Mengenal Organisme Alga, Pemberi Manfaat Manusia yang sempat Bikin Geger Warga Tumpang di Malang

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 15 Juli 2024 | 09:53 WIB
Mengenal Organisme Alga, Pemberi Manfaat Manusia yang sempat Bikin Geger Warga Tumpang di Malang
Alga Coklat (Dok.UGM)

Suara.com - Baru-baru ini ramai muncul perdebatan terkait penyebab sungai di wilayah Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berubah menjadi merah darah. Ada yang berspekulasi bahwa merahnya sungai tersebut disebabkan karena pencemaran sungai yang sengaja dilakukan oleh perusahaan pakaian.

Namun ada juga yang menduga adanya peran dari alga merah yang menyebabkan sungai tersebut berubah warna. Pasalnya dari keterangan video dan warga sekitar mengaku tak mencium bau dari sungai yang berubah warna.

Berubahnya warna air sungai menjadi merah menjadi tontonan warga di lokasi tersebut. Terjadinya hal tersebut sudah direspon oleh dinas terkait, namun hingga saat ini pihaknya belum memastikan apa penyebab dari berubahnya warna sungai.

Terlepas dari perdebatan tersebut, spekulasi warga soal alga menarik perhatian. Sebenarnya apakah benar alga ini bisa menjadi pemicu berubahnya warna?.

Terungkap! Penyebab di Balik Fenomena Sungai Merah di Malang. [Instagram]
Terungkap! Penyebab di Balik Fenomena Sungai Merah di Malang. [Instagram]

Alga adalah organisme sederhana yang umumnya hidup di lingkungan perairan. Mereka merupakan kelompok tumbuhan primitif yang tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati seperti tumbuhan darat.

Alga memainkan peran penting dalam ekosistem, terutama sebagai produsen utama dalam rantai makanan laut.

Melansir dari pijarbelajar.id, Senin (14/7/2024), Alga terklasifikasi dalam empat kelompok. Pertama Alga Hijau atau Chlorophyta, Alga Coklat (Phaeophyceae), Diatom (Bacillariophyta) dan Alga Merah atau (Rhodophyta).

Alga merah adalah salah satu penyebab permukaan air yang ada di suatu wilayah berwarna merah darah. Jenis ini juga yang diduga oleh sebagian orang penyebab sungai di Tumpang menjadi merah darah.

Bagaimana ciri-ciri Alga?

baca juga

Tumbuhan alga ini masuk dalam organisme yang memiliki sel satu atau bersel banyak. Ia memiliki struktur sel yang sederhana di jenis prokariotik. Sementara ada pula alga eukariotik yang isi selnya lebih kompleks dengan membran inti sel atau nukleus yang terpisah.

Alga melakukan fotosintesis di mana energi matahari yang mereka terima menjadi makanannya yang dibantu pigmen fotosintesis yakni klorofil.

Mengingat jenis mereka berbeda, pigmen untuk berfotosintesisnya pun berbeda. Klorofil hijau, klorofil merah, klorofil coklat dan fikobilin. Pigmen warna ini yang menyebabkan pula mereka memiliki banyak warna.

Untuk ukuran Alga sendiri, mereka memiliki banyak variasi. Mulai dari yang berukuran mikroskopis hingga yang bisa terlihat dengan mata telanjang. Bentuk mereka pun ada yang uniseluler (satu sel) dan membentuk koloni atau benang-benang kelompok.

Munculnya alga di permukaan air baik itu sungai, bahkan laut atau seperti yang terjadi di Tumpang, Kabupaten Malang, bisa jadi karena faktor-faktor berikut.

1. Suhu air yang tinggi

Suhu air sungai yang hangat merupakan kondisi ideal bagi pertumbuhan alga merah.

2. Tingginya kandungan nutrisi

Limbah yang mengandung nitrogen dan fosfor dari kegiatan pertanian dan domestik dapat menyuburkan pertumbuhan alga merah.

3. Kurangnya aliran air

Aliran air yang lambat atau terhambat dapat menyebabkan alga merah menumpuk di satu tempat dan berkembang biak dengan pesat.

Alga tak bisa dianggap sebagai parasit. Organisme ini memiliki peran ekologis untuk ekosistem air, terutama sebagai produsen primer. Mereka melakukan fotosintesis, mengubah energi matahari menjadi bahan organik yang dapat digunakan oleh organisme lain. Selain itu, alga juga berkontribusi dalam siklus karbon global dengan menyerap karbon dioksida dari atmosfer.

Adapun manfaat dari alga itu sendiri untuk ekosistem di perairan. Terlebih lagi untuk manusia bisa digunakan sebagai sumber pangan dan juga kesehatan.

1. Pangan: Beberapa jenis alga seperti spirulina dan chlorella dikonsumsi sebagai suplemen makanan karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Alga juga digunakan dalam produksi agar-agar dan karagenan, yang berfungsi sebagai bahan pengental dalam industri makanan.

2. Industri: Alga digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk produksi biofuel, pupuk, dan bahan baku kosmetik. Diatom, misalnya, digunakan dalam filtrasi dan sebagai bahan abrasif dalam produk pembersih.

3. Kesehatan: Alga memiliki potensi dalam bidang kesehatan, terutama sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat digunakan dalam pengobatan dan pencegahan penyakit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa alga dapat memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura, Pembeda Umat Islam dan Yahudi?

Tiga Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura, Pembeda Umat Islam dan Yahudi?

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2024 | 19:50 WIB

Mama Ghufron Orang Mana? Sosok Mengaku Bisa Bahasa Semut Ini Punya Ponpes Besar di Jawa Timur

Mama Ghufron Orang Mana? Sosok Mengaku Bisa Bahasa Semut Ini Punya Ponpes Besar di Jawa Timur

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 15:30 WIB

5 Manfaat Dahsyat Baking Soda, Bisa Obati Asam Lambung hingga Hilangkan Bau Mulut

5 Manfaat Dahsyat Baking Soda, Bisa Obati Asam Lambung hingga Hilangkan Bau Mulut

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2024 | 15:43 WIB

Terkini

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam

Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 07:34 WIB

Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya

Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 07:31 WIB

Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya

Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 07:12 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

×