Dinasti Politik Makin Berani dan Bisa Timbulkan Korupsi, Jokowi Buka Jalan?

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:48 WIB
Dinasti Politik Makin Berani dan Bisa Timbulkan Korupsi, Jokowi Buka Jalan?
Presiden Joko Widodo di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim. [ANTARA/Mentari Dwi Gayat]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut turut jadi penyebab praktik politik dinasti. Hal ini diperkirakan akan terus terjadi, termasuk pada Pilkada 2024.

Kepala Divisi Korupsi Politik ICW Egi Primayogha mengatakan hal tersebut tak lepas dari sikap Jokowi yang membiarkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon Wakil Presiden.

"Praktik politik dinasti diduga akan semakin marak terjadi karena ternormalisasi dengan langkah Presiden Jokowi dalam Pemilu 2024 yang lalu dengan membiarkan atau justru mendorong anaknya maju sebagai kandidat Wakil Presiden," kata Egi Primayogha dalam acara diskusi media di Jakarta, Selasa (13/8/2024).

Berdasarkan temuan dari Themis Indonesia Law Firm, ada lebih dari 200 daerah yang calon kepala daerahnya terafiliasi dengan politik dinasti pada Pilkada 2024 ini.

Menurut Egi, kondisi tersebut menjadi bukti kalau politik dinasti justru makin terang-terangan dilakukan bahkan dianggap normal. Padahal, praktik tersebut tidak hanya mencederai sistem demokrasi, tapi juga rentan menimbulkan korupsi bila terus dilakukan.

"Kita punya banyak cerita soal hubungan yang erat satu sama lain antara politik dinasti dan korupsi. Baik itu di Banten misalnya, di Sumatera Selatan, atau juga di Cimahi, atau di Bogor," kata dia.

"Ada kasus korupsi yang terjadi dan itu dilakukan oleh para pejabat yang melakukan praktik politik dinasti," Egi menambahkan.

Korupsi yang timbul akibat politik dinasti juga selalu dari berbagai sektor, seperti pemberian suap dan penyediaan barang dan jasa.

Gibran Rakabuming Raka usai uji coba makan bergizi gratis di SDN 4 Tangerang, Senin (5/8/2024). (Suara.com/Faqih)
Gibran Rakabuming Raka usai uji coba makan bergizi gratis di SDN 4 Tangerang, Senin (5/8/2024). (Suara.com/Faqih)

Egi menjelaskan, politik dinasti akan selalu menimbulkan korupsi karena adanya upaya melanggengkan kekuasaan atas kepentingan pribadi.

baca juga

"Politik dinasti pada dasarnya ingin kapitalisasi kekuasaan lewat hubungan darah supaya kekuasaan bisa langgeng. Ketika itu terjadi akan selalu ada kecenderungan lakukan hal-hal yang tidak awam. Seperti prakti kotor, tindak pidana korupsi atau tindak pidana lain akan selalu dilakukan," tuturnya.

Hal buruk lainnya dari praktik politik dinasti juga karena merusak kompetisi dari proses demokrasi.

"Politik dinasti merusak kompetisi dalam demokrasi. Dalam politik dinasti itu ketika satu keluarga itu sudah punya power untuk maju, dia akan mencoba menyingkirkan calon lain," kata Egi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modus Eks Pegawai BPOM 'Peras' Direktur PT AOBI Demi Gulingkan Kepala BPOM

Modus Eks Pegawai BPOM 'Peras' Direktur PT AOBI Demi Gulingkan Kepala BPOM

Bisnis | Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:38 WIB

Pengamat Sebut Airlangga Mundur karena Mendukung Karir Politik Keluarga Jokowi, Nama Bobby Nasution Ikut Terseret

Pengamat Sebut Airlangga Mundur karena Mendukung Karir Politik Keluarga Jokowi, Nama Bobby Nasution Ikut Terseret

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:12 WIB

Ketakutan Pandji Pragiwaksono Soal Dinasti Politik Jokowi, Mimpi Buruk Semua Orang?

Ketakutan Pandji Pragiwaksono Soal Dinasti Politik Jokowi, Mimpi Buruk Semua Orang?

Lifestyle | Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:05 WIB

Lagi di IKN Cerita Istana Jakarta dan Bogor Bau Kolonial, Jokowi Sampai Merasa Dibayang-bayangi

Lagi di IKN Cerita Istana Jakarta dan Bogor Bau Kolonial, Jokowi Sampai Merasa Dibayang-bayangi

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 11:51 WIB

Terkini

Batik Tulis Jadi Statement Fashion Pria Modern Lewat Koleksi Terbaru Mahavira

Batik Tulis Jadi Statement Fashion Pria Modern Lewat Koleksi Terbaru Mahavira

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:25 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Lewat SIMKAH?

Bagaimana Cara Daftar Nikah Lewat SIMKAH?

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:25 WIB

Perbandingan Honda Jazz RS Bekas vs Toyota Yaris Bakpao: Cek Harga Seken, BBM, dan Penyakit Khasnya

Perbandingan Honda Jazz RS Bekas vs Toyota Yaris Bakpao: Cek Harga Seken, BBM, dan Penyakit Khasnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 11:23 WIB

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:22 WIB

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:10 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:07 WIB

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

×