Linda Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Kerasukan Lagi, Medis: Kategori Gangguan Mental

Galih Prasetyo | Suara.com

Senin, 27 Mei 2024 | 17:22 WIB
Linda Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Kerasukan Lagi, Medis: Kategori Gangguan Mental
Linda Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Kerasukan Lagi, Medis: Kategori Gangguan Mental [Tangkap layar Instagram]

Suara.com - Sosok Linda, sahabat sekaligus saksi kunci kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali menyita perhatian publik. Linda menurut pengacara keluarga Vina, Hotman Paris kembali kerasukan alias kesurupan.

Pada video yang diunggah akun Instagram Hotman, Linda yang kerasukan menyebut bahwa salah satu pelaku pembunuhan Vina dan Eky pernah muncul di saluran Youtube.

“Itu, yang di Jejak Backpacker itu, Melmel itu,” ujar Linda dalam video yang diunggah Hotman Paris Hutapea seperti dikutip, Senin (27/5).

“Dia yang ngelakuin. Dia ikut mukul, ikut perkosa,” ujar Linda.

Netizen di platform sosial media banyak yang percaya bahwa Linda kerasukan arwah dari Vina. Lantas apa itu fenomena kerasukan atau kesurupan jika ditilik dari ilmu kesehatan alias medis.

Kerasukan atau kesurupan menurut organisasi kesehatan dunia, WHO ialah possession trance disorder. Yakni gejala saat seseorang kehilangan identitas pribadi dan kesadaran akan lingkungannya secara sementara.

Mengutip dari sejumlah sumber, possession trance disorder masuk dalam kategori gangguan mental. Kondisi ini kemudian ditandai dengan hilangnya sebagian atau seluruh integrasi akan pikiran, memori, identitas diri, kontrol gerakan tubuh, serta lingkungan sekitar.

Ada sejumlah tanda yang bisa dilihat dari seseorang saat mengalami possession trance disorder, seperti kehilangan mempri atau ingatan, kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi, perubahan nada suara dan keyakinan kuat bahwa terjadi perubahan penampilan tubuh.

Sejumlah pakar medis menyebut bahwa ada penyebab seseorang mengalami possession trance disorder, diantaranya bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, faktor lingkungan, stress psikososial, seperti kesulitan ekonomi, kematian kerabat dekat, serta konflik agama atau budaya, pengalaman traumatis hingga hysteria.

Dari sejumlah faktor penyebab di atas, seseorang baru bisa dikatakan mengalami possession trance disorder. Menurut drr. Merry Dame Cristy Pane seperti dikutip dari alodokter, sampai saat ini kaitan antara fenomena kesurupan dengan gangguan mental masih terus dikaji dan diteiti lebih lanjut.

Menariknya laporan dari Eastern Journal of Medicine, kasus kesurupan lebih banyak ditemui di negara-negara dunia ketiga dan negara timur dibanding negara barat.

Sejumlah riset medis juga menyebut bahwa fenomena kesurupan merupakan gejala disosiatif atau perilaku yang tidak menggambarkan kondisi diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-Fakta Brigjen Adi Vivid, Jenderal yang Disebut Gagal Usut Tuntas Kasus Vina Cirebon

Fakta-Fakta Brigjen Adi Vivid, Jenderal yang Disebut Gagal Usut Tuntas Kasus Vina Cirebon

Lifestyle | Senin, 27 Mei 2024 | 17:21 WIB

Tarif Pengacara Hotman Paris yang Mati-matian Bela Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Tarif Pengacara Hotman Paris yang Mati-matian Bela Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Lifestyle | Senin, 27 Mei 2024 | 16:04 WIB

Kembali Kesurupan Arwah Vina, Linda Kena Sentil Psikolog Lita Gading: Ini Orang Caper

Kembali Kesurupan Arwah Vina, Linda Kena Sentil Psikolog Lita Gading: Ini Orang Caper

Entertainment | Senin, 27 Mei 2024 | 16:23 WIB

Linda Saksi Kunci Kasus Vina Kerasukan Lagi Kasih Petunjuk, Pengacara Korban: Jangan Langsung Percaya

Linda Saksi Kunci Kasus Vina Kerasukan Lagi Kasih Petunjuk, Pengacara Korban: Jangan Langsung Percaya

Entertainment | Senin, 27 Mei 2024 | 15:33 WIB

Hotman Paris Bagikan Video Linda Kesurupan Vina Lagi, Komentar Ustaz Derry Sulaiman Langsung Jadi Sorotan

Hotman Paris Bagikan Video Linda Kesurupan Vina Lagi, Komentar Ustaz Derry Sulaiman Langsung Jadi Sorotan

Entertainment | Senin, 27 Mei 2024 | 15:11 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB