Kirim Surat ke DPR, KPU Mau Konsultasi Soal Peluang Kotak Kosong Menang di Pilkada

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 04 September 2024 | 17:51 WIB
Kirim Surat ke DPR, KPU Mau Konsultasi Soal Peluang Kotak Kosong Menang di Pilkada
Ketua KPU Mochammad Afifudin. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkirim surat ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berisikan permohonan untuk melakukan konsultasi perihal potensi calon tunggal di sejumlah wilayah pada Pilkada serentak 2024.

Pihak KPU RI ingin berkonsultasi kepada DPR perihal daerah yang hanya memiliki calon tunggal yang justru berpotensi dimenangkan kotak kosong.

Sejauh ini ada 43 wilayah yang berpotensi calon tunggal dan melawan kotak kosong. Pendaftaran di 43 wilayah itu diperpanjang hingga malam ini.

"Itu untuk menjawab situasi jika di daerah yang ada calon tunggal yang menang kota kosong," kata Ketua KPU RI Mochammad Afifudin usai bertemu Presiden Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Afifudin mengatakan, surat permohonan konsultasi sudah dikirimkan KPU ke DPR pada hari ini.

"Kami akan melakukan konsultasi ke pembuat undang-undang, ke DPR. Insyaallah awal Minggu depan akan terjadwal," kata Afifudin.

Sementara itu terkait 43 daerah berpotensi calon tunggal melawan kotak kosong, Afifudin menyampaikak KPU masih menunggu kepastian hingga Rabu malam.

"Kita masih punya waktu sampai nanti malam, jam 12 malam. Menurut informasi yang kami dapatkan ada beberapa daerah yang memang berpotensi atau sudah ada yang mendaftar, yaitu di Kabupaten Bowalemo, Provinsi Gorontalo, dan juga di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara," katanya.

KPU akan melakukan update secara keseluruhan usai penutupan pendaftaran peserta pada malam ini. Update menyeluruh dilakukan mulai besok.

baca juga

"Kami ingin menyampaikan bahwa apa yang dilakukan KPU ini adalah bagian dari upaya kita untuk menekan atau untuk membuka peluang agar potensi calon tunggal semakin minim," kata Afifudin.

"Tapi tentu situasinya tidak hanya bergantung terhadap apa yang sudah dilakukan oleh KPU, tentu bergantung juga pada peserta atau calon peserta pemilu atau pilkadanya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Dan Komisioner KPU Temui Jokowi Di Istana, Lapor Soal Pelantikan Presiden Hingga Tahapan Pilkada

Ketua Dan Komisioner KPU Temui Jokowi Di Istana, Lapor Soal Pelantikan Presiden Hingga Tahapan Pilkada

Kotak Suara | Rabu, 04 September 2024 | 16:22 WIB

Siapa yang Menjabat Bila Kotak Kosong Menang Pilkada? Ini Penjelasannya

Siapa yang Menjabat Bila Kotak Kosong Menang Pilkada? Ini Penjelasannya

Kotak Suara | Rabu, 04 September 2024 | 15:51 WIB

Kartel Politik di Balik Calon Tunggal Pilkada 2024

Kartel Politik di Balik Calon Tunggal Pilkada 2024

Liks | Rabu, 04 September 2024 | 15:27 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×