Polisi Kenya Buru 'Vampir' Pembunuh Berantai yang Kabur, Hadiah Besar Disiapkan

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:42 WIB
Polisi Kenya Buru 'Vampir' Pembunuh Berantai yang Kabur, Hadiah Besar Disiapkan
Ilustrasi tahanan kabur. (Foto: via Antara)

Suara.com - Polisi Kenya menawarkan hadiah uang tunai pada hari Kamis untuk informasi yang mengarah pada penangkapan seorang tersangka pembunuh berantai yang melarikan diri dari sel polisi Nairobi.

Polisi meluncurkan perburuan pada hari Selasa setelah Collins Jumaisi, yang dituduh membunuh dan memutilasi puluhan wanita, melarikan diri dari kantor polisi di daerah kelas atas ibu kota Kenya bersama dengan 12 warga Eritrea.

Lima petugas muncul di pengadilan pada hari Rabu yang diduga membantu pelarian Jumaisi dan telah dibebaskan dengan jaminan sebesar 200.000 shilling Kenya ($1.500), meskipun jaksa meminta perintah untuk menahan mereka selama 14 hari.

Hakim menolak argumen jaksa bahwa Direktorat Investigasi Kriminal (DCI) belum mengambil rekaman pengawasan.

Jumaisi yang berusia 33 tahun, yang digambarkan oleh polisi sebagai "vampir, psikopat", ditangkap bulan lalu setelah penemuan mengerikan sejumlah mayat perempuan yang dimutilasi di tempat pembuangan sampah di daerah kumuh Mukuru di ibu kota Kenya, Nairobi.

Polisi mengatakan dia telah mengaku membunuh 42 perempuan selama periode dua tahun sejak 2022, dengan istrinya sebagai korban pertamanya, tetapi tersangka mengklaim dia disiksa setelah penangkapannya.

Petugas mengatakan Jumaisi dan pria lainnya melarikan diri dengan memotong atap kawat kasa tempat dia ditahan, sebelum memanjat tembok pembatas.

"Hadiah uang tunai yang signifikan akan diberikan kepada siapa pun yang memiliki informasi kredibel yang mengarah pada penangkapan tersangka," kata DCI, tanpa menyebutkan jumlahnya.

Ini adalah kedua kalinya dalam waktu hampir enam bulan seorang tersangka dalam kasus yang mendapat sorotan publik melarikan diri dari tahanan di Nairobi.

baca juga

Perkembangan terbaru dari kisah mengerikan ini telah mengejutkan banyak warga Kenya, dengan mayat-mayat yang ditemukan hanya 100 meter dari kantor polisi.

Pengawas polisi Kenya, Otoritas Pengawasan Polisi Independen, mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki apakah ada keterlibatan polisi atau "kegagalan bertindak untuk mencegah" pembunuhan tersebut.

Polisi Kenya sering dituduh oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia melakukan pembunuhan yang melanggar hukum atau menjalankan regu pembunuh bayaran, tetapi hanya sedikit yang diadili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengadilan Israel Perpanjang Penahanan Rumah Tentara yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Tahanan Palestina

Pengadilan Israel Perpanjang Penahanan Rumah Tentara yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Tahanan Palestina

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 09:13 WIB

Vampir Kenya Lolos! Pembunuh Berantai yang Mengaku Bunuh 42 Wanita Kabur dari Penjara

Vampir Kenya Lolos! Pembunuh Berantai yang Mengaku Bunuh 42 Wanita Kabur dari Penjara

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:11 WIB

Kengerian Mengintai Warga! Psikopat Pelaku Pembunuhan Berantai Kabur dari Penjara

Kengerian Mengintai Warga! Psikopat Pelaku Pembunuhan Berantai Kabur dari Penjara

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 05:25 WIB

Teror Joe Metheny di Baltimore, Pembunuh Berantai yang Menyulap Korban Menjadi Burger

Teror Joe Metheny di Baltimore, Pembunuh Berantai yang Menyulap Korban Menjadi Burger

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 20:08 WIB

Nasib Ayah Pembunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa, Panca Darmansyah Kini Dituntut Pidana Mati

Nasib Ayah Pembunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa, Panca Darmansyah Kini Dituntut Pidana Mati

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 04:55 WIB

Tahanan Palestina Dirudapaksa Tentara Israel, Amerika Serikat Beri Peringatan Tegas

Tahanan Palestina Dirudapaksa Tentara Israel, Amerika Serikat Beri Peringatan Tegas

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 08:26 WIB

Terkini

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:34 WIB

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:11 WIB

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:05 WIB

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:25 WIB

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:43 WIB

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 WIB

×