Cerita Dokter Tangani Pasien Cacar Api, Tak Tahan dengan Rasa Nyeri hingga Ingin Bunuh Diri

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2024 | 15:20 WIB
Cerita Dokter Tangani Pasien Cacar Api, Tak Tahan dengan Rasa Nyeri hingga Ingin Bunuh Diri
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Sally Aman Nasution (kiri) dan Dokter spesialis penyakit dalam konsultan Sukamto Koesnoe (kanan) saat konferensi pers tentang Herpes Zoster dan pembaruan Jadwal Imunisasi Dewasa 2024 di Jakarta, Rabu (24/7/2024) (ANTARA/Mecca Yumna)

Suara.com - Penyakit cacar api atau herpes zoster tak hanya menyerang kesehatan kulit, tapi juga bisa menimbulkan gangguan psikis.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan Sukamto Koesnoe mengungkapkan dirinya pernah memiliki pasien herpes zoster yang telah usia lanjut, kemudian terang-terangan minta hidupnya diakhiri. Lantaran pasien tak kuat merasakan nyeri pasca infeksi herpes zoster yang diidapnya.

"Saya pernah ada pasien usia lanjut karena sakit amat sangat meminta untuk diakhiri hidupnya. Saya coba bertanya pada kawan-kawan (dokter lain) yang merawat pasien usia lanjut, ternyata ditemukan juga satu, dua pasien yang sangat kesakitan karena post herpes zoster itu," ungkap dokter Sukamto dalam temu media di Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu mengungkapkan kalau pasiennya merupakan seorang laki-laki berusia sekitar 70 tahun.

Pasien tersebut baru berobat ke dokter Sukamto ketika ruam cacar api yang diidapnya sudah sembuh. Akan tetapi, masih ada jaringan parut di kulitnya serta sensasi nyeri pasca infeksi.

"Pasien sudah keliling kemana-mana untuk menghilangkan nyerinya tadi," kata dokter Sukamto.

Kondisi pasien seperti itu rupanya tak bisa ditangani sendiri oleh dokter penyakit dalam. Terlebih pasien sudah ada keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Dokter Sukamto mengatakan kalau dirinya saat itu juga harus berkolaborasi dengan spesialis kejiwaan atau psikiater.

"Keinginan bunuh diri itu bagian dari depresi. Jadi itu gangguan jiwa yang berat kalau sudah ingin bunuh diri. Dia harus diawasi oleh seorang psikiateri," ujarnya.

Untuk menangani rasa nyeri pasien tersebut, spesialis penyakit dalam juga perlu bekerjasama dengan spesialis saraf.

Dokter Sukamto bersyukur depresi pasiennya itu dapat diatasi. Dia menekankan pentingnya dukungan orang terdekat, terutama keluarga agar pasien tak menyerah selama pengobatannya.

"Yang penting sebetulnya juga edukasi dan dukungan keluarga," ujar dokter Sukamto.

Ditambahkan oleh Guru besar departemen ilmu penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. DR. Dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD-KAI., yang menyampaikan bahwa ruam kulit akibat cacar api memang jauh lebih menyakitkan daripada cacar air.

Seperti namanya, cacar api menimbulkan sensasi terbakar pada kulit yang ruam. Selain itu, rasa nyerinya juga bisa terus dirasakan dalam waktu lama.

"Rasaya seperti terbakar, tersengat listrik. Itu baru akan hilang biasanya sekitar 6 minggu," ujarnya.

Berdasarkan data epidemiologi, 25-30 persen pasien cacar api bahkan masih alami nyeri yang tak kunjung hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Lebih Rentan Kena Infeksi Cacar Api, Rasa Nyerinya Lebih Parah Dari Melahirkan

Perempuan Lebih Rentan Kena Infeksi Cacar Api, Rasa Nyerinya Lebih Parah Dari Melahirkan

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 17:40 WIB

Misteri 4 Kematian di Selandia Baru, Mantan Koki Kanada Ikut Terseret, Ini Penyebabnya

Misteri 4 Kematian di Selandia Baru, Mantan Koki Kanada Ikut Terseret, Ini Penyebabnya

News | Senin, 22 Juli 2024 | 19:01 WIB

Hukum Mendoakan Orang Mati Bunuh Diri dalam Islam, Boleh Atau Tidak?

Hukum Mendoakan Orang Mati Bunuh Diri dalam Islam, Boleh Atau Tidak?

Religi | Sabtu, 20 Juli 2024 | 19:38 WIB

Serangan Teroris Mematikan di Pakistan Tewaskan 28 Orang, Termasuk 10 Tentara

Serangan Teroris Mematikan di Pakistan Tewaskan 28 Orang, Termasuk 10 Tentara

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 19:44 WIB

Ajudan Wakapolres Sorong Ditemukan Tewas Tergantung Di Rumah Dinas, Diduga Bundir

Ajudan Wakapolres Sorong Ditemukan Tewas Tergantung Di Rumah Dinas, Diduga Bundir

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 13:28 WIB

Terkini

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB