PDIP Disebut Siapkan Ahok untuk Hadapi Bobby Nasution di Pilkada Sumut

Erick Tanjung | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Jum'at, 17 Mei 2024 | 16:31 WIB
PDIP Disebut Siapkan Ahok untuk Hadapi Bobby Nasution di Pilkada Sumut
Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Pengamat Politik dari Citra Institute Efriza menilai PDI Perjuangan mempersiapkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju di Pilkada Sumatera Utara untuk menghadapi menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.

Terlebih, Bobby telah menyatakan dukungannya terhadap pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

"PDIP mengajukan Ahok karena menyadari kehilangan figur yang popular untuk Sumut, setelah Bobby Nasution yang pernah menjadi kadernya tak lagi mesra dengan PDIP," kata Efriza saat dihubungi, Jumat (17/5/2024).

Dia juga menilai Ahok menjadi sosok dengan kepemimpinan dan perangai baik untuk ditawarkan kepada masyarakat Sumut.

Di sisi lain, Efriza menyebut Bobby bisa menjadi lawan kuat yang dihadapi Ahok. Pasalnya, kinerja Bobby sebagai Wali Kota Medan diterima dengan baik oleh masyarakat.

Ditambah Bobby juga merupakan menantu Jokowi yang bisa saja menang seperti kemenangan Gibran pada Pilpres 2024.

Bukan hanya Ahok, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga digadang-gadang akan kembali maju pada Pilkada 2024.

Untuk itu, dia menduga Bobby akan mengumpulkan dukungan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang sebelumnya menjadi kumpulan partai politik pendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

"Rencana ini perlukan dilakukan karena Bobby mendapatkan lawan yang juga cukup berat Ahok, yang mewakili kemarahan PDIP terhadap keluarga besar Jokowi," ujar Efriza.

"Jadi, narasi menuju Pilgub Sumut bukan sekadar ajang pilkada tetapi layaknya drama action yang terjadi antara Jokowi bersama keluarganya yang telah menyakiti organisasi yang membesarkannya yakni PDIP," tutur dosen Universitas Pamulang itu.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga tak menampik bahwa Ahok banyak disebut di internal PDIP dalam pembahasan kandidat bakal cagub DKI Jakarta 2024. Kendati demikian, Ahok juga berpeluang masuk ke dalam bursa bakal cagub Sumut 2024.

"Saya harus jujur, seperti Pak Ahok masih ditarik-tarik juga untuk bisa Sumatera Utara. Nah ini menarik juga," kata Eriko di Kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta sebagaimana dilansir Antara, Kamis (16/5).

Menurutnya, Sumut yang selama lima tahun terakhir dipimpin oleh Edy Rahmayadi membutuhkan pemimpin baru. Oleh karena itu, nama Ahok coba dimunculkan.

"Karena Sumatera Utara juga perlu perubahan yang mendasar. Nah ini dengan bahasa perubahan, meminjam istilah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertarung di Jakarta Khawatir Diserang Isu Lama, PDIP Lebih Untung Pasang Ahok di Pilkada Sumut?

Bertarung di Jakarta Khawatir Diserang Isu Lama, PDIP Lebih Untung Pasang Ahok di Pilkada Sumut?

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 16:22 WIB

Ketimbang Jakarta, Analis Bicara Peluang Ahok Menang di Pilgub Sumut

Ketimbang Jakarta, Analis Bicara Peluang Ahok Menang di Pilgub Sumut

Kotak Suara | Jum'at, 17 Mei 2024 | 15:29 WIB

Dikritik Ahok Soal Penonaktifan NIK Warga Jakarta di Luar Daerah, Begini Respons Heru Budi

Dikritik Ahok Soal Penonaktifan NIK Warga Jakarta di Luar Daerah, Begini Respons Heru Budi

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 13:55 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:49 WIB

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:15 WIB

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:14 WIB

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:02 WIB

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:41 WIB

Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi

Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:15 WIB

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:34 WIB

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:05 WIB

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB