Pesan untuk Buruh di May Day 2024: Kita Bakal Dipimpin Orang yang Tangannya Berlumuran Darah

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 01 Mei 2024 | 18:23 WIB
Pesan untuk Buruh di May Day 2024: Kita Bakal Dipimpin Orang yang Tangannya Berlumuran Darah
Orator Aksi Hari Buruh Internasional 1 Mei 2024 di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (1/5/2024). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2024 ternyata memiliki makna sendiri bagi serikat pekerja. Lantaran mereka harus menerima nantinya Indonesia akan dipimpin Prabowo-Gibran yang bakal meneruskan kebijakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Bagi gabungan massa aksi dari berbagai elemen, tangan Prabowo berlumuran darah lantaran dugaan keterlibatannya dalam penculikan aktivis tahun 1998 silam.

"Di Peringatan May Day kali ini, sekaligus memperingatkan kita, ke depan kita bakal dipimpin oleh orang yang tangannya berlumuran darah," kata salah seorang orator, dari atas mobil komando, di Patung Kuda, Rabu (1/5/2024).

Selain itu, saat ini pendidikan di Indonesia sedang mengalami krisis menyusul kenaikan biaya kuliah di kampus negeri.

"Hari ini, kampus negeri mengalami kenaikan hampir 100 persen," jelasnya.

Dalam May Day tahun ini, juga sebagai peringatan kepada seluruh kaum pekerja untuk berorganisasi.

"May Day memperingatkan kita, beroganisasilah. Beroganisir, mengorganisir teman," katanya.

Sebelumnya, ribuan buruh memadati kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, dalam peringatan hari buruh, Rabu (1/5/2024).

"Hidup buruh, hidup buruh," pekik salah seorang orator dari atas mobil komando.

Dalam Peringatan Hari Buruh Internasional, sejulah ruas jalan di kawasan Monas lumpuh total, tak bisa dilalui oleh kendaraan.

Jalan yang sudah diblokade akibat aksi buruh ini meliputi, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan, serta Jalan MH Thamrin.

Dijaga Ribuan Personel Gabungan

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, 3.979 personel gabungan dikerahkahkan dalam mengamankan jalannya aksi Hari Buruh 2024.

"Perayaan Hari Buruh 2024 ini, setidaknya sebanyak 3.979 personel gabungan TNI-Polri juga dengan Pemprov DKI melakukan pengamanan sekaligus pelayanan terkait dengan kegiatan aksi buruh,” kata Susatyo, saat dikonfirmasi.

Susatyo mengatakan, selain kawasan Patung Kuda, peringatan Hari Buruh 1 Mei 2024 juga dilaksanakan di Stadion Madya Jakarta Pusat. Oleh sebab itu, pihaknya memenemparkan personelnya dibeberapa lokasi yang menjadi pusat kegiatan peringatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 'Tikus Buncit Berdasi' dalam Aksi May Day di Patung Kuda

Ada 'Tikus Buncit Berdasi' dalam Aksi May Day di Patung Kuda

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 17:57 WIB

Gelar May Day Fiesta di Stadion Madya Senayan, Said Iqbal Kasih Komentar 'Manis' ke Jokowi dan Kapolri

Gelar May Day Fiesta di Stadion Madya Senayan, Said Iqbal Kasih Komentar 'Manis' ke Jokowi dan Kapolri

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 17:33 WIB

Bawa Spanduk Revolusi, Puluhan Ribu Buruh Merah Padati Patung Kuda Rayakan May Day

Bawa Spanduk Revolusi, Puluhan Ribu Buruh Merah Padati Patung Kuda Rayakan May Day

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 16:58 WIB

Terkini

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB