6 Siswa Sekolah Militer Malaysia Dihukum Mati Karena Penganiayaan Kadet Hingga Tewas

M Nurhadi

Rabu, 24 Juli 2024 | 11:16 WIB
6 Siswa Sekolah Militer Malaysia Dihukum Mati Karena Penganiayaan Kadet Hingga Tewas
Zulfarhan Osman Zulkarnain [Ist]

Suara.com - Enam mantan mahasiswa Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM) dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung oleh Pengadilan Banding karena membunuh Perwira Kadet Laut Zulfarhan Osman Zulkarnain, tujuh tahun lalu.

Mereka adalah Muhammad Akmal Zuhairi Azmal, Muhammad Azamuddin Mad Sofi, Muhammad Najib Mohd Razi, Muhammad Afif Najmudin Azahat, Mohamad Shobirin Sabri, dan Abdoul Hakeem Mohd Ali yang semuanya kini berusia 28 tahun.

Majelis hakim yang terdiri dari tiga hakim yang dipimpin oleh Datuk Hadhariah Syed Ismail mengambil keputusan secara final setelah mengizinkan banding jaksa penuntut untuk mengembalikan dakwaan pembunuhan terhadap mereka sesuai dengan Seksyen 302 Kanun Keseksaan.

Pengadilan memutuskan hanya satu hukuman untuk enam OKT yaitu mereka harus dibawa ke tempat gantung dimana mereka akan digantung sampai mati.

Banding JPU akhirnya disetujui, hukuman penjara 18 tahun ditolak, kata Hadhariah yang duduk bersama Mohamed Zaini Mazlan dan Datuk Azmi Ariffin.

Sebelumnya, keenam pemohon yang juga tergugat dalam kasasi divonis 18 tahun penjara karena menyebabkan kematian mendiang Zulfarhan Osman tanpa kesengajaan sesuai Pasal 304(a) Kanun Keseksaan (KUHP) atau penganiayaan yang menyebabkan korban terbunuh.

Kemudian pada 15 Mei, jaksa berargumen bahwa tindakan enam mantan mahasiswa yang menganiaya dan menyebabkan 80 persen tubuh teman mereka Zulfarhan Osman terbakar akibat setrika uap adalah tindakan ekstrem.

Wakil Jaksa Penuntut Umum K Mangai menegaskan, terdapat bukti yang menunjukkan kelima mantan siswa tersebut atas instruksi temannya yang lain secara bergantian memegang setrika di bagian tubuh almarhum (Zulfarhan) kecuali wajah dan punggung. telapak tangan, yang menyebabkan korban menderita 90 luka bakar hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Pada 2 November 2021, Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada enam penggugat karena dinyatakan bersalah menyebabkan kematian Zulfarhan yang tidak disengaja.

baca juga

Dikutip dari Bernama, penjara 18 tahun menurut Pasal 304(a) dijatuhkan Hakim Datuk Azman Abdullah setelah mempertimbangkan berbagai aspek termasuk seluruh pihak yang dirugikan, terutama dampak yang dialami keluarga korban.

Selain hukuman 18 tahun penjara, kelima penggugat kecuali Mohamad Shobirin juga dijatuhi hukuman tiga tahun penjara sesuai Pasal 330 karena melukai Zulfarhan, yang hukumannya berlaku secara bersamaan.

Namun, keenam orang itu kini menghadapi dakwaan membunuh Zulfarhan berdasarkan Pasal 302 yang mengatur hukuman mati wajib, jika terbukti bersalah.

Sementara itu, 12 temannya yang lain akan menghadapi hukuman penjara selama tiga tahun dengan diizinkan untuk menangguhkan hukuman penjara mereka dengan jaminan RM7,000.

Berdasarkan dakwaan, mereka semua yang berusia 21 tahun pada saat kejadian dituduh melakukan pelanggaran di dua kamar, blok akomodasi asrama universitas Jebat di Kem Perdana, Sungai Besi pada tanggal 21 dan 22 Mei 2017.

Akibat kekerasan yang dilakukan oleh para siswa dan senior itu, Zulfarhan kemudian dipastikan meninggal dunia di RS Serdang pada 1 Juni 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Api Kerusuhan Bangladesh Makin Membara, Korban Tewas Capai 187 Orang, Jam Malam Diperketat

Api Kerusuhan Bangladesh Makin Membara, Korban Tewas Capai 187 Orang, Jam Malam Diperketat

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 08:48 WIB

Viral! Pria Diduga ODGJ Mandi Tanpa Busana di Air Terjun Kuala Lumpur, Netizen Berdebat

Viral! Pria Diduga ODGJ Mandi Tanpa Busana di Air Terjun Kuala Lumpur, Netizen Berdebat

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 17:22 WIB

Awas Timnas Indonesia Bisa Ketiban Sial saat Malaysia Menggila di Piala AFF U-19 2024

Awas Timnas Indonesia Bisa Ketiban Sial saat Malaysia Menggila di Piala AFF U-19 2024

Bola | Selasa, 23 Juli 2024 | 17:00 WIB

Petar Segrt, Mantan Pelatih Tajikistan Berminat Latih Timnas Malaysia

Petar Segrt, Mantan Pelatih Tajikistan Berminat Latih Timnas Malaysia

Your Say | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:16 WIB

Bikin Kejutan di Piala Asia 2023, Mantan Juru Taktik PSM Makassar Tertarik Latih Timnas Malaysia

Bikin Kejutan di Piala Asia 2023, Mantan Juru Taktik PSM Makassar Tertarik Latih Timnas Malaysia

Bola | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:05 WIB

Adu Hebat Maarten Paes vs Diego Altube, Eks Real Madrid Calon Kiper Timnas Malaysia

Adu Hebat Maarten Paes vs Diego Altube, Eks Real Madrid Calon Kiper Timnas Malaysia

Bola | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:47 WIB

Terkini

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

×