Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya

Ronald Seger Prabowo

Senin, 10 Juni 2024 | 18:53 WIB
Geger Aplikasi Pembunuh UMKM dari Cina, Pejabat Kemenkop Bocorkan Cara Kerjanya
Ilustrasi beragam aplikasi di telepon seluler. [pexels.com/Czapp Árpád]

Suara.com - Jagat media sosial (medsos) dihebohkan dengan pernyataan salah satu pejabat Kemenkop terkait isu adanya aplikasi pembunuh UMKM yang berasal dari Cina.

Pernyataan itu diungkaplan Direktur Utama LLP-UKM, Wientor Rah Mada yang diunggah dalam Instagram @wrahmada hingga menimbulkan perbincangan masyarakat.

Dalam video itu, Wientor menyebut adanya apliasi dari Negeri Tirai Bambu yakni 'Temu'.

Wientor menyebut jika aplikasi itu bisa menghancurkan UMKM lokal yang kini berjuang bangkit setelah pandemi Covid-19.

"Buat saya aplikasi ini akan menjadi pembunuh massal UMKM lokal yang ada di Indonesia," ujar dia dalam video yang dilansir Suara.com, Senin (10/6/2024).

Lebih rinci, Wientor memaparkan, aplikasi Temu menggunakan model bisnis Manufacture to Customer atau M2C.

Model bisnis tersebut nantinya barang-barang yang ada di Temu merupakan barang diproduksi di sebuah pabrik dan langsung diantarkan ke customer.

Wientor menambahkan, meski sudah ada aturan Permendag No. 31 Tahun 2024 yang mengatur importasi barang yang ada di e-commerce, namun dirinya khawatir jika aplikasi itu benar-benar masuk ke Tanah Air.

"Saya deg-degan aja, kalau Temu masuk ke Indonesia , apa yang terjadi?," paparnya.

baca juga

Dari informasi yang dihimpun, Temu merupakan aplikasi e-commerce sekaligus anak perusahaan dari Pinduoduo.

Sementara Pinduoduo sendiri merupakan salah satu e-commerce terbesar yang ada di Cina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Winamp? Pemutar Musik Legendaris yang Melintasi Berbagai Zaman

Apa Itu Winamp? Pemutar Musik Legendaris yang Melintasi Berbagai Zaman

Tekno | Senin, 10 Juni 2024 | 17:34 WIB

5 Tindakan yang Perlu Kamu Lakukan saat Ponsel Terlalu Panas

5 Tindakan yang Perlu Kamu Lakukan saat Ponsel Terlalu Panas

Your Say | Senin, 10 Juni 2024 | 14:52 WIB

Cara Sembunyikan Nomor HP di Aplikasi Getcontact, Lebih Misterius dan Aman!

Cara Sembunyikan Nomor HP di Aplikasi Getcontact, Lebih Misterius dan Aman!

Tekno | Senin, 10 Juni 2024 | 14:20 WIB

Terkini

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

×