Cucu Pendiri NU Buat Hotline, Warga Nahdliyin Temukan Pelanggaran yang Dilakukan PBNU Bisa Lapor

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 05 September 2024 | 15:58 WIB
Cucu Pendiri NU Buat Hotline, Warga Nahdliyin Temukan Pelanggaran yang Dilakukan PBNU Bisa Lapor
Ilustrasi warga bentangkan bendera Nahdlatul Ulama (NU). [ Foto dok. PBNU]

Suara.com - Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa NU membuka hotline untuk para warga hingga pengurus Nahdlatul Ulama (NU) jika menemukan pelanggaran yang dilakukan PBNU secara terstuktur, sistematis dan massif. Selain aduan mereka juga bisa memberikan masukan, saran maupun kritik.

Ketua Presidium, KH Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam, menyampaikan kekinian Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU sudah menampung dukungan lebih dari 300 PCNU dan PWNU se-Indonesia yang memiliki keresahan dan kegelisahan terhadap pelanggaran PBNU, dan bersepakat untuk bersama-sama menggelar MLB NU demi menyelamatkan jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

“Kami meyakini mayoritas warga dan pengurus NU sebenarnya ingin mengadukan pelanggaran dan kritik atas tindakan penyalahgunaan institutsi PBNU, tapi ya agak sungkan. Kebijakan PBNU yang tidak menyenangkan, penuh pelanggaran dan merusak ini tidak boleh dibiarkan," kata Gus Salam dalam keterangannya diterima Suara.com, Kamis (5/9/2024).

Cucu pendiri NU ini mengaku sangat memahami bahwa seringkali warga NU mendiamkan pelanggaran yang dilakukan PBNU dan pengurus pun memiliki ketakutan tersendiri saat menyampaikan persoalan.

Untuk itu, kata dia, Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU membuka hotline agar warga dan pengurus dapat menyampaikan aduan seluas-luasnya.

Ia menekankan, tiap laporan yang masuk ke Presidium PO dan MLB NU akan dilihat klasifikasinya mana yang dapat disampaikan terbuka atau tidak, dan pasti dijamin kerahasiaan identitas pelapor.

Adapun hotline yang disiapkan yakni Call Center dan WhatsApp (WA) di nomor 087839539999, email di alamat [email protected], serta bisa disampaikan langsung ke Sekretariat Presidium di Ndalem Kasepuhan PP Mambaul Maarif Denanyar Jombang.

“Konteksnya Presidium ini adalah sama dengan aspirasi warga dan pengurus yang selama ini diam agar NU ini segera diselamatkan dari praktek pelanggaran yang dilakukan oleh PBNU. Ayo berikan masukan, kritik dan saran. Mudah-mudahan niat dan semangat bersama ini segera terwujud dengan MLB NU ke depan," ujarnya.

Gus Salam menambahkan, saluran komunikasi ini disiapkan untuk memudahkan warga dan pengurus NU menyampaikan pertanyaan, kritik, dan saran terhadap PBNU dan menjadi bagian dari upaya menyelamatkan organisasi Nahdlatul Ulama.

Layanan pengaduan aktif mulai 6 September 2024 sampai dengan 30 September 2024 setiap hari pukul 08.00-22.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Gelaran Misa yang Dihadiri Paus Fransiskus, Azan Magrib Lewat Running Text TV Didukung PBNU

Ada Gelaran Misa yang Dihadiri Paus Fransiskus, Azan Magrib Lewat Running Text TV Didukung PBNU

News | Kamis, 05 September 2024 | 06:21 WIB

PBNU Dukung Azan Magrib Di TV Diganti Running Text Saat Paus Fransiskus Pimpin Misa: Terpenting Di Masjid Tetap Bergema

PBNU Dukung Azan Magrib Di TV Diganti Running Text Saat Paus Fransiskus Pimpin Misa: Terpenting Di Masjid Tetap Bergema

News | Rabu, 04 September 2024 | 08:48 WIB

Amnesty Internasional Berharap Paus Fransiskus Soroti Pelanggaran HAM Di Indonesia

Amnesty Internasional Berharap Paus Fransiskus Soroti Pelanggaran HAM Di Indonesia

News | Selasa, 03 September 2024 | 14:41 WIB

GP Ansor: PBNU Miliki Orang-orang Kompeten di Industri Pertambangan

GP Ansor: PBNU Miliki Orang-orang Kompeten di Industri Pertambangan

News | Senin, 02 September 2024 | 21:29 WIB

Terkini

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:46 WIB

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:05 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:52 WIB