Mengenang Tragedi Kudatuli: Saat Kantor PDI Diserang Massa yang Sebabkan 5 Orang Meninggal

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 27 Juli 2024 | 17:48 WIB
Mengenang Tragedi Kudatuli: Saat Kantor PDI Diserang Massa yang Sebabkan 5 Orang Meninggal
Massa dari unsur badan dan sayap pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat menggelar aksi di depan gedung Komnas HAM di Jakarta, Jumat (27/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tanggal 27 Juli adalah tanggal yang menyimpan duka mendalam dalam sejarah politik Indonesia. Peristiwa Kudatuli, sebuah insiden yang menandai babak kelam dalam perjalanan demokrasi kita.

Diketahui bahwa 28 tahun lalu, tepatnya 27 Juli 1996, terjadi peristiwa kericuhan di Jakarta,  di kantor pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Kericuhan tersebut memakan banyak korban dari yang luka-luka hingaa meninggal dunia. Kericuhan tersebut dikenal dengan peristiwa kudatuli.

Nah untuk lebih jelasnya apa itu peristiwa kudatuli, mari simak berikut ini penjelasannya yang dilansir dari berbagai sumber.

Apa Itu Peristiwa Kudatuli

Peristiwa kudatuli merupakan kericuhuan yang terjadi pada tanggal 27 Juli 1996 di kantor pusat PDI yang ada berada di Jalan Diponegoro No. 58, Jakarta. Akibat kericuhan ini, 149 orang luka-luka, 23 orang hilang, dan 5 orang tewas.

Adapun penyebab terjadinya kericuhan tersebut diduga karena perebutan PDI antara kelompok Megawati Soekarnoputri dengan kelompok Soerjadi. Selain kerugian materil, peristiwa berdarah ini juga disebut masuk dalam kasus pelanggaran HAM

Sehari selapas peristiwa Kudatuli terjadi, tepatnya tanggal 28 Juli 1996, investigasi dilakukan oleh Komnas HAM. Selama investagi yang dipimpin oleh Asmara Nababan dan Baharuddin Lopa, ditemukan indikasi setidaknya 6 bentuk pelanggaran HAM, yakni:

  1. Pelanggaran HAM tentang kebebasan berkumpul dan berserikat
  2. Pelanggaran HAM tentang kebebasan dari rasa takut
  3. Pelanggaran HAM tentang kebebasan dari perlakuan keji
  4. Pelanggaran HAM tentang kebebasan dari perlakuan tidak manusiawi
  5. Pelanggaran  HAM tentang perlindungan terhadap jiwa manusia
  6. Pelanggaran HAM tentang perlindungan atas harta benda.

Selang 7 tahun usai peristiwa kudatuli, tepatnya tahun 2003, penyelidikan lanjutan atas peristiwa kudatuli 27 Juli 1996 kembali dilakukan oleh Komnas HAM. Dari hasil penyelidikan tersebut, ditemukan bahwa ada korban jiwa  5 orang, 149 orang luka, dan 23 orang hilang.

Untuk memperingati peristiwa berdarah tersebut, ditetapkan setiap tanggal 27 Juli sebagai hari peristiwa kudatuli. Namun sampai saat ini, kasus pelanggaran HAM dalam peristiwa Kudatuli pada 27 Juli 1996 tersebut masih belum terpecahkan.

baca juga

PDIP Gelar Peringatan 28 Tahun Peristiwa Kudatuli

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperingati 28 tahun peristiwa serangan kantor DPP Partai pada 27 Juli 1996. Ada penampilan teatrikal 'Kudatuli 27 Juli, Kami Tidak Lupa', pada Sabtu (27/7/2024) pagi.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, acara digelar di depan halaman Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat pada pukul 07.30 WIB.

Peringatan ini dibuka oleh penampilan aksi pembacaan puisi oleh Sastrawan Amin Kamiel. Amin membacakan puisi karya-karya dari Widji Thukul. Terlihat ratusan massa yang hadir dalam acara ini menyaksikan secara seksama aksi pembacaan puisi tersebut.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peristiwa Kudatuli Masih Membekas, Hasto-Ribka Tjiptaning Mewek saat Tabur Bunga di DPP PDIP

Peristiwa Kudatuli Masih Membekas, Hasto-Ribka Tjiptaning Mewek saat Tabur Bunga di DPP PDIP

News | Sabtu, 27 Juli 2024 | 12:05 WIB

PDIP Gelar Peringatan 28 Tahun Peristiwa Kudatuli di Halaman Kantor Partai, Ada Teriakan Mega Menang

PDIP Gelar Peringatan 28 Tahun Peristiwa Kudatuli di Halaman Kantor Partai, Ada Teriakan Mega Menang

News | Sabtu, 27 Juli 2024 | 10:22 WIB

Peringati Tragedi Kudatuli, Massa PDIP Geruduk Komnas HAM

Peringati Tragedi Kudatuli, Massa PDIP Geruduk Komnas HAM

Foto | Jum'at, 26 Juli 2024 | 17:17 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×