Sejarah Demonstrasi Mahasiswa Indonesia dari Masa ke Masa, Suara Pemuda yang Menggetarkan

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:06 WIB
Sejarah Demonstrasi Mahasiswa Indonesia dari Masa ke Masa, Suara Pemuda yang Menggetarkan
Ilustrasi - Massa aksi kawal putusan MK di kawasan Malioboro Yogyakarta, Kamis (22/8/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Situasi politik di Indonesia saat ini tengah memanas akibat revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada yang mengatur tentang ambang batas pencalonan kepala daerah. Dimana RUU ini bisa menyebabkan partai politik atau gabungan partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Provinsi dapat mendaftarkan calon kepala daerah.

Hal ini pun membuat banyak pihak terkejut atas pembahasan dan rencana pengesahan yang dinilai berlangsung kilat ini. Tak bisa dihindari, kondisi ini pun memunculkan aksi massa, terutama aksi mahasiswa seperti yang banyak terjadi di banyak daerah hari ini yang menggaungkan kampanye di dunia maya dan dunia nyata dengan tagar Darurat Indonesia dan Kawal Putusan MK

Demonstrasi mahasiswa telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sejak masa kolonial hingga era reformasi, mahasiswa selalu berada di garis depan dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan mendorong perubahan sosial-politik.

Pergerakan mahasiswa ini tidak hanya sekedar unjuk rasa, namun merupakan refleksi dari semangat kritis, idealisme, dan keberanian generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Masa Kolonial: Embrio Perlawanan

Pada masa kolonial, gerakan mahasiswa sudah mulai tumbuh meskipun dalam skala yang terbatas. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang terdidik dan memiliki akses terhadap informasi. Mereka mulai menyadari ketidakadilan yang terjadi dan ikut serta dalam berbagai aksi perlawanan terhadap penjajah.

Orde Lama: Tritura dan Kejatuhan Soekarno

Salah satu tonggak sejarah demonstrasi mahasiswa yang paling terkenal adalah peristiwa Tritura pada tahun 1966. Singkatan dari Tiga Tuntutan Rakyat, yakni pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI), perombakan kabinet Dwikora, dan penurunan harga, menjadi simbol perlawanan mahasiswa terhadap pemerintahan Soekarno. Aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa berhasil menggulingkan rezim Orde Lama dan membawa Indonesia ke era Orde Baru.

Orde Baru: Suara Disenyak

baca juga

Selama masa Orde Baru, gerakan mahasiswa tetap berlangsung meskipun dihadapkan pada berbagai tekanan dan pembatasan. Mahasiswa terus menyuarakan berbagai isu seperti korupsi, ketidakadilan, dan pelanggaran HAM. Beberapa peristiwa penting yang menandai perlawanan mahasiswa pada masa Orde Baru antara lain:

Demonstrasi 15 Januari 1974: Mahasiswa menuntut penurunan harga dan perbaikan kesejahteraan rakyat.

Gerakan mahasiswa akhir 1980-an: Muncul berbagai gerakan mahasiswa yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Era Reformasi: Jatuhnya Soeharto

Puncak dari gerakan mahasiswa terjadi pada era reformasi tahun 1998. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia turun ke jalan menuntut reformasi total. Aksi demonstrasi yang berlangsung selama beberapa bulan akhirnya berhasil memaksa Presiden Soeharto untuk lengser dari jabatannya.

Era Reformasi ke Era Modern: Dinamika Baru

Setelah reformasi, gerakan mahasiswa terus berkembang dengan dinamika yang baru. Isu-isu yang diangkat semakin beragam, mulai dari isu lingkungan, demokrasi, hingga korupsi.

Mahasiswa juga memanfaatkan teknologi informasi untuk mengorganisir aksi dan menyebarkan informasi. Selain itu ada beberapa demosntrasi mahasiswa di momen lainnya yang berskala besar, diantaranya :

Demo Kenaikan BBM 2012

Tahun 2012 dinilai sebagai demonstrasi besar-besaran yang dilakukan serentak di 33 Provinsi dan 340 Kabupaten atau Kota. Kegiatan ini terkonsentrasi langsung di ibu kota Provinsi, kabupaten dan beberapa aksi dilakukan juga di berbagai kantor kecamatan dan desa.

Revisi UU KPK

Selain itu ada juga demonstrasi mahasiswa yang terjadi pada Senin, 23 September 2019. Yakni demonstrasi mahasiswa dari sejumlah universitas menolak perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (revisi UU KPK) dan rancangan aturan lain yang dianggap kontroversial di depan Kompleks Parlemen.

Aksi Tolak RKUHP

Berikutnya adalah aksi mahasiswa yang melakukan aksi tolak draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan gedung DPR RI pada Senin, 5 Desember 2022. Massa membentangkan poster 'Menolak Pengesahan RKUHP' dan menaburkan bunga di depan gedung DPR RI sebagai bentuk penolakan pengesahan draf RKUHP.

Demonstrasi mahasiswa ini dinilai penting sebagai agen perubahan. Hal ini karena mahasiswa berperan sebagai agen perubahan sosial yang selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah dan kondisi masyarakat.

Selain itu, demonstrasi mahasiswa menjadi sarana untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya demokrasi, hak asasi manusia, dan keadilan sosial. Sejarah telah membuktikan bahwa gerakan mahasiswa memiliki kontribusi yang sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Sejarah demonstrasi mahasiswa di Indonesia mengajarkan kita bahwa pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan bangsa. Semangat kritis, idealisme, dan keberanian mahasiswa telah menjadi kekuatan yang mampu mengubah tatanan sosial-politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dilarang Kelompok Mahasiswa, Massa Berbaju Hitam Anarkis Jebol Pagar DPR RI: Hati-hati Provokasi

Sempat Dilarang Kelompok Mahasiswa, Massa Berbaju Hitam Anarkis Jebol Pagar DPR RI: Hati-hati Provokasi

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Ikut Aksi Kawal Putusan MK, Komika Bintang Emon Ungkap Alasan Ini

Ikut Aksi Kawal Putusan MK, Komika Bintang Emon Ungkap Alasan Ini

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:45 WIB

Turut Terbangkan Burung Garuda Berlatar Biru, Vindes Sindir Halus: Berubah atau Berulah?

Turut Terbangkan Burung Garuda Berlatar Biru, Vindes Sindir Halus: Berubah atau Berulah?

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 07:39 WIB

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

×