Sepak Terjang Pramono Anung, dari Pegawai Swasta Kini Daftar Jadi Calon Gubernur Jakarta

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:56 WIB
Sepak Terjang Pramono Anung, dari Pegawai Swasta Kini Daftar Jadi Calon Gubernur Jakarta
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan terkait adanya perempuan yang menerobos rombongan presiden di Bali, Kamis (17/11/2022). (Tangkap layar video)

Suara.com - Siapa yang tidak kenal Pramono Anung, nama ini sudah tak asing lagi di dunia perpolitikan. Sejak 2015 politisi PDI Perjuangan itu didapuk menjadi Sekretaris Kabinet Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Posisi pria yang karib disapa Pram itu pun tak tergantikan hingga sekarang menjadi orang terdekat Jokowi. Posisi Pramono yang adalah politisi aktif PDI juga tak pernah diutak atik meski kondisi politik antara Istana dan PDIP sedang panas dingin.

Sejak 2015, Pramono hanya melakukan pekerjaan di dalam istana saja, posisinya sampai sekarang tak pernah digeser-geser. Hal ini menandakan sosoknya memang dianggap penting oleh Jokowi.

Sepak terjang Pramono Anung terbilang cukup mulus. Pria yang lahir 61 tahun yang lalu ini berhasil menaiki anak tangga yang membuatnya ada di jabatan Sekretaris Kabinet.

Pramono Anung mengawali karier politikya di tahun 1999 saat dirinya terpilih menjadi anggota DPR Dapil Jawa Timur dari PDI Perjuangan.

Sejak saat itu ia selalu beruntung dan sukses di Pemilu Legislatif berikutnya, ia kembali terpilih menjadi anggota DPR dari dapil dan partai yang sama pada 2004, 2009 dan 2014.

Ia juga pernah mengemban jabatan Wakil Ketua DPR dari PDI di periode 2009-2014. 

Ia pun diangkat sebagai wakil sekretaris PDI pada tahun 2000, lima tahun kemudian pemilik gelar doktor Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjajaran itu didapuk menjadi Sekjen PDI. Posisinya naik satu tingkat.

Dipercaya sebagai sekjen partai, lulusan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta angkatan 1990-1992 itu tak membutuhkan waktu lama untuk membuktikan diri.

Di balik berjayanya PDI setelah memenangkan Megawati Soekarnoputri, ada sosok Pramono Anung yang turut menggerakkan mesin partai.

Namun siapa sangka Pramono Anung ternyata bukan berasal dari keluarga dengan latar belakang politik. Ia memulai kariernya sebagai pegawai swasta di sejumlah perusahaan besar.

Pram pernah menjadi petinggi di sejumlah perusahaan raksasa dengan jabatan tinggi. Pada 1988-1996 dia tercatat sebagai  Direktur PT. Tanito Harum, Jakarta, dalam periode tersebut ia juga menjadi  Direktur PT. Vietmindo Energitama, Vietnam.

Lalu pada 1996-1999 ia menjabat sebagai Komisaris PT. Yudhistira Hana Perkasa, di medio yang sama dia juga menjadi  Komisaris PT. Mandira (Mandiri Hana Persada) dan Komisaris PT. Yudhistira Haka Perkasa, Jakarta.

Saat ini Pramono Anung akan mendaftar di Pilkada Jakarta bersama Rano Karno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Nyagub di Jakarta, Jokowi Ungkap Nasib Seskab Pramono Anung di Kabinet

Resmi Nyagub di Jakarta, Jokowi Ungkap Nasib Seskab Pramono Anung di Kabinet

Kotak Suara | Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:47 WIB

Pengamat Ingatkan Konfrontasi Soal Isu RUU Pilkada Bisa Disusupi Ideologi Transnasional

Pengamat Ingatkan Konfrontasi Soal Isu RUU Pilkada Bisa Disusupi Ideologi Transnasional

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:38 WIB

Jokowi Dukung Pramono Anung Maju di Pilgub DKI: Sudah Ada Perhitungan Matang

Jokowi Dukung Pramono Anung Maju di Pilgub DKI: Sudah Ada Perhitungan Matang

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:37 WIB

Terkini

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:57 WIB

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:52 WIB

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:37 WIB

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:29 WIB

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:03 WIB

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:54 WIB