Sekjen PDIP Sebut Megawati Sudah Tahu Ide Prabowo Soal Presidential Club

Senin, 13 Mei 2024 | 20:35 WIB
Sekjen PDIP Sebut Megawati Sudah Tahu Ide Prabowo Soal Presidential Club
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Megawati Soekarnoputri sudah mengetahui ide presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk presidential club.

"Ya Ibu Megawati Sorkarnoputri selalu mencermati dinamika kehidupan politik nasional," kata Hasto ditemui di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2024).

Menurut dia, Ketua Umum PDIP itu aktif berdiskusi membahas berbagai isu politik nasional dan global. Terlebih juga Megawati mengetahui adanya pembicaraan mengenai isu presidential club.

"Sehingga hal-hal yang berkaitan dengan presidential club itu juga ibu membaca," tuturnya.

"Mendapat informasi dari media dan juga dari laporan yang kami sampaikan secara periodik kepada beliau," sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyebut PDIP tak menunjukan gelagat keberatan dengan adanya ide Prabowo Subianto soal pembentukan presidential club.

"Saya pikir secra langsung atau tidak langsung sudah sampai ide ini kepada ibu Mega, kami kan berkomunikasi dengan jubir-jubir PDIP juga. Kami juga sharing mereka tidak menunjukkan keberatan," kata Habiburokhman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/5).

Habibur justru mengklaim jika pihak PDIP malah memberikan respons yang baik terhadap adanya ide tersebut. Menurutnya, Megawati sendiri selama menjadi Presiden juga memiliki banyak capaian dan prestasi yang bisa dituangkan untuk pemerintahan selanjutnya.

Soal adanya klub presiden ini akan terhalang karena hubungan Megawati dengan Jokowi dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Habiburokhman menilai hal itu hanya gorengan oknum belaka.

Baca Juga: PDIP Klaim Jaring 8 Kandidat buat Hadapi Pilkada Jakarta: Banyak Nama-nama Besar di Kantong Megawati

"Saya pikir kita semua harus optimis jangan justru manas-manasin, wah ini gak bakal ketemu. Kadang-kadang ada pengamat yang begitu juga menertawakan ide tersebut, Ibu Mega nggak mungkin ketemu Pak SBY, Ibu Mega nggak mungkin ketemu Pak Jokowi," katanya.

"Menurut saya ya sudahlah, yang kemarin kita biarkan. Dinamika yang kemarin terjadi memang harus terjadi tapi saat ini dan ke depan kita kedepankan persatuan, kita saling mengedepankan semangat untuk merangkul," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI