Tiga Kali Dukung di Pilpres, Jokowi Ingatkan Prabowo Tidak Lupa Tambah Kursi Kabinet untuk PAN

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 20:53 WIB
Tiga Kali Dukung di Pilpres, Jokowi Ingatkan Prabowo Tidak Lupa Tambah Kursi Kabinet untuk PAN
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Instagram/jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto agar tidak lupa dengan konsistensi Partai Amanat Nasional (PAN). Ini dikarenakan PAN telah mendukung Prabowo dalam tiga kali pemilihan presiden, hingga akhirnya pada 2024 Prabowo menjadi presiden terpilih.

Jokowi mengingatkan agar ada tambahan kursi untuk PAN di kabinet Prabowo mendatang.

Mulanya, Jokowi melalui sambutannya di Kongres ke-6 PAN menyingggung tentang estafet keberlanjutan memerlikam konsistensi. Ia melihat PAN paling pas bila bicara tentang konsistensi lantaran sudah terbukti.

"Coba kita lihat. Keberlanjutan dukungan PAN kepada Pak Prabowo. Mohon ini dicatat Pak Sekjen Gerindra, Pak Muzani. Saya ingat, kita semua ingat, sudah tiga kali berturut-turut 2014 ada saya ada pak Prabowo, PAN dukung Pak Prabowo," kata Jokowi dalam sambutannya di Kongres PAN, Jakarta, Jumat (23/8/2024).

Dukungan PAN berlanjut pada Pilpres 2019 yang kembali mempertemukan Jokowi dan Prabowo. Bahkan pada Pilpres terakhir, yakni 2024, PAN kembali membuktikan konsistensinya mendukung Prabowo.

"2024, ada Pak Anies, ada Pak Prabowo, ada Pak Ganjar. PAN juga tetep mendukung Pak Prabowo. Tiga kali berturut-turut konsisten dan paling konsisten," kata Jokowi.

Jokowi kemudian berbicara kepada Sekjen Gerindra Muzani yang turut hadir perihal kursi kabinet untuk PAN pada pemerintahan mendatangan.

"Maka untuk keberlanjutan nanti di kabinet rasa-rasanya sih, rasa-rasanya mestinya PAN ini mesti di tambahin. Mestinya ada tambahan. Tiga kali, Pak Muzani, tiga kali. Konsisten," kata Jokowi.

Kendati begitu, Jokowi menyadari soal jatah kabinet ke depan merupakan hak prerogatif Prabowo sebagai presiden terpilih. Jokowi menegaskan dirinya sebatas mengingatkan.

"Tambahannya itu terserah Pak Prabowo karena beliau yang memiliki hak prerogatif presiden. Tapi paling ndak saya mengingatkan. Sudah mengingatkan," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nestapa Raffi Ahmad Resmi Nyatakan Sikap Soal Putusan MK, Malah Diulti: Gagah Reza Rahadian

Nestapa Raffi Ahmad Resmi Nyatakan Sikap Soal Putusan MK, Malah Diulti: Gagah Reza Rahadian

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:26 WIB

Isi Klarifikasi Raffi Ahmad usai Mau Diboikot: Saya Personal Mengawal Keputusan MK

Isi Klarifikasi Raffi Ahmad usai Mau Diboikot: Saya Personal Mengawal Keputusan MK

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 17:47 WIB

Ganjar Pranowo: Suasana Pilkada Kali Ini Efek Pilpresnya Masih Kental Sekali

Ganjar Pranowo: Suasana Pilkada Kali Ini Efek Pilpresnya Masih Kental Sekali

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:26 WIB

Prabowo Bakal Dikejar Utang Jatuh Tempo Rp1.352 Triliun Gegara Jokowi Pada Tahun Depan

Prabowo Bakal Dikejar Utang Jatuh Tempo Rp1.352 Triliun Gegara Jokowi Pada Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 15:55 WIB

Terkini

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:54 WIB

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:46 WIB

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:41 WIB

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:39 WIB

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:38 WIB

Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI

Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:30 WIB

13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara

13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:27 WIB