Heru Budi Dorong Lulusan SMK di Jakarta Memiliki Daya Saing

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 Juli 2024 | 09:00 WIB
Heru Budi Dorong Lulusan SMK di Jakarta Memiliki Daya Saing
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar, serta pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menghadiri acara Vokasi Fest 2024 dan Hervesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia/Bangga Berwisata Indonesia di Lapangan Banteng, Sabtu (20/7). (Dokumentasi: Diskominfotik DKI Jakarta).

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj.) Gubernur Heru Budi Hartono, berkomitmen untuk terus mendorong para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan pendidikan vokasi agar memiliki daya saing tinggi. Komitmen ini disampaikan oleh Heru saat menghadiri acara Hervesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI)/Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) dan Vokasi Fest 2024 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

Heru mengungkapkan kebanggaannya setelah menyaksikan kreativitas para pelajar SMK di Jakarta yang dipamerkan dalam acara tersebut. "Tadi kita lihat hasil karya anak-anak SMK di DKI Jakarta, antara lain fashion show. Desainnya cukup baik dan ini terus kita promosikan untuk menunjukkan kreativitas luar biasa anak-anak bangsa," katanya.

Heru menyatakan, kegiatan seperti ini dapat menguatan produksi dalam negeri, salah satu tujuan gerakan nasional BBI/BBWI. "Kegiatan ini diadakan untuk mendukung kegiatan lokal yang turut membangun negeri, serta menggaungkan gerakan BBI/BBWI dan Vokasi Fest 2024. Tujuannya adalah agar hasil produksi dan inspirasi anak-anak SMK bisa tersalurkan dengan baik," ujarnya.

Penyaluran Lulusan ke Dunia Kerja

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin menyampaikan, untuk menghadapi persaingan di dunia kerja, pihaknya mengupayakan penyaluran langsung lulusan SMK ke Industri dan Dunia Kerja (Iduka) dan perguruan tinggi. Kemitraan dengan Iduka dijalin dengan perluasan program Kelas Industri untuk mempersiapkan para siswa SMK. Tujuannya agar mendapatkan materi/praktik keterampilan/magang/guru tamu yang sesuai dengan kebutuhan Industri, sehingga siap direkrut saat lulus SMK. 

"Kelas Industri merupakan program kerja sama Disdik dengan dunia industri agar bisa membuat jurusan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Harapannya, SMK bisa jadi lebih fleksibel dan lulusannya lebih kompeten. Saat ini terdapat 157 Kelas Industri yang terus diperluas melalui perjanjian kerja sama dengan industri, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI," jelasnya.

Terkait dengan stigma bahwa SMK adalah sekolah untuk kelas menengah ke bawah, yang membuat calon siswa enggan masuk SMK dan lebih memilih melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA), Disdik menempuh berbagai upaya. Di antaranya kerja sama dengan berbagai pihak dalam advokasi keunggulan SMK, mengikuti pameran pendidikan, dan promosi melalui podcast internal Disdik dengan mitra strategis. "SMK menjadi pencetak tenaga kerja profesional yang mampu menjawab kebutuhan industri dan bersaing di pasar kerja global," tutur Budi.

Disdik Provinsi DKI Jakarta pun mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) dalam meningkatkan kompetensi lulusan, khususnya di bawah usia 18 tahun. Dengan demikian, mereka tetap mendapatkan pelatihan selama masa tunggu, sebelum memenuhi persyaratan sebagai tenaga kerja sesuai Undang-Undang Tenaga Kerja. Selain itu, program SMK Pusat Keunggulan (PK) terus diperluas sesuai amanat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). SMK PK sangat bermanfaat untuk penyediaan mesin-mesin produksi dan teknologi terbaru. Hingga kini, terdapat 70 SMK Pusat Keunggulan yang terdiri dari 43 SMK Negeri dan 27 SMK Swasta di Jakarta.

Budi menekankan, pada era digital ini kebutuhan industri mengalami perubahan. Karena itu, SMK saat ini menawarkan konsentrasi keahlian yang sejalan dengan perkembangan industri media massa, seperti Bisnis Daring dan Pemasaran, Desain Komunikasi Visual, Perfilman, serta Bisnis Digital.

Selain itu, lulusan SMK juga diharapkan mampu berwirausaha. Disdik bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencetak wirausahawan baru melalui program SMK, termasuk pelatihan wirausaha (Jakpreneur) kepada siswa SMK.

Sementara itu, pengamat pendidikan Ina Liem mengakui, peran pemerintah penting dalam mengembangkan SMK sebagai salah satu solusi keterbatasan lapangan kerja formal. Menurutnya, SMK mengajarkan keterampilan siap kerja dan kerja mandiri, sehingga lulusannya tidak bergantung pada lowongan pekerjaan formal.

Kerja sama SMK dengan Iduka juga perlu ditingkatkan dengan perusahaan yang menyumbangkan fasilitas untuk sekolah diberikan insentif dari pemerintah. "Hal ini akan menguntungkan perusahaan karena lulusan siap menggunakan peralatan yang dipakai di industri tanpa perlu banyak pelatihan," pungkas Ina.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan lulusan SMK dan pendidikan vokasi di DKI Jakarta dapat bersaing di dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat Paripurna DPRD DKI Bahas Uang Rakyat Dipenuhi Bangku Kosong, Zita Anjani Pamer Makan Keik di Instagram

Rapat Paripurna DPRD DKI Bahas Uang Rakyat Dipenuhi Bangku Kosong, Zita Anjani Pamer Makan Keik di Instagram

News | Senin, 29 Juli 2024 | 15:54 WIB

Raih Opini WTP, Heru Budi: Penghargaan Tertinggi Bagi Pengelolaan Keuangan Pemprov DKI

Raih Opini WTP, Heru Budi: Penghargaan Tertinggi Bagi Pengelolaan Keuangan Pemprov DKI

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 15:08 WIB

Akhir Juli Jokowi Berkunjung dan Bermalam di IKN, Sekalian Ngantor?

Akhir Juli Jokowi Berkunjung dan Bermalam di IKN, Sekalian Ngantor?

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 16:06 WIB

Heru Budi Merasa Dikambinghitamkan Soal Kondisi Jakarta, Anies Langsung Beri Respons

Heru Budi Merasa Dikambinghitamkan Soal Kondisi Jakarta, Anies Langsung Beri Respons

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 17:01 WIB

Heru Minta Kepsek Tak Lagi Rekrut Guru Honorer Tanpa Izin Disdik: Cleansing Ini Akibat Ulah Kepala Sekolah

Heru Minta Kepsek Tak Lagi Rekrut Guru Honorer Tanpa Izin Disdik: Cleansing Ini Akibat Ulah Kepala Sekolah

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 12:00 WIB

Heru Pastikan 107 Guru Honorer Yang Dipecat Bisa Kembali Mengajar, Akan Ditempatkan Ulang

Heru Pastikan 107 Guru Honorer Yang Dipecat Bisa Kembali Mengajar, Akan Ditempatkan Ulang

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 11:27 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB