Timnas Indonesia U-23 Gagal Juara, Netizen: Takut Pialanya Ditahan Bea Cukai

Galih Prasetyo Suara.Com
Selasa, 30 April 2024 | 08:21 WIB
Timnas Indonesia U-23 Gagal Juara, Netizen: Takut Pialanya Ditahan Bea Cukai
Reaksi para pemain Indonesia usai mencetak gol bunuh diri saat pertandingan semifinal Piala Asia U23 2024 antara Indonesia melawan Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024). [Karim JAAFAR / AFP]

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke babak final Piala Asia U-23 2024. Di babak semifinal, pasukan Shin Tae-yong dikalahkan Uzbekistan dengan skor 0-2, Senin (29/4) malam di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha.

Kekalahan Timnas Indonesia U-23 menimbulkan rasa kecewa publik sepak bola Indonesia. Di platform media sosial, sejumlah netizen mengungkap rasa kesal dan sedih atas hasil pertandingan tadi malam.

Banyak netizen yang menyalahkan wasit Shen Yinhao, namun ada netizen yang mencuitkan guyonan pasca kekalahan Timnas Indonesia U-23.

Baca juga:

Salah satu netizen dengan user akun @plisitin mencuitkan guyonan terkait kekalahan Timnas Indonesia U-23. Cuitan itu menyinggung institusi Bea Cukai yang belakangan juga jadi sorotan publik.

"indonesia sengaja kalah dari uzbekistan, soalny takut nanti piala sama hadiahnya ditahan sama bea cukai," cuit akun tersebut, seperti dikutip Selasa (30/4).

Cuitan ini tentu saja mendapat respon dari netizen. "Menang tahun 2024, pialanya baru diterima tahun 2026, disuru minta maap pula karena gak tau tata cara pengurusan," sindir akun lainnya.

Baca juga:

Sebelumnya publik menyoroti kinerja Bea Cukai di sejumlah kasus viral, salah satunya soal alat belajar anak SLB.

Baca Juga: Wasit Shen Yinhao Rugikan Timnas Indonesia U-23, Pak Muh Emosi: Gue Samperin Rumahnya

Sebelumnya, alat belajar bantuan dari perusahaan OHFA Tech Korea Selatan (Korsel) ditahan oleh Bea Cukai sejak 18 Desember 2022, bahkan dikenakan bea masuk ratusan juta.

Padahal alat belajar itu merupakan hibah yang diberikan perusahaan Korea ke SLB di Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani, memang seharusnya barang hibah itu tidak dikenakan bea masuk.

Dia mengakui ada kesalahpahaman, sehingga dikenakan bea masuk hingga ratusan juta.

"Ini masalahnya tidak berkomunikasi dengan baik sehingga menyikapinya kurang pas," ujar Askolani.

Kasus ini viral setelah guru SLB-A Pembina Tingkat Nasional, Rizal yang mengemukakan adanya alat bantuan yang ditahan oleh pihak Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI