Waspada! Jajanan Sekolah Ternyata Tak Sehat, Kemen PPPA Sebut Bisa Picu Anak Rentan Sakit Kronis

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Kamis, 29 Agustus 2024 | 16:05 WIB
Waspada! Jajanan Sekolah Ternyata Tak Sehat, Kemen PPPA Sebut Bisa Picu Anak Rentan Sakit Kronis
Waspada! Jajanan di Sekolah Tak Sehat, Kemen PPPA Sebut Bisa Picu Anak Rentan Sakit Kronis.

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) khawatir dengan beragam jajanan anak di sekolah karena dinilai tidak sehat. Kebanyakan jajanan itu diindikasi terlalu tinggi kadar gula, garam, dan lemak. Temuan banyaknya anak berpostur gemuk disebut bukan dari konsumsi makanan sehat, melainkan justru kebanyakan menyantap gula.

"Gak makan yang sehat tapi gemuk karena banyak gula, gemuk karena banyak garam. (Jajanan) udah beli aja ayam-ayam goreng di pinggir jalan itu yang banyak dijual-jual karena praktis gitu ya. Garamnya banyak banget, tepung terigunya banyak banget, ayamnya cuma kecil," Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan Kemen PPPA Amurwani Dwi Lestariningsih saat media talk di Jakarta, Selasa (27/8/2024).

Amurwani juga menyebut bahwa kebanyakan anak tidak makan pagi di rumah sebelum berangkat ke sekolah. Lantaran mereka sudah diberi uang jajan, sehingga memilih sarapan dengan jajanan yang ada.

"Anak-anak sekarang itu tidak lagi banyak makan sarapan pagi, tetapi dia jajan di sekolah dengan jajan-jajanan yang mengandung banyak gula, garam, dan lemak. Ini yang menyebabkan semakin banyaknya faktor-faktor risiko menyebabkan anak-anak semakin tinggi sakit dengan penyakit yang tidak menular," tuturnya.

Penyakit tidak menular itu mencakup gangguan organ kronis seperti diabetes, jantung koroner, hingga kanker.  

Kementerian Kesehatan sudah memiliki pilar pangan berupa Gizi Seimbang sebagai acuan bagi masyarakat dalam menyediakan makanan mulai dari rumah. Sayangya, diakui Amurwani, kalau pilar pangan tersebut belum banyak disadari oleh masyarakat. 

Menurutnya, kecukupan gizi serta asupan dari sumber yang tepat bagi anak akan sangat bergantung dari pola asuh yang dilakukan orang tuanya.

"Kalau dulu makan dengan sayur, dengan lauk, protein yang seimbang, sekarang sudah gak, seadanya saja. Karena dari pola asuh sudah begitu, akhirnya pola konsumsi yang dimakan juga berubah. Inilah yang kemudian berpengaruh pada kesehatan anak-anak," tuturnya.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 ditemukan bahwa 1 dari 5 anak usia 5-12 tahun alami obesitas akibat kurang aktifitas fisik.

baca juga

Sementara itu, pada anak usia 13-15 tahun yang sudah obesitas ada sebanyak 16 persen. Kemudian pada usia 16-18 tahun jumlahnya 13,5 persen.

Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 juga menunjukan bahwa minuman manis bahkan telah mulai dikonsumsi oleh anak usia 3 tahun. Rata-rata balita tersebut bahkan konsumsi minuman manis sebanyak 1 sampai 6 kali per minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang-Erina jadi Sorotan, Istana Saling Lempar saat Ditanya soal Gaya Hidup Anak Presiden

Kaesang-Erina jadi Sorotan, Istana Saling Lempar saat Ditanya soal Gaya Hidup Anak Presiden

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 17:11 WIB

Bocah 5 Tahun di Utah Tak Sengaja Tembak Diri Sendiri hingga Tewas saat Main di Kamar Ortu

Bocah 5 Tahun di Utah Tak Sengaja Tembak Diri Sendiri hingga Tewas saat Main di Kamar Ortu

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 16:21 WIB

Jadi Korban Gas Air Mata Polisi saat Demo di Semarang, Viral Video Pelajar Sesak Panas hingga Anak Kecil Dibopong di Mal

Jadi Korban Gas Air Mata Polisi saat Demo di Semarang, Viral Video Pelajar Sesak Panas hingga Anak Kecil Dibopong di Mal

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 08:27 WIB

Balita 3 Tahun di Malaysia Positif Narkoba, Orangtua Dijerat Pasal Perlindungan Anak

Balita 3 Tahun di Malaysia Positif Narkoba, Orangtua Dijerat Pasal Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×