Fakta-fakta Tewasnya Wartawan Tribrata TV karena Dibakar, Ketua AMPI Tanah Karo Diduga Terlibat

Muhammad Ilham Baktora

Selasa, 09 Juli 2024 | 15:41 WIB
Fakta-fakta Tewasnya Wartawan Tribrata TV karena Dibakar, Ketua AMPI Tanah Karo Diduga Terlibat
Rumah wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu kebakaran di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis 27 Juni 2024. Rico bersama istri, anaknya usia 12 tahun dan cucunya 3 tahun tewas. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Kasus tewasnya wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) pada 27 Juni 2024 telah terungkap. Polda Sumut menetapkan sejumlah tersangka yang salah satunya adalah Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Tanah Karo Bebas Ginting.

Kebakaran rumah hingga membuatnya tewas, awalnya disebut karena terjadi kebakaran human error. Namun desakan publik terkait kematiannya yang bersamaan dengan peliputan yang dilakukan menjadi gamang dan disinyalir ada kesengajaan seseorang untuk menghabisi nyawa Rico.

Berikut sejumlah fakta yang dirangkum Suara.com atas kematian Rico Sempurna Pasaribu yang terbakar bersama istri serta satu anak dan satu cucunya.

Eksekutor 2 Orang

Kapolda Sumut, Komisaris Jenderal (Komjen) Agung Setya Imam mengungkapkan ada dua eksekutor yang jadi tersangka.Yunus Syahputra Tarigan serta Rudi Apri Sembiring adalah orang yang mengeksukis korban hingga terjadi kebakaran.

Yunus bertindak sebagai eksekutor yang menyiram rumah dan menyalakan api menggunakan dua botol air berisi solar dan pertalite. Sementara Rudi adalah joki yang membantu eksekutor utama untuk membeli bensin.

Bukti Ditemukan 30 Meter dari TKP

Polisi sebelumnya enggan menyatakan bahwa kebakaran itu adalah oknum orang tak dikenal (OTK). Namun sejumlah penyelidikan dilakukan mengingat kematian korban yang janggal.

Polisi berhasil menemukan dua botol air mineral berisi bensin 30 meter dari lokasi. Hal ini yang menguatkan penyelidikan polisi bahwa ada peran orang tertentu yang berniat menghabisi nyawa Rico Sempurna.

baca juga

Ditambah lagi adanya CCTV yang makin menguatkan bahwa dua orang eksekutor tersebut melakukan pembakaran.

Ketua AMPI Kabupaten Tanah Karo Terlibat

Yunus dan Rudi adalah eksekutor, sementara pembuat rencana adalah Bebas Ginting yang diketahui masih menjabat sebagai Ketua AMPI Tanah Karo.

Komjen Agung juga sudah menetapkan Bebas Ginting sebagai tersangka dari insiden tewasnya wartawan tersebut.

Rumah wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu kebakaran di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis 27 Juni 2024. Rico bersama istri, anaknya usia 12 tahun dan cucunya 3 tahun tewas. [Dok. Istimewa]
Rumah wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu kebakaran di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis 27 Juni 2024. Rico bersama istri, anaknya usia 12 tahun dan cucunya 3 tahun tewas. [Dok. Istimewa]

Eksekutor Diiming-imingi Uang Rp1 Juta

Nekatnya dua eksekutor tersebut membakar rumah Rico Sempurna ternyata karena tawaran bayaran sebesar Rp1 juta.

Orang yang mengiming-imingi jumlah tersebut adalah Bebas Ginting yang merupakan Ketu AMPI setempat.

Almarhum Bongkar Dugaan TNI Kelola Judi

Tak ada api jika tak ada arang. Kematian Rico Sempurna tentu berawal dari penyebab dirinya sebagai wartawan profesional yang meliput berita tertentu.

Diketahui belakangan, Rico sedang membuat berita terkait dugaan anggota TNI di wilayah setempat yang berbisnis judi. Rico membongkar dugaan tersebut lewat Facebook pribadinya yang diisi sejumlah temuan dan data yang ia temukan selama peliputannya.

Polisi Belum Mau Jelaskan Motif

Meski berkaitan dengan peliputan yang sedang dilakukan Rico, polisi belum mau membeberkan motif dari para pelaku ini membakar rumah korban. Bahkan Polisi dituding sedang 'bersiasat' untuk menjelaskan ke publik dengan insiden tersebut.

Hal ini yang semakin mengaburkan mata masyarakat terhadap kepercayaannya ke pihak berwenang. Tak adanya transparansi membuat publik enggan untuk menaruh kepercayaan ke polisi.

Tinggalkan Satu Anak Perempuan

Almarhum Rico S Pasaribu meninggal bersama istrinya Eprida Boru Ginting (48), satu anaknya Sudi Investasi Pasaribu (12) dan cucunya Lowi Situngkir (3) yang ketika kejadian sedang tertidur dan tak mampu menyelamatkan diri.

Meski begitu, Rico Sempurna Pasaribu meninggal seorang anak perempuan bernama Eva Meliani Pasaribu. Eva diketahui tak ada di TKP dan masih hidup.

Saat ini Eva dalam lindungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan.

Banyak yang Ditutupi

Kebakaran yang menewaskan wartawan Tribrata TV disinyalir ditutup-tutupi oleh kepolisian.

Direktur LBH Medan, Irvan Saputra bahkan mengungkapkan tidak adanya motif yang dibeberkan polisi saat merilis tersangka kasus tersebut menguatkan ada langkah untuk 'menutupi' penyelidikan yang harus disampaikan ke publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berani Bongkar Judi Oknum TNI, Wartawan Tribrata TV Tewas Mengenaskan

Berani Bongkar Judi Oknum TNI, Wartawan Tribrata TV Tewas Mengenaskan

Video | Senin, 08 Juli 2024 | 20:20 WIB

Sekeluarga Tewas, Peran 2 Eksekutor Sadis Pembakar Rumah Wartawan Rico Pasaribu di Karo Sumut

Sekeluarga Tewas, Peran 2 Eksekutor Sadis Pembakar Rumah Wartawan Rico Pasaribu di Karo Sumut

News | Senin, 08 Juli 2024 | 15:43 WIB

Misteri Kematian Wartawan Tribrata TV di Karo: Rumah Diduga Dibakar Usai Beritakan Perjudian

Misteri Kematian Wartawan Tribrata TV di Karo: Rumah Diduga Dibakar Usai Beritakan Perjudian

Liks | Senin, 08 Juli 2024 | 09:36 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×