Bisa Menyebabkan Kematian, Ini Bahayanya Mengonsumsi Buah Kecubung Sembarangan

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 12 Juli 2024 | 09:18 WIB
Bisa Menyebabkan Kematian, Ini Bahayanya Mengonsumsi Buah Kecubung Sembarangan
Ilustrasi Buah Kecubung. (Pexels)

Suara.com - Peristiwa viral kecubung maut yang menyebabkan dua orang meninggal dunia menggegerkan warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kejadian ini sedang viral di sosial media X. Dimana pengguna akun @Heraloebss mengunggah video yang menunjukkan banyak orang dalam kondisi tidak sadar diri dengan sepenuhnya karena mabuk hingga muntah-muntah.

Diketahui mereka mengonsumsi kecubung yang dioplos dengan obat-obatan lain dan alcohol. Lalu seperti apa sesungguhnya bahaya kecubung dan mengapa mematikan?

Kecubung atau dalam bahasa Inggris disebut juga Jimson Weed (Datura Stramonium) adalah tanaman beracun. Daun dan bijinya terkadang digunakan untuk membuat obat dan menyebabkan halusinasi.

Kecubung bahkan dapat menyebabkan amnesia, kebingungan, psikosis, dan halusinasi, mengubah suasana hati, dan ekspresi emosional.

Bahaya Mengonsumsi buah Kecubung.

Sebenarnya seluruh bagian tumbuhan kecubung punya dampak terhadap kesehatan. Jangankan dimakan, bersentuhan dengan kulit saja bisa menimbulkan reaksi alergi.

Lalu bahaya lain yang mungkin timbul bila mengonsumsinya antara lain :

1. Kerusakan saraf Hingga Efek Halusinasi

baca juga

Bahaya makan kecubung salah satunya efek halusinasi, delirium (kebingungan parah, susah fokus), dan gangguan keseimbangan.

2. Alergi

Mengonsumsi kecubung juga bisa memicu pelebaran pupil (midriasis), kulit kering dan panas, mulut kering, kesulitan berkemih, detak jantung meningkat, suhu tubuh naik, dan gangguan penglihatan.

3. Keracunan

Meski hanya sedikit, seseorang yang mengonsumsi buah ini bisa keracunan. Bahkan sangat rentan apabila terjadi pada anak-anak.

4. Gangguan pernapasan

Mengonsumsi kecubung dengan cara dibakar juga bisa menimbulkan asap yang memicu iritasi pada saluran pernapasan dan mata. Akibatnya, orang bisa batuk sampai sesak napas.

5. Kerusakan Organ Dan Kematian

Bila buah ini dikonsumsi berulang bisa mengarah pada kerusakan organ dalam termasuk hati, ginjal, dan sistem saraf. Selain itu dalam beberapa kasus, bahaya makan kecubung dapat menimbulkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Buah Kecubung Yang Membuat Dua Orang Meninggal Setelah Mengonsumsinya

Mengenal Buah Kecubung Yang Membuat Dua Orang Meninggal Setelah Mengonsumsinya

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2024 | 08:52 WIB

Dugaan Gratifikasi Seks di Pemkab Bogor, Asmawa Tosepu Beri Tanggapan Mengejutkan

Dugaan Gratifikasi Seks di Pemkab Bogor, Asmawa Tosepu Beri Tanggapan Mengejutkan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 23:17 WIB

Wanita India Tuai Kritikan Usai Jemur Baju di Hotel Mewah Dubai: Bisa Jadi Masalah Besar

Wanita India Tuai Kritikan Usai Jemur Baju di Hotel Mewah Dubai: Bisa Jadi Masalah Besar

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 22:29 WIB

Terkini

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×