Titip Agenda Perubahan Pada Prabowo, Cak Imin Dituding Tak Tahan Jadi Oposisi

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Kamis, 25 April 2024 | 14:30 WIB
Titip Agenda Perubahan Pada Prabowo, Cak Imin Dituding Tak Tahan Jadi Oposisi
Cak Imin saat menyambut kedatangan Presiden terpilih Prabowo Subianto saat menyambangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024). (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Mantan calon wakil presiden yang juga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyebut bahwa ia menitipkan 8 agenda perjuangan di pemerintahan Prabowo Subianto selanjutnya. Hal ini disampaikannya lewat Instagram pribadinya pada Kamis (25/4/2024).

Cak Imin turut mengucapkan terima kasih pada Prabowo Subianto karena telah berkunjung ke DPP PKB.

“Terimakasih kepada bapak Prabowo Subianto sudah berkunjung ke DPP PKB. Sebuah kebanggaan untuk saya, jajaran pengurus juga kader PKB bisa menyambut sekaligus mengucapkan selamat secara langsung kepada beliau. Saya juga menitipkan 8 agenda perubahan PKB untuk diperjuangkan di pemerintahan pak Prabowo mendatang,” ujarnya.

Warganet pun berkomentar atas postingan Cak Imin ini. Beberapa berkomentar bahwa mereka tak respek bila Cak Imin bergabung dengan Prabowo.

“Pemerintah prabowo? Tanda tanda pro nih,” ujar @ray***

“Klo cak masuk sna maaf sya unfol dn norespek lgi,” ujar @cica***

“Gus.. nanti sy unfollow klo gus imin gk tahan jadi oposisi loh,” ujar @ddi***

Cak Imin dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan ingin kerja sama di parlemen dan eksekutif selama ini dilanjutkan.

"PKB dan Gerindra sebagai parpol selama ini bekerja sama di parlemen dan eksekutif, ingin terus bekerja sama lebih produktif lagi. Apalagi Pak Prabowo sebagai presiden terpilih akan hadapi agenda pembangunan yang menantang di masa mendatang," katanya pada Rabu (24/4/2024)

Cak Imin menegaskan kesuksesan pembangunan adalah kesuksesan seluruh rakyat.

"PKB ingin rakyat senyum bahagia karena kemajuan," kata dia.

Prabowo pun menerima penyampaian pernyataan bahwa PKB ingin terus bekerja sama dengan dirinya dan Gerindra. Tujuannya untuk mengabdi bagi kepentingan rakyat.

"Kita ingin bekerja sama untuk sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat kita," kata dia.

Seperti diketahui Anies-Cak Imin sempat menjadi lawan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Pasangan Anies-Imin diusung oleh PKB, NasDem dan PKS namun kalah dari Prabowo-Gibran.

Saat ini KPU juga telah menetapkan Prabowo-Gibran sebagai capres-cawapres terpilih hasil Pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NasDem-PKB Bakal Jadi Gelombang Pertama Gabung Koalisi Prabowo, Anies dan Muhaimin Berpotensi Jadi Menteri

NasDem-PKB Bakal Jadi Gelombang Pertama Gabung Koalisi Prabowo, Anies dan Muhaimin Berpotensi Jadi Menteri

News | Kamis, 25 April 2024 | 14:26 WIB

Dekati PKB dan NasDem, Rayuan Prabowo Bikin Koalisi Perubahan Bubar?

Dekati PKB dan NasDem, Rayuan Prabowo Bikin Koalisi Perubahan Bubar?

Kotak Suara | Kamis, 25 April 2024 | 13:53 WIB

Bongkar Maksud Prabowo-Gibran Pepet NasDem dan PKB, Analis: Butuh Kekuatan di Parlemen

Bongkar Maksud Prabowo-Gibran Pepet NasDem dan PKB, Analis: Butuh Kekuatan di Parlemen

News | Kamis, 25 April 2024 | 13:32 WIB

Terkini

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:51 WIB

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:42 WIB

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:27 WIB

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB