Jurnalis Palestina Tewas akibat Serangan Israel di Selatan Jalur Gaza

Bella

Selasa, 20 Agustus 2024 | 09:05 WIB
Jurnalis Palestina Tewas akibat Serangan Israel di Selatan Jalur Gaza
Jurnalis Palestina, Ibrahim Muharab tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel di wilayah Khan Younis, selatan Jalur Gaza, pada Minggu (18/8/2024). (Suara.com via X/ Sarah Wilkinson)

Suara.com - Seorang jurnalis Palestina, Ibrahim Muharab, tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel pada Minggu lalu di wilayah Khan Younis, selatan Jalur Gaza. Kabar duka ini diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza dan situs berita Palestina pada Senin.

Menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Gaza, jasad Muharab dibawa ke Rumah Sakit Nasser di Kota Khan Younis.

"Jasad Ibrahim Muharab ditemukan pada Senin pagi di Kota Hamad," demikian disampaikan oleh sumber dari Kementerian.

Kota Hamad, sebuah kompleks apartemen besar yang dibangun oleh Qatar, kini berada dalam kondisi hancur akibat konflik.

Palestinian Daily News, situs berita tempat Muharab bekerja, mengumumkan kematiannya setelah serangan dari pasukan Israel mengenai dirinya dan sekelompok jurnalis lainnya. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa dua jurnalis lain yang berada bersama Muharab juga mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Nasser untuk mendapatkan perawatan.

Cuplikan video yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan lapis baja Israel yang bergerak menuju kawasan yang dikuasai Hamas, disertai dengan suara tembakan. Dalam video tersebut, tampak seorang pria mengenakan jaket bertuliskan "Press" berusaha melarikan diri dari tembakan sebelum terdengar suara yang mengatakan, "Ibrahim terluka, di mana dia?"

Sementara itu, lebih dari 30 orang berkumpul di Rumah Sakit Nasser pada Senin untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Muharab. Jasadnya dibaringkan di lantai dengan ditutupi plastik putih, di atasnya diletakkan jaket anti peluru bertuliskan "Press" sebagai tanda penghormatan, seperti yang terekam oleh kamera AFPTV.

Ketika dihubungi oleh AFP, pihak militer Israel menolak untuk memberikan komentar spesifik terkait kasus ini tanpa menerima koordinat geografis lokasi kematian Muharab dan identifikasi resmi.

"Tentara Israel tidak pernah, dan tidak akan pernah, secara sengaja menargetkan jurnalis," kata seorang juru bicara militer Israel kepada AFP.

Namun, Sindikat Jurnalis Palestina mengecam insiden ini sebagai "pembunuhan" dan menuduh militer Israel melakukan "kampanye terorganisir untuk membunuh jurnalis" di Gaza. Jurnalis Gaza lainnya, Ibrahim Qanan, yang berada di rumah sakit saat kejadian, menuduh Israel berusaha membungkam kebenaran dengan menghapus jejak-jejak penyebaran informasi kepada dunia luar tentang apa yang terjadi di Jalur Gaza.

Sejak awal konflik pada 7 Oktober lalu, militer Israel telah menewaskan beberapa jurnalis yang mereka tuduh terlibat dengan cabang-cabang bersenjata Hamas atau Jihad Islam. Menurut laporan dari Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) pada Senin, setidaknya 113 jurnalis dan pekerja media telah tewas sejak dimulainya perang antara Israel dan Hamas, menjadikan periode ini sebagai masa paling mematikan bagi jurnalis sejak CPJ mulai mengumpulkan data pada tahun 1992.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas dan Jihad Islam Mengaku Bertanggung Jawab atas Ledakan Bom di Tel Aviv

Hamas dan Jihad Islam Mengaku Bertanggung Jawab atas Ledakan Bom di Tel Aviv

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 20:02 WIB

AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan

AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 06:05 WIB

Buntut Genosida Gaza, 20 Maskapai Penerbangan Hentikan Penerbangan Dari Dan Ke Israel

Buntut Genosida Gaza, 20 Maskapai Penerbangan Hentikan Penerbangan Dari Dan Ke Israel

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 01:15 WIB

Pejabat Inggris Protes Undur Diri Gegara Negaranya Tetap Pasok Senjata Ke Israel

Pejabat Inggris Protes Undur Diri Gegara Negaranya Tetap Pasok Senjata Ke Israel

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 18:33 WIB

Kolombia Protes Keras Genosida Di Gaza, Hentikan Ekspor Batu Bara Ke Israel

Kolombia Protes Keras Genosida Di Gaza, Hentikan Ekspor Batu Bara Ke Israel

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 00:15 WIB

Di Tengah Perundingan Gencatan Senjata, Serangan Israel di Deir al-Balah Gaza Tewaskan Seorang Wanita Bersama 6 Anaknya

Di Tengah Perundingan Gencatan Senjata, Serangan Israel di Deir al-Balah Gaza Tewaskan Seorang Wanita Bersama 6 Anaknya

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 14:59 WIB

Konflik Gaza Memanas, American Airlines Putuskan Hentikan Semua Penerbangan ke Israel Hingga Tahun Depan

Konflik Gaza Memanas, American Airlines Putuskan Hentikan Semua Penerbangan ke Israel Hingga Tahun Depan

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 10:57 WIB

Terkini

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:14 WIB

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:13 WIB

Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global

Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global

News | Senin, 01 Juni 2026 | 16:54 WIB