Kenapa AS, Prancis dan Jerman Tidak Mendesak Israel Untuk Menjaga Stabilitas Timur Tengah?

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2024 | 16:47 WIB
Kenapa AS, Prancis dan Jerman Tidak Mendesak Israel Untuk Menjaga Stabilitas Timur Tengah?
M2 Bradley Saat Melakukan Misi di Timur Tengah (military-today)

Suara.com - Desakan kepada Iran agar menahan diri dari serangan Israel terus dikumandangkan sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS), Prancis dan Jerman.

Hal itu tentunya menjadi pertanyaan besar, kenapa Amerika Serikat, Prancis dan Jerman tidak mendesak Israel agar menyudahi gencatan senjata hingga menyebabkan kondisi memburuk di Timur Tengah.

Berdasarkan pemberitaan yang diterbitkan Pemerintah Inggris, desakan agar Iran menahan diri oleh AS, Prancis dan Jerman diklaim untuk tidak memperburuk situasi di Timur tengah.

"Kami mendesak Iran dan sekutunya untuk menahan diri dari serangan yang akan semakin memperburuk ketegangan regional dan membahayakan kesempatan untuk menyepakati gencatan senjata serta pembebasan sandera," demikian bunyi pernyataan bersama itu.

"Mereka (Iran dan sekutunya) akan bertanggung jawab atas tindakan yang membahayakan kesempatan untuk perdamaian dan stabilitas. Tidak ada negara atau bangsa yang akan mendapatkan keuntungan dari eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah," bunyi pernyataan tersebut lebih lanjut.

Para pemimpin negara-negara itu mengatakan bahwa mereka prihatin dengan perkembangan ketegangan di wilayah Timur Tengah dan bersatu dalam "komitmen untuk de-eskalasi dan stabilitas regional."

"Kami, para pemimpin Prancis, Jerman, dan Inggris, menyambut baik kerja tanpa henti dari mitra kami di Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat menuju kesepakatan mengenai gencatan senjata dan pembebasan sandera," kata pihak-pihak tersebut dalam pernyataannya.

Gerakan Palestina Hamas telah menolak undangan dari Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir untuk berpartisipasi dalam putaran akhir pembicaraan dengan Israel mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza, yang dijadwalkan pada 15 Agustus, lapor portal Axios, mengutip pernyataan gerakan tersebut.

Pekan lalu, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi mengumumkan bahwa Mesir, Qatar, dan AS telah mengeluarkan pernyataan yang mendesak Israel dan Hamas untuk melanjutkan pembicaraan gencatan senjata pada 14-15 Agustus. Para pemimpin ketiga negara menyatakan kesiapan untuk mengajukan proposal akhir guna menjamin gencatan senjata.

Sebelumnya pada akhir Juli, tentara Israel (IDF) telah melancarkan serangan udara terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di pinggiran selatan Beirut, menewaskan komandan Hizbullah Fuad Shukr.

Sementara itu, pemimpin politik gerakan Palestina Hamas, Ismail Haniyeh, dibunuh di kediamannya di Teheran tak lama kemudian. Gerakan Palestina menuduh Israel membunuh Haniyeh dan bersumpah akan membalas dendam.

NBC News melaporkan, mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya, bahwa negara Yahudi tersebut sedang bersiap untuk kemungkinan serangan berkepanjangan oleh Hamas dan Hizbullah yang ingin membalas kematian para pemimpin mereka.

Sebelumnya pada 7 Oktober 2023, Israel menjadi sasaran serangan roket yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

Selain itu, pejuang Hamas menyusup ke daerah perbatasan, menembaki militer dan warga sipil, serta mengambil lebih dari 200 sandera.

Menurut Israel, sekitar 1.200 orang tewas. IDF kemudian meluncurkan Operasi Pedang Besi di Jalur Gaza dengan tujuan yang dinyatakan untuk menghancurkan Hamas dan membebaskan para sandera.

Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober telah melebihi 39.790, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cahaya Utara Menari di Atas Amerika, Hujan Meteor Perseid Tambah Semarak Langit Malam

Cahaya Utara Menari di Atas Amerika, Hujan Meteor Perseid Tambah Semarak Langit Malam

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 15:05 WIB

Pembunuhan Sadis Guru Istiqomah Gegerkan Alor Gajah, Keluarga Minta Keadilan untuk Arwah

Pembunuhan Sadis Guru Istiqomah Gegerkan Alor Gajah, Keluarga Minta Keadilan untuk Arwah

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 14:37 WIB

Kota Varnavas Yunani Dilalap Si Jago Merah, Ratusan Rumah Hangus

Kota Varnavas Yunani Dilalap Si Jago Merah, Ratusan Rumah Hangus

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 14:12 WIB

Terkini

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

News | Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:46 WIB

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:28 WIB

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:25 WIB

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:36 WIB

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:17 WIB

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB