Terkait ucapannya soal setoran duit menteri tersebut, Rocky pun menjelaskan soal kedatangan Gibran ke kediamannya dengan alasan ingin belajar soal politik.
"Memang Gibran datang ke tempat saya, lalu kita bicara pada waktu itu Gibran masih saya anggap, oke anak ini masih mungkin untuk dibenerin cara berpikir dia tentang politik atau tentang kekuasaan, tapi kan nyatanya tidak jadi" ungkap Rocky.
Dalam pertemuannya dengan Rocky, Gibran pun mengakui saat masih menjabat wali kota Solo, dirinya kerap didatangi jika hampir seluruh menteri di kabinet Jokowi.
"Sekali lagi pada waktu itu Gibran kan ada berita yang panjang lebar pada minggu-minggu itu pada waktu dia datang ke saya, setelah dia jadi wali kota semua menteri hampir satu Kabinet itu mondar-mandir pergi ke Solo.
"Lalu saya tanya tuh berarti setiap weekend ada aja menteri datang ke tempatmu Gibran tuh. Dia bilang 'iya kan saya terima aja karena mungkin ada yang mau membantu soal percepatan pembangunan di Solo ya bagus-bagus aja kan," ujarnya.
Lantaran penasaran, Rocky pun mengaku sempat bertanya kepada Gibran apakah menerima pemberian uang dari menteri-menteri yang datang ke Solo. Namun, Gibran disebut hanya tertawa saat menjawab pertanyaan Rocky.
"Lalu saya tanya tuh pasti ninggalin amplop ya atau mungkin saya bilang ninggalin uang atau apalah pokoknya yang saya maksud Pak pasti ninggalin sesuatu tuh yang sekarang mungkin disebut gratifikasi, dia enggak mau jawab tapi dia ketawa aja kan," ujar Rocky.
Menanggapi reaksi Gibran yang hanya tertawa, Rocky pun lalu memperingatkan putra sulung Jokowi tersebut untuk tidak bersentuhan dengan praktik korupsi.
Rocky berkilah ucapannya itu sebagai bentuk untuk mewanti-wanti Gibran agar tidak bermain-main dengan korupsi. Sebab, Rocky Gerung mencurigai jika kunjungan para menteri kepada Gibran itu karena pengaruh sebagai anak presiden, sehingga tidak sepantasnya menteri menemui wali kota.
"Lalu saya bilang tuh itu hati-hati nanti kamu saya tuduh sebagai koruptor. Nah itu sebetulnya jadi pada waktu itu saya memang justru ingin melindungi dia supaya tidak terseret di dalam isu-isu yang beredar selama itu. Kan tetap orang akan curiga, ngapain ada menteri itu diberitakan di media massa bahwa menteri-menteri itu datang ke Solo untuk menemui Gibran tuh," papar Rocky.
"Padahal sebenernya banyak juga wali kota yang harusnya dikunjungi oleh para menteri, tetapi kenapa ke Gibran Keterangan yang pasti di kepala saya karena dia anak presiden," ujarnya.