Tahanan Palestina Dirudapaksa Tentara Israel, Amerika Serikat Beri Peringatan Tegas

Andi Ahmad S | Suara.com

Minggu, 11 Agustus 2024 | 08:26 WIB
Tahanan Palestina Dirudapaksa Tentara Israel, Amerika Serikat Beri Peringatan Tegas
Ilustrasi Tahanan Palestina Dirudapaksa Tentara Israel, Amerika Serikat Beri Peringatan Tegas (Freepik)

Suara.com - Kali ini Amerika Serikat memberikan kecaman tegas kepada Israel terkait adanya pelecehan seksual yang dilakukan Tentara Israel, kepada para tahanan wanita Palestina.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller kepada wartawan mengatakan, pihaknya meminta tidak boleh ada toleransi lagi terhadap pelaku rudapaksa terhadap tahanan mana pun.

Hal itu diungkapkan usai Amerika Serikat mendengar adanya tentara Israel melakukan pemerkosaan atau perkosa seorang tahanan Palestina di kamp penahanan Sde Teiman.

"Seharusnya tidak ada toleransi untuk pelecehan seksual, pemerkosaan terhadap tahanan mana pun. Titik. Itu adalah keyakinan mendasar AS, dan jika ada tahanan yang telah dilecehkan, jika mereka adalah tahanan yang telah diserang secara seksual atau diperkosa maka pemerintah Israel perlu menyelidiki sepenuhnya tindakan tersebut dan meminta pertanggungjawaban siapa pun yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut seberat-beratnya sesuai hukum," katanya, dilansir Kamis (11/8/2024).

Miller mengatakan video dan laporan pelecehan seksual di pusat penahanan Israel yang terkenal itu mengerikan.

Dia menegaskan bahwa hak asasi manusia para tahanan perlu dihormati oleh Israel.

"Sudah sepantasnya IDF dalam kasus ini mengumumkan penyelidikan, menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat, dan saya tidak akan bicara soal hasil penyelidikan itu, tetapi harus segera dilanjutkan," imbuh dia.

Ketika ditanya tentang reaksi politisi sayap kanan Israel yang memprotes penangkapan tentara yang diduga memperkosa tahanan Palestina, dengan beberapa anggota parlemen berusaha membenarkan pemerkosaan tersebut.

"Tidak ada pembenaran untuk pemerkosaan terhadap siapa pun, seperti yang saya katakan, tidak boleh ada toleransi sama sekali untuk penyerangan seksual terhadap tahanan,” kata Miller.

"Prinsip kami, prinsip yang kami yakini harus diterapkan di Israel, adalah prinsip yang harus diterapkan di mana pun di dunia, yaitu aturan hukum harus ditegakkan. Jadi, kami telah melihat pernyataan dari kepala staf IDF bahwa investigasi ini penting, investigasi akan terus berlanjut, dan itu sepenuhnya tepat," pungkas dia. [Anadolu/Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegasan Wapres Amerika Serikat Soal Gencatan Senjata di Jalur Gaza, Kamala Harris: Sekarang Saatnya

Ketegasan Wapres Amerika Serikat Soal Gencatan Senjata di Jalur Gaza, Kamala Harris: Sekarang Saatnya

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 07:30 WIB

Israel Kembali Lakukan Pembantaian di Sekolah Gaza, RI: Kekejaman Harus Segera Dihentikan

Israel Kembali Lakukan Pembantaian di Sekolah Gaza, RI: Kekejaman Harus Segera Dihentikan

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 06:30 WIB

Cair! AS Bersiap Kucurkan Bantuan Rp 55,8 Triliun Untuk Israel Belanja Senjata

Cair! AS Bersiap Kucurkan Bantuan Rp 55,8 Triliun Untuk Israel Belanja Senjata

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 00:15 WIB

Terkini

Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran

Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:34 WIB

Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan

Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'

Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:25 WIB

Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik

Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB

PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:14 WIB

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM

Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:11 WIB