Tepis Ada Upaya Penjegalan Anies di Pilkada Jakarta, Begini Penjelasan PKB

Chandra Iswinarno Suara.Com
Selasa, 13 Agustus 2024 | 07:15 WIB
Tepis Ada Upaya Penjegalan Anies di Pilkada Jakarta, Begini Penjelasan PKB
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Embusan kabar yang menyebut Anies Baswedan dijegal untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024 ditepis oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Syaiful Huda mengatakan hingga saat ini yang terjadi yakni tarik menarik soal koalisi dalam konteks Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.

"Saya belum melihat suasana itu. Jadi, ya masih tarik-menarik soal koalisi saja. Ya, soal mana figur yang tepat, dan seterusnya itu," katanya di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (12/8/2024).

Menurutnya, Pilkada Jakarta masih sangat dinamis sehingga belum dapat diprediksi akhirnya akan seperti apa nantinya.

Ia kemudian mencontohkan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap pengusungan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"PKS yang sudah masangin aja masih luar biasa gitu, apalagi PKB yang belum masang ya."

"Jadi, ya, kita lihat sih, waktu tinggal beberapa hari. Jadi, dinamisnya terjadi di KIM (Koalisi Indonesia Maju), dan terjadi juga di luar KIM," jelasnya.

Terkait dengan wacana KIM Plus, ia mengemukakan hal tersebut wajar ke depannya. Apalagi KIM yang sebelumnya dibentuk untuk mengusung Prabowo-Gibran di Pilpres, mengajak partai politik di luar koalisi tersebut untuk bergabung dan membentuk KIM Plus.

"Wajar, ini bagian dari dinamika, termasuk dinamika yang terjadi di tubuh internal PKS hari ini," ujarnya.

Baca Juga: Siap jadi Partner Gerindra Kawal Rezim Prabowo, PKB Ogah Geer soal Jatah Menteri: Gak Nambah Beban Sudah Bagus

"Kalau PKB, dari awal 'kan memang kami sudah pada posisi akan menentukan ini di akhir. Oleh karena itu, ya kita lihat saja," katanya.

Menurut Syaiful sendir, PKB tidak sulit untuk menentukan bakal calon kepala daerah pada Pilkada Jakarta.

Sebelumnya, sejumlah partai politik telah tergabung dalam KIM, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI