Anggap Elektabilitas Khofifah di Jatim Masih Rawan, PKB: Masih Mungkin untuk Dikalahkan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 19 Juli 2024 | 17:40 WIB
Anggap Elektabilitas Khofifah di Jatim Masih Rawan, PKB: Masih Mungkin untuk Dikalahkan
Wasekjen PKB Syaiful Huda. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Syaiful Huda, menilai elektabilitas Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur 2024 masih rawan. Menurutnya, masih ada kemungkinan Khofifah dikalahkan.

Hal itu disampaikan Huda menanggapi hasil survei terbaru Litbang Kompas terkait Pilgub Jatim dimana Khofifah puncaki elektabilitas dengan 26,8 persen. Di bawahnya ada nama Tri Rismaharini denga angka 13,6 persen.

"Ya, pertama sebagai incumbent dengan perolehan 26 persen Mba Khofifah relatif rawan ya, masih mungkin untuk dikalahkan. Jadi kita juga cukup kaget dengan perolehan Bu Khofifah yang baru 26 persen elektabilitas," kata Huda kepada wartawan, Jumat (19/7/2024).

"Apalagi margin error 4,8 bisa plus minus kan. Kalau yang tejadi minus kan berarti 26 sekian terkoreksi 4,8. Saya kira sebagai incumbent cukup rawan," sambungnya.

Ia mengatakan, survei juga mencatat jika masih ada persoalan di Jatim yang masih menghantui. Misalnya soal lapangan kerja dan kemiskinan.

"Artinya selama 5 tahun kepemimpinan Bu Khofifah relatif masih banyak lubang-lubang secara objektif harus diakui belum bisa dituntaskan oleh Mba Khofifah," ungkapnya.

Untuk itu, atas dasar hal tersebut PKB yakin bisa menyuguhkan figur terbaik untuk maju di Pilgub Jatim 2024.

"Berbekal itu kami tetap optimis, PKB tetap optimis utk bisa menyuguhkan figur dan konsolidasi partai untuk memenangkan Pilkada di Jatim," ujarnya.

"Tentu, semua faktor yang memungkinkan secara hitungan politik kita bisa mengalahkan Bu Khofifah sedang terus PKB. Kita pastikan koalisi PKB dengan PDIP bisa dipastikan berjalan nanti di ujung plus tambah NasDem," sambungnya.

baca juga

Survei

Sebelumnya Litbang Kompas merilis hasil survei terbarunya soal elektabilitas figur untuk Pilgub Jawa Timur 2024. Hasilnya nama Khofifah Indar Parawansa duduki posisi teratas, Tri Rismaharini menyusul di bawahnya.

Khofifah sebagai petana di Pilgub Jatim masih menjadi daya tarik. Setidaknya terlihat dari hasil survei Litbang Kompas periode Juni 2024 ini.

"Meskipun separuh responden cenderung belum menentukan pilihan, sosok mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menempati posisi teratas dengan tingkat keterpilihan mencapai 26,8 persen," tulis paparan Litbang Kompas, Jumat (19/7/2024).

Adapun di urutan kedua, ada nama Menteri Sosial yang juga Eks Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dengan angka 13,6 persen.

Dengan adanya hal itu, dalam survei tersebut terpotret hanya dua figur perempuan yang meraih elektabilitas di atas 10 persen.

Bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilgub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di kantor DPP PKS, Kamis (18/7/2024). (Suara.com/Bagas)
Bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilgub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di kantor DPP PKS, Kamis (18/7/2024). (Suara.com/Bagas)

Adapun setelah dua nama figur peremluan itu, ada nama Emil Dardak dengan angka 3,8 persen.

Selanjutnya ada nama Saifullah Yusuf, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan eks Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim, Marzuki Mustamar. Ketiga nama itu hanya meraih angka di bawah 2 persen.

Sementara itu terpotret responden dalam survei ini yang menjawab tidak tahu/tidak jawab sebesar 51 persen dan yang menjawab lainnya 1,8 persen.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 20-25 Juni 2024 dengan periode melalui wawancara tatap muka. Sebanyak 500 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Timur.

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error ± 4,38 persen dalam penarikan sampel acak sederhana. Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Litbang Kompas Pilgub Jatim 2024: Khofifah dan Risma Kuasai Hasil Survei

Litbang Kompas Pilgub Jatim 2024: Khofifah dan Risma Kuasai Hasil Survei

Kotak Suara | Jum'at, 19 Juli 2024 | 16:14 WIB

Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Khofifah-Emil, PDIP: Kami sama PKB dan NasDem akan Duduk Bareng Bahas di Pilkada Jatim

Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Khofifah-Emil, PDIP: Kami sama PKB dan NasDem akan Duduk Bareng Bahas di Pilkada Jatim

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 15:56 WIB

PKB, PDIP dan NasDem Ditantang Bentuk Koalisi kalau Tak Mau Lihat Khofifah-Emil Lawan Kotak Kosong di Jatim

PKB, PDIP dan NasDem Ditantang Bentuk Koalisi kalau Tak Mau Lihat Khofifah-Emil Lawan Kotak Kosong di Jatim

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 14:55 WIB

Didukung Koalisi Besar, Elektabilitas Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim Bikin Lawan Ciut

Didukung Koalisi Besar, Elektabilitas Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim Bikin Lawan Ciut

News | Jum'at, 19 Juli 2024 | 14:27 WIB

PKB Ragu KIM Mampu Melawan Anies di Pilgub Jakarta: Prediksi Mereka Akan Terpecah

PKB Ragu KIM Mampu Melawan Anies di Pilgub Jakarta: Prediksi Mereka Akan Terpecah

Video | Jum'at, 19 Juli 2024 | 12:05 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

×