Kawasan Teluk Banjir: 18 Orang Tewas di Oman, UEA Alami Hujan Terderas Dalam 75 Tahun

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 17 April 2024 | 12:57 WIB
Kawasan Teluk Banjir: 18 Orang Tewas di Oman, UEA Alami Hujan Terderas Dalam 75 Tahun
Kawasan Teluk Banjir: 18 Orang Tewas di Oman, UEA Alami Hujan Terderas Dalam 75 Tahun [Twitter]

Suara.com - Hujan deras melanda negara-negara di Kawasan Teluk hingga sebabkan banjir bandang yang memakan korban jiwa. Di Oman, 18 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang.

Hujan deras juga menyebabkan gangguan penerbangan di negara Uni Emirat Arab (UEA). Bahkan bandara di Dubai tidak bisa beroperasi disebabkan curah hujan dengan intensitas sangat tinggi.

Melansir dari laporan Aljazeera, Rabu (17/4), korban tewas diumumkan pihak pemerintah Oman pada Selasa waktu setempat.

Baca juga:

Dari 18 korban, ada 9 anak dan sopir bus sekolah tewas akibat terjangan banjir bandang yang menghantam di Samad A'Shan pada Minggu waktu setempat.

BNPB-nya Oman mengatakan bahwa pihaknya masih mencari dua korban yang saat ini masih hilang. Pemerintah Oman dalam pernyataan resmi memutuskan untuk memberikan hari libur di sektor publik dan swasta mengantisipasi bencana lebih besar.

Warga diminta untuk segera mengungsi ke tempat penampungan, selain itu pemerintah Oman menurunkan aparat kepolisian dan tentara ke wilayah Ash Sharqiyah Utara yang menjadi wilayah dengan terdampak paling besar.

Baca juga:

Sementara itu mengutip dari laporan New York Times, hujan lebat juga melandar negara tetangga Oman, UEA. Pihak UEA menyebut bahwa hujan yang melanda sejak Selasa merupakan curah hujan terbesar dalam 75 tahun terakhir.

Pihak BMKG-nya UEA menyebut bahwa curah hujan di kawasan Dubai hanya lima inci dalam setahun. Namun hujan yang mulai turun pada Selasa malam menurut pihak UEA setara dengan intensitas hujan dalam satu tahun.

Perkiraan awal, curah hujan lebih dari 30mm turun pada Selasa pagi di Dubai dan terus meningkat sebanyak 128mm sepanjang hari itu. Hujan deras juga dikabarkan menerjang kawasan Bahrain, Qatar dan Arab Saudi.

Di platform media sosial juga beredar kondisi jalan-jalan di Dubai. Sejumlah mobil terlihat tergenang air. Selain itu ada juga video kondisi bandara udara Dubai saat diterjang hujan deras.

Pada video tersebut, terlihat landasan udara tergenang air. Ada juga video yang memperlihatkan hujan disertai petir menerjang kawasan Dubai.

Suasana bertambah horor saat sejumlah pertokoan rusak karena terjangan hujan deras dan angin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Bandara Dubai Banjir Berubah bak Danau

Penampakan Bandara Dubai Banjir Berubah bak Danau

News | Rabu, 17 April 2024 | 12:21 WIB

Dubai Banjir Bandang Parah! Ilmuan Sebut Penyebabnya karena Ini

Dubai Banjir Bandang Parah! Ilmuan Sebut Penyebabnya karena Ini

News | Rabu, 17 April 2024 | 12:15 WIB

Kekuatan Timnas Indonesia U-23 'Sejajar' dengan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024

Kekuatan Timnas Indonesia U-23 'Sejajar' dengan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024

Bola | Rabu, 17 April 2024 | 11:51 WIB

Penyakit Menular Mengintai, Korban Banjir Perlu Dapat Pemeriksaan Kesehatan

Penyakit Menular Mengintai, Korban Banjir Perlu Dapat Pemeriksaan Kesehatan

Health | Rabu, 17 April 2024 | 10:54 WIB

Depok Kembali Dikepung Banjir, Warga Lelah Motor Mogok, Netizen: Kaesang Jadi Solusi

Depok Kembali Dikepung Banjir, Warga Lelah Motor Mogok, Netizen: Kaesang Jadi Solusi

News | Senin, 15 April 2024 | 15:02 WIB

3 Ruas Jalan di Jakut Tergenang Banjir Akibat Hujan Deras

3 Ruas Jalan di Jakut Tergenang Banjir Akibat Hujan Deras

News | Jum'at, 12 April 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB