7 Fakta Kasus Pelecehan Seksual Ketua KPU Hasyim Asy'ari: Janji Nikahi Korban, 'Penjahat Kelamin' Trending

Ruth Meliana

Kamis, 04 Juli 2024 | 10:39 WIB
7 Fakta Kasus Pelecehan Seksual Ketua KPU Hasyim Asy'ari: Janji Nikahi Korban, 'Penjahat Kelamin' Trending
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) memberikan keterangan pers terkait putusan DKPP yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap di Gedung KPU, Jakarta (3/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasyim Asy’ari diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua KPU pada Rabu (3/7/2024).

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan Hasyim terbukti melakukan pelanggaran kode etik, berupa tindakan pelecehan seksual. Bukti kasus asusila ini terungkap dalam sidang pembacaan putusan dugaan pelanggaran Ketua KPU yang digelar di kantor DKPP.

Lantas seperti apa kasus pelecehan seksual yang membelit Hasyim Asy’ari? Berikut ulasannya.

Korban merupakan anggota PPLN Belanda

Dalam sidang DKPP disebutkan, Hasyim Asy’ari telah terbukti melakukan pelecehan seksual kepada seorang perempuan berinisial CAT, yang merupakan anggota panitia pemilihan luar negeri (PPLN) di Belanda.

Dalam pokok aduan, didalilkan Hasyim Asy’ari telah mengutamakan kepentingan pribadi dan memberikan perlakuan khusus pada CAT ketika menjalankan tugas-tugasnya.

Modus Hasyim dekati CAT

Untuk memuluskan aksinya, Hasyim disebut melakukan sejumlah manuver untuk mendekati CAT. Mulai dari melakukan komunikasi yang intens hingga mengubah Peraturan KPU.

Anggota DKPP, J Kristiadi mengatakan, Hasyim mengubah ketentuan Pasal 90 ayat (4) Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2021 dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2022 tentang Tata Kerja KPU.

baca juga

Sebelumnya, Pasal 90 ayat 4 melarang adanya hubungan khusus antara sesama penyelenggara pemilu, baik itu dalam bentuk pernikahan, pernikahan siri atau tinggal bersama tanpa ikatan perkawinan.

“(Setelah diubah) menjadi hanya larangan berada dalam ikatan perkawinan dengan penyelenggara pemilu saja,” ujar J Kristiadi dalam sidang putusan pelanggaran etik Hasyim Asy'ari, Rabu (3/7/2024).

J Kritiadi melanjutkan, setelah peraturan itu berubah, Hasyim langsung gencar melakukan pendekatan dan memberikan perlakuan khusus pada korban.

Kerap bertemu di luar urusan kedinasan

DKPP juga mengungkapkan, hubungan Hasyim dan korban semakin tidak wajar. Hubungan keduanya tak lagi seperti antara atasan dan bawahan, melainkan seperti sepasang kekasih.

Keduanya makin intens menjalani komunikasi dan membahas hal-hal di luar urusan kedinasan. Bahkan, Hasyim juga disebutkan beberapa kali membayarkan tiket pesawat untuk CAT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipecat Gegara Cabul, Ketua KPU Hasyim Asy'ari Nekat Ubah Aturan PKPU Agar Bisa Setubuhi Korban Asusila

Dipecat Gegara Cabul, Ketua KPU Hasyim Asy'ari Nekat Ubah Aturan PKPU Agar Bisa Setubuhi Korban Asusila

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 10:24 WIB

Pantes Aja Berani Goda Petugas PPLN Belanda, Segini Gaji Hasyim Asy'ari Jadi Ketua KPU

Pantes Aja Berani Goda Petugas PPLN Belanda, Segini Gaji Hasyim Asy'ari Jadi Ketua KPU

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 10:12 WIB

Gegara Tindak Asusila, Hasyim Asyari Malah Lega Diberhentikan dari Ketua KPU RI

Gegara Tindak Asusila, Hasyim Asyari Malah Lega Diberhentikan dari Ketua KPU RI

Video | Rabu, 03 Juli 2024 | 21:05 WIB

DKPP Sebut Hasyim Minta Vincent-Desta Buatkan Video untuk Pengadu: Special for You, Diajengku

DKPP Sebut Hasyim Minta Vincent-Desta Buatkan Video untuk Pengadu: Special for You, Diajengku

News | Rabu, 03 Juli 2024 | 19:46 WIB

Potret Hasyim Asy'ari usai Dipecat dari Ketua KPU karena Tiduri Anggota PPLN Den Haag

Potret Hasyim Asy'ari usai Dipecat dari Ketua KPU karena Tiduri Anggota PPLN Den Haag

Foto | Rabu, 03 Juli 2024 | 19:26 WIB

Karpet Merah untuk Mas Kaesang: PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Karpet Merah untuk Mas Kaesang: PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Video | Kamis, 04 Juli 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Gen Z dan Hubungan 'Just Friend': Saat Batas Pertemanan Semakin Kabur

Gen Z dan Hubungan 'Just Friend': Saat Batas Pertemanan Semakin Kabur

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:30 WIB

Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Simpan Harta Rp25,5 Miliar

Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Simpan Harta Rp25,5 Miliar

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:29 WIB

Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes

Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:28 WIB

Taktik Gertak Sambal Donald Trump Jadi Senjata Makan Tuan, Bikin Iran Main Gahar

Taktik Gertak Sambal Donald Trump Jadi Senjata Makan Tuan, Bikin Iran Main Gahar

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:28 WIB

Kronologi Korupsi Mulyono Terungkap, Kepala Kantor Pajak Terima Suap Miliaran

Kronologi Korupsi Mulyono Terungkap, Kepala Kantor Pajak Terima Suap Miliaran

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:28 WIB

Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia

Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:25 WIB

Belgia Mengecewakan di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Ogah Perpanjang Kontrak

Belgia Mengecewakan di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Ogah Perpanjang Kontrak

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:24 WIB

5 Parfum Lokal Aroma Clean yang Segar Tahan Lama untuk Pria dan Wanita

5 Parfum Lokal Aroma Clean yang Segar Tahan Lama untuk Pria dan Wanita

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:22 WIB

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Akselerasi Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Akselerasi Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:22 WIB

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB

×