Insting Liar Tak Terbendung, Penghuni Kebun Binatang Jerman Direlakan Kembali ke Alam

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 26 Juli 2024 | 14:51 WIB
Insting Liar Tak Terbendung, Penghuni Kebun Binatang Jerman Direlakan Kembali ke Alam
Lynx (Pexels/David Selbert)

Suara.com - Seekor lynx Carpathian muda bernama Chapo terlahir liar meski dilahirkadi sebuah kebun binatang.

Menghargai keinginannya, penjaga kebun binatang Jerman membatalkan niat mereka untuk membesarkannya dan akhirnya menyumbangkan gennya untuk program penangkaran yang penting dan melepaskannya ke alam liar Jerman.

Kini tinggal di hutan Saxony, ia bergabung dengan populasi lynx liar yang terus bertambah di Jerman dan Swiss yang menyelinap kembali melintasi areal tempat mereka mencari mangsa di masa lalu.

Lynx Carpathian adalah subspesies dari lynx Eurasia, yang meskipun terdaftar sebagai hewan terancam punah dalam Daftar Merah IUCN, namun telah punah di sebagian besar habitat aslinya.

Lynx (Pexels/Vincent M.A. Janssen)
Lynx (Pexels/Vincent M.A. Janssen)

Subspesies selanjutnya, lynx Iberia, tumbuh subur di Portugal dan Spanyol setelah 2 dekade melakukan upaya konservasi yang heroik dan intens. Namun di Jerman, hanya ada 190 lynx yang berkeliaran terutama di Pegunungan Harz, Bavaria, dan Rhineland-Pfalz.

Chapo berusia satu tahun, ketika, sebagai kucing yang lahir di penangkaran, dia dibawa ke fasilitas penangkaran di Pegunungan Harz. Hal pertama yang dilakukannya, meski tumbuh besar di kebun binatang, adalah melompati pagar kandang.

Dia segera ditangkap tetapi nafsu berkelananya terlihat jelas, lapor Sunday Times.

“Dia terus mencari jalan keluar dari kandangnya dan merasa sulit untuk menetap,” kata otoritas satwa liar Saxony dalam sebuah pernyataan. “Hal ini menunjukkan bahwa lynx muda lebih cocok untuk dilepaskan ke alam liar.”

Menurut Times, para ahli dari jaringan Linking Lynx telah mengidentifikasi Chapo sebagai hewan pemalu dan cocok untuk dilepasliarkan ketika dia berada di Nuremberg, sehingga para penjaga menjaga kontak minimal dengannya, hanya memberinya makan daging buruan, dan menempatkannya di kandang terbesar.

baca juga

Dua minggu yang lalu, dia keluar dari kandangnya, berhenti untuk mengendus angin dan melihat arahnya, lalu menghilang ke dalam hutan dengan kerah GPS terpasang erat di lehernya.

Dia bergabung dengan tiga lynx lainnya yang akan diperkenalkan kembali tahun ini, semuanya telah “lulus” dari berburu kelinci, berburu rubah, hingga berburu rusa. Meskipun merupakan predator darat terbesar ketiga di Eropa, lynx jarang terlihat dan tidak menimbulkan ancaman terhadap ternak.

Baru-baru ini, pemerintah Saxon merinci bahwa Nova dan Luna tercatat hanya berjarak sekitar seratus meter, dan “tidak dapat dikesampingkan bahwa mereka bertemu.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkas Perkara Dilimpahkan ke Pengadilan, Kasus Pungli Rutan KPK Akan Segera Disidangkan

Berkas Perkara Dilimpahkan ke Pengadilan, Kasus Pungli Rutan KPK Akan Segera Disidangkan

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 18:22 WIB

Siapa Reno Munz Pemain Timnas Jerman U-19 yang Lahir di Jakarta, Bisa Bela Indonesia Tanpa Naturalisasi?

Siapa Reno Munz Pemain Timnas Jerman U-19 yang Lahir di Jakarta, Bisa Bela Indonesia Tanpa Naturalisasi?

Bola | Rabu, 24 Juli 2024 | 15:48 WIB

Panas Ekstrem, Cara Unik Kebun Binatang di Florida Bikin Satwa Tetap 'Segar'

Panas Ekstrem, Cara Unik Kebun Binatang di Florida Bikin Satwa Tetap 'Segar'

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:34 WIB

Maarten Paes Geser Yah, Shin Tae-yong Nih Ada Kiper Keturunan Rp 5,2 Miliar di Liga Jerman Bisa Dinaturalisasi

Maarten Paes Geser Yah, Shin Tae-yong Nih Ada Kiper Keturunan Rp 5,2 Miliar di Liga Jerman Bisa Dinaturalisasi

Bola | Senin, 22 Juli 2024 | 09:44 WIB

Karyawan Museum Jerman Menukar Lukisan Asli dengan Palsu, Jual untuk Gaya Hidup Mewah

Karyawan Museum Jerman Menukar Lukisan Asli dengan Palsu, Jual untuk Gaya Hidup Mewah

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 20:18 WIB

Khawatir Akan Terjadi Perang Dingin Lagi, Jerman Dorong Negara Besar Bikin Perundingan Tentang Pengendalian Senjata

Khawatir Akan Terjadi Perang Dingin Lagi, Jerman Dorong Negara Besar Bikin Perundingan Tentang Pengendalian Senjata

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 16:33 WIB

Terkini

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

Review Crystal Lake: Teror, Darah, dan Obsesi Seorang Ibu

Review Crystal Lake: Teror, Darah, dan Obsesi Seorang Ibu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

×