Berkunjung ke Singapura, Paus Fransiskus Serukan Perlindungan dan Upah Layak bagi Pekerja Migran

Bella | Suara.com

Kamis, 12 September 2024 | 12:06 WIB
Berkunjung ke Singapura, Paus Fransiskus Serukan Perlindungan dan Upah Layak bagi Pekerja Migran
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (tengah) melambaikan tangan sebelum meninggalkan Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym]

Suara.com - Paus Fransiskus menyampaikan seruan agar pekerja migran, yang sering kali terpinggirkan, mendapatkan upah yang adil dan layak dalam kunjungannya ke Singapura, pada Kamis, .

Paus berusia 87 tahun itu menekankan pentingnya perlindungan terhadap martabat para pekerja migran dalam pidatonya di hadapan pemerintah, kelompok sipil, dan pejabat tinggi setempat.

"Pekerja ini memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat dan harus dijamin upah yang layak," ujar Paus, menggarisbawahi pentingnya perhatian khusus untuk menjaga kesejahteraan para pekerja migran.

Menurut data Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), ada sekitar 170 juta pekerja migran di seluruh dunia, yang mencakup sekitar lima persen dari tenaga kerja global. Banyak dari mereka bekerja di kota-kota besar seperti Dubai, Doha, dan Singapura, yang mengalami pertumbuhan pesat berkat tenaga kerja murah.

Di Singapura sendiri, sekitar 300.000 pekerja migran bergaji rendah bekerja dalam berbagai sektor, meski sering kali menghadapi tantangan berupa perlindungan hukum yang minim dan kondisi hidup yang kurang layak.

Selama pandemi Covid-19, isu ini semakin mencuat ketika puluhan ribu pekerja migran dikurung di asrama-asrama, mengungkap sisi lain dari ketimpangan yang dialami oleh para pekerja asing di negara yang makmur tersebut.

Walaupun Paus Fransiskus tidak secara spesifik menyebutkan pekerja migran di Singapura, pesannya kemungkinan akan memicu diskusi tentang kesejahteraan pekerja di negara tersebut.

Selain menyerukan keadilan bagi pekerja migran, Paus juga memuji Singapura sebagai contoh kerukunan antarbudaya dan antaretnis, menyebut negara-kota tersebut sebagai "cahaya terang bagi dunia."

"Saya mendorong Anda untuk terus bekerja demi persatuan dan persaudaraan umat manusia serta kebaikan bersama semua orang dan semua negara," tambah Paus Fransiskus.

Kunjungan ini merupakan bagian dari tur maraton Asia-Pasifik Paus, di mana ia terus mengangkat isu-isu sosial yang relevan bagi komunitas global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Paus Fransiskus Berdansa dengan Seorang Wanita Setelah Pulang dari Indonesia

Cek Fakta: Paus Fransiskus Berdansa dengan Seorang Wanita Setelah Pulang dari Indonesia

News | Kamis, 12 September 2024 | 04:10 WIB

Menerka Mobil yang Dipakai Paus Fransiskus saat Kunjungan ke Singapura, Bakal Gunakan Toyota Lagi?

Menerka Mobil yang Dipakai Paus Fransiskus saat Kunjungan ke Singapura, Bakal Gunakan Toyota Lagi?

Otomotif | Rabu, 11 September 2024 | 09:43 WIB

Cek Fakta: PM Singapura Sebut Indonesia Sebagai Negara "Gila Agama"

Cek Fakta: PM Singapura Sebut Indonesia Sebagai Negara "Gila Agama"

News | Rabu, 11 September 2024 | 05:05 WIB

750.000 Orang Berduyun Ikut Misa Paus Fransiskus di Timor Leste, Lokasinya Bersejarah

750.000 Orang Berduyun Ikut Misa Paus Fransiskus di Timor Leste, Lokasinya Bersejarah

News | Selasa, 10 September 2024 | 13:59 WIB

Video Misa Suci 1989 Yogyakarta Viral: Ternyata Penantian 35 Tahun Tidak Terasa Lama, Ini Buktinya

Video Misa Suci 1989 Yogyakarta Viral: Ternyata Penantian 35 Tahun Tidak Terasa Lama, Ini Buktinya

News | Selasa, 10 September 2024 | 10:57 WIB

Lebih Murah dari Innova Zenix, Paus Fransiskus Gunakan Mobil Merakyat saat Kunjungan ke Timor Leste

Lebih Murah dari Innova Zenix, Paus Fransiskus Gunakan Mobil Merakyat saat Kunjungan ke Timor Leste

Otomotif | Selasa, 10 September 2024 | 10:20 WIB

Jejak Kontroversi Winson Reynaldi: Parodikan Paus Fransiskus di Kursi Roda, Pernah Tinju dengan El Rumi

Jejak Kontroversi Winson Reynaldi: Parodikan Paus Fransiskus di Kursi Roda, Pernah Tinju dengan El Rumi

Lifestyle | Senin, 09 September 2024 | 16:29 WIB

Paus Fransiskus Soroti Kasus Takhayul Hingga Kekerasan di Papua Nugini

Paus Fransiskus Soroti Kasus Takhayul Hingga Kekerasan di Papua Nugini

News | Minggu, 08 September 2024 | 19:31 WIB

Jalur Langit Lagi! Paus Fransiskus Dilibatkan untuk Laga Timnas Indonesia vs Australia, Video Ini Jadi Bukti

Jalur Langit Lagi! Paus Fransiskus Dilibatkan untuk Laga Timnas Indonesia vs Australia, Video Ini Jadi Bukti

Bola | Minggu, 08 September 2024 | 14:49 WIB

Adu Tunggangan Paus Fransiskus di Indonesia dan Papua Nugini, Harga Bak Bumi dan Langit

Adu Tunggangan Paus Fransiskus di Indonesia dan Papua Nugini, Harga Bak Bumi dan Langit

Otomotif | Minggu, 08 September 2024 | 14:30 WIB

Terkini

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB