi tidak dapat ditolong.

Atas kejadian tersebut, orang tua Yaredi Ndruru lantas melaporkan oknum kepala sekolah ke Polres Nias pada 11 April 2024.

Kejadian itupun ikut mencuri perhatian netizen yang berharap agar yang bersangkutan mendapat hukuman yang setimpal.

"Laporkan dan penjarakan !!!!," komentar netizen.

"Itu bukan pembinaan tp kekerasan terhadap anak di bawah umur... seharusnya pihak berwenang segera usut tuntas klo memang kejadiannya seperti itu, saksi2 kan ada , jgn di tunda2 , bisa bukti2 di hilangkan dan saksi2 di intimidasi agar tutup mulut... Kejadian BULLYING dan KEKERASAN sudah sering terjadi akibat aturan yg tidak di terapkan dgn TEGAS," komentar netizen lain.

"Itu kekerasan. Kepala sekolah yang tidak pantas, dan tidak mencerminkan dia sebagai kepala sekolah. Harus segera di pecat dan di buang dari dunia pendidikan. Jangan di terima di sekolah manapun. Ini sanagat biadab," timpal netizen lain lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Dibunuh, Agensi Ungkap Hasil Autopsi Park Bo Ram

Bukan Dibunuh, Agensi Ungkap Hasil Autopsi Park Bo Ram

Entertainment | Selasa, 16 April 2024 | 07:00 WIB

Park Bo Ram Dilaporkan Tak Sadarkan Diri saat 'Minum' di Malam Kematiannya

Park Bo Ram Dilaporkan Tak Sadarkan Diri saat 'Minum' di Malam Kematiannya

Your Say | Jum'at, 12 April 2024 | 14:30 WIB

Penyanyi Korea Selatan Park Bo-ram Meninggal di Usia 30 Tahun, Salah Satu Pengisi OST Drama Reply 1988

Penyanyi Korea Selatan Park Bo-ram Meninggal di Usia 30 Tahun, Salah Satu Pengisi OST Drama Reply 1988

Your Say | Jum'at, 12 April 2024 | 13:08 WIB

Citra Scholastika Ungkap Perbedaan Sikap Melitha Sidabutar di Depan dan Belakang Panggung

Citra Scholastika Ungkap Perbedaan Sikap Melitha Sidabutar di Depan dan Belakang Panggung

Entertainment | Jum'at, 12 April 2024 | 08:30 WIB

Tangis Citra Scholastika Pecah di Pemakaman Melisha dan Melitha Sidabutar

Tangis Citra Scholastika Pecah di Pemakaman Melisha dan Melitha Sidabutar

Entertainment | Jum'at, 12 April 2024 | 08:00 WIB

Pesan Orangtua ke Pacar Melitha Sidabutar bikin Haru

Pesan Orangtua ke Pacar Melitha Sidabutar bikin Haru

Entertainment | Jum'at, 12 April 2024 | 07:00 WIB

Pacar Melitha Sidabutar Tegar di Pemakaman, Yakin Rencana Tuhan Lebih Baik

Pacar Melitha Sidabutar Tegar di Pemakaman, Yakin Rencana Tuhan Lebih Baik

Entertainment | Kamis, 11 April 2024 | 21:30 WIB

3 Tahun Dikubur tapi Make Up Melisha Sidabutar Masih Utuh, Pendeta Beri Kesaksian

3 Tahun Dikubur tapi Make Up Melisha Sidabutar Masih Utuh, Pendeta Beri Kesaksian

Entertainment | Kamis, 11 April 2024 | 20:00 WIB

Detik-detik Jenazah Melisha dan Melitha Sidabutar Dimakamkan Bersama, Tangis Keluarga Pecah

Detik-detik Jenazah Melisha dan Melitha Sidabutar Dimakamkan Bersama, Tangis Keluarga Pecah

Entertainment | Kamis, 11 April 2024 | 17:00 WIB

Terkuak Alasan Keluarga Bongkar Makam Melisha Sidabutar

Terkuak Alasan Keluarga Bongkar Makam Melisha Sidabutar

Entertainment | Kamis, 11 April 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB