Biadab! Pria di Kenya Akui Bunuh 42 Wanita, Polisi Temukan 9 Jasad Termutilasi

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2024 | 10:19 WIB
Biadab! Pria di Kenya Akui Bunuh 42 Wanita, Polisi Temukan 9 Jasad Termutilasi

Suara.com - Seorang pria di Kenya mengaku telah membunuh 42 wanita, sementara polisi menemukan sembilan mayat yang terpotong-potong di daerah kumuh Mukuru, Nairobi. Kepala Direktorat Reserse Kriminal, Mohamed Amin, menyatakan bahwa Collins Jumaisi Khalusha, 33 tahun, mengaku telah membunuh 42 wanita, termasuk istrinya, sejak 2022. Meskipun belum ada bukti yang mendukung klaimnya, Amin menegaskan bahwa Khalusha adalah seorang pembunuh berantai psikopat.

Khalusha diperkirakan akan hadir di pengadilan pada hari Selasa. Polisi awalnya mengatakan bahwa salah satu jenazah adalah laki-laki, namun pada hari Senin mereka mengkonfirmasi bahwa semua sembilan jenazah adalah perempuan. Khalusha diduga memikat wanita-wanita tersebut sebelum membuang jenazah mereka ke dalam tambang.

Ilustrasi pembunuhan (Shutterstock)
Ilustrasi pembunuhan (Shutterstock)

Di rumah Khalusha, polisi menemukan beberapa ponsel, kartu identitas, parang, sarung tangan karet, gulungan selotip, dan tas nilon yang mirip dengan yang ditemukan pada korban. Selama akhir pekan, kerumunan orang berkumpul untuk menyaksikan pengambilan jenazah dari tambang dan beberapa di antaranya bentrok dengan polisi.

Banyak warga setempat marah karena rumor bahwa jenazah tersebut terkait dengan dugaan penculikan pengunjuk rasa oleh pasukan keamanan selama demonstrasi baru-baru ini. Otoritas Pengawasan Kepolisian Independen mengakui tuduhan keterlibatan polisi karena lokasi tambang berada kurang dari 100 meter dari kantor polisi.

Penjabat Inspektur Jenderal Polisi, Douglas Kanja, mengatakan bahwa petugas di kantor lokal telah dipindahkan untuk penyelidikan lebih lanjut. Semua jenazah menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan mutilasi yang terlihat. Kelompok hak asasi manusia mendesak badan keamanan Kenya untuk mempercepat penyelidikan terhadap semua laporan penghilangan paksa.

Hal ini terjadi setelah puluhan orang tewas di Kenya menyusul protes anti-pemerintah dalam beberapa pekan terakhir. Presiden William Ruto menolak kenaikan pajak yang kontroversial, tetapi protes dan kerusuhan tetap berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Trump, Ini 6 Presiden Amerika yang Pernah Jadi Target Pembunuhan

Selain Trump, Ini 6 Presiden Amerika yang Pernah Jadi Target Pembunuhan

Your Say | Senin, 15 Juli 2024 | 16:30 WIB

Pegi Setiawan Lolos Jerat Hukum, Kabareskrim Fokus Lakukan Ini Di Kasus Vina Cirebon

Pegi Setiawan Lolos Jerat Hukum, Kabareskrim Fokus Lakukan Ini Di Kasus Vina Cirebon

News | Senin, 15 Juli 2024 | 15:30 WIB

WNI Perempuan Ditemukan Tewas Di Jerman, Diduga Korban Pembunuhan

WNI Perempuan Ditemukan Tewas Di Jerman, Diduga Korban Pembunuhan

News | Senin, 15 Juli 2024 | 14:06 WIB

Akhir Pelarian Pembunuh Berdarah Dingin, Bersembunyi di Pegunungan Pura-pura Bisu dan Tuli Selama 20 Tahun

Akhir Pelarian Pembunuh Berdarah Dingin, Bersembunyi di Pegunungan Pura-pura Bisu dan Tuli Selama 20 Tahun

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 15:35 WIB

Senyum Sumringah Pegi Setiawan dan Runtuhnya Muruah Kepolisian

Senyum Sumringah Pegi Setiawan dan Runtuhnya Muruah Kepolisian

Liks | Rabu, 10 Juli 2024 | 09:24 WIB

Kisah Pegi Setiawan 49 Hari Ditahan Polda Jabar: Ini Dapat Kenang-kenangan

Kisah Pegi Setiawan 49 Hari Ditahan Polda Jabar: Ini Dapat Kenang-kenangan

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 17:47 WIB

Terkini

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB