Panas! Filipina sebut China Sebagai Pengganggu Perdamaian di Asia Tenggara

Bella | Suara.com

Selasa, 27 Agustus 2024 | 14:30 WIB
Panas! Filipina sebut China Sebagai Pengganggu Perdamaian di Asia Tenggara
bendera China [antara]

Suara.com - Ketegangan antara Filipina dan China terkait sengketa terumbu karang dan perairan di Laut China Selatan terus memanas. Kekinian, Filipina menuding China sebagai pengganggu terbesar perdamaian di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Komando Indo-Pasifik AS.

Dalam beberapa bulan terakhir, kapal-kapal Filipina dan China terlibat dalam berbagai konfrontasi di perairan yang disengketakan. Beijing mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, meskipun ada klaim saingan dari negara-negara lain, termasuk Filipina, serta keputusan internasional yang menyatakan bahwa klaim China tidak memiliki dasar hukum.

"Kami berhadapan dengan lawan yang lebih kuat," ujar Teodoro, seraya menegaskan bahwa China adalah pengganggu terbesar perdamaian internasional di wilayah ASEAN.

Ia juga mendesak negara-negara lain untuk bersuara menentang tindakan ilegal China hingga tekanan internasional memaksa mereka menghentikan aksinya.

Klaim China mencakup terumbu karang dan perairan yang berada di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina, yang membentang sekitar 370 kilometer dari pantai negara tersebut. China juga telah mengerahkan kapal-kapal untuk berpatroli di perairan sibuk tersebut dan membangun pulau-pulau buatan yang kemudian dimiliterisasi untuk memperkuat klaimnya.

Pernyataan Teodoro muncul sehari setelah China menyatakan telah mengambil "langkah pengendalian" terhadap dua kapal Penjaga Pantai Filipina yang memasuki perairan dekat Sabina Shoal di Kepulauan Spratly. Kapal-kapal Filipina tersebut tengah mengirimkan logistik ke salah satu kapal mereka yang berada di terumbu tersebut, namun misi tersebut terpaksa dibatalkan karena banyaknya kapal China yang dikerahkan dan kondisi laut yang buruk, menurut Juru Bicara Penjaga Pantai Filipina, Komodor Jay Tarriela.

Beberapa konfrontasi terjadi dalam beberapa hari terakhir di sekitar Sabina Shoal, yang terletak 140 kilometer di sebelah barat pulau Palawan, Filipina, dan sekitar 1.200 kilometer dari pulau besar terdekat di China, Hainan. Kedua belah pihak telah menempatkan kapal penjaga pantai di terumbu tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Manila khawatir Beijing akan membangun pulau buatan di sana.

Hubungan antara kedua negara semakin memburuk seiring dengan sikap tegas pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos terhadap tindakan China di perairan yang disengketakan. Pada bulan Juni, militer Filipina melaporkan bahwa salah satu pelautnya kehilangan ibu jari dalam sebuah konfrontasi di mana Penjaga Pantai China juga menyita atau merusak peralatan Filipina, termasuk senjata, di dekat Second Thomas Shoal, juga di Kepulauan Spratly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Novoland, Ini 6 Drama China Jeremy Tsui yang Tayang di WeTV

Ada Novoland, Ini 6 Drama China Jeremy Tsui yang Tayang di WeTV

Your Say | Selasa, 27 Agustus 2024 | 12:45 WIB

Sven-Goran Eriksson Pernah Bikin Timnas Indonesia Tak Lolos Grup Piala AFF 2018

Sven-Goran Eriksson Pernah Bikin Timnas Indonesia Tak Lolos Grup Piala AFF 2018

Bola | Selasa, 27 Agustus 2024 | 10:56 WIB

3 Drama Historical Romance Dibintangi He Xuan Lin, Terbaru Dawn Is Breaking

3 Drama Historical Romance Dibintangi He Xuan Lin, Terbaru Dawn Is Breaking

Your Say | Senin, 26 Agustus 2024 | 17:15 WIB

5 Rekomendasi Destinasi Wisata Termegah di Asia Tenggara

5 Rekomendasi Destinasi Wisata Termegah di Asia Tenggara

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:34 WIB

Sinopsis Drama China Chang Le Qu, Kisah Cinta Ding Yuxi dan Deng Enxi

Sinopsis Drama China Chang Le Qu, Kisah Cinta Ding Yuxi dan Deng Enxi

Your Say | Senin, 26 Agustus 2024 | 12:40 WIB

Catatan Eks Kapten Timnas Indonesia U-19 Nurhidayat yang Cabut dari Liga Filipina

Catatan Eks Kapten Timnas Indonesia U-19 Nurhidayat yang Cabut dari Liga Filipina

Bola | Minggu, 25 Agustus 2024 | 21:48 WIB

Sinopsis Drama China Go East, Kisah Tan Jian Ci sebagai Diplomatik Negara

Sinopsis Drama China Go East, Kisah Tan Jian Ci sebagai Diplomatik Negara

Your Say | Minggu, 25 Agustus 2024 | 20:10 WIB

Terkini

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:20 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:18 WIB

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:16 WIB

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:14 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:09 WIB

Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut

Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:04 WIB

Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia

Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:52 WIB

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:47 WIB