Lebih Menguntungkan dan Ramah Lingkungan, Pemprov DKI Dorong PLTS Rooftop

Fabiola Febrinastri | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 19 September 2024 | 08:00 WIB
Lebih Menguntungkan dan Ramah Lingkungan, Pemprov DKI Dorong PLTS Rooftop
Ilustrasi listrik PLTS. [Dok: Ist]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop sebagai solusi energi yang ramah lingkungan dan ekonomis. Dengan memanfaatkan energi matahari, PLTS Rooftop tidak hanya  mengurangi tagihan listrik rumah tangga, tetapi juga menekan emisi karbon.

"PLTS Rooftop dapat mengurangi tagihan listrik rumah tangga dengan memanfaatkan energi matahari. Pada siang hari, kebutuhan listrik sebagian atau sepenuhnya dipasok dari sistem ini," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (DTKTE) Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho kepada Suara.com, Rabu (18/9/2024).

Dari sisi lingkungan, PLTS Rooftop juga berdampak positif, karena mengurangi penggunaan energi fosil selaku bahan bakar pembangkit listrik. Dengan demikian, kelestarian lingkungan akan lebih terjaga.

"Sistem ini menggunakan energi bersih, sehingga mengurangi konsumsi listrik dari PLN yang masih bergantung kepada energi fosil, berkontribusi pada perbaikan lingkungan dan penurunan emisi gas rumah kaca," kata Hari.

Meskipun memerlukan investasi awal untuk instalasi PLTS Rooftop, lanjutnya, rata-rata waktu pengembalian investasi berkisar 10-15 tahun, tergantung berbagai faktor. "Komponen utama dari sistem ini meliputi panel surya, inverter, serta sistem penopang, yang semuanya membutuhkan perawatan dan pemeliharaan rutin untuk memastikan kinerja optimal," ucap Hari.

Untuk menjaga ekosistem, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan PLTS Rooftop dengan kapasitas mencapai 200 megawatt pada 2050. Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2021 yang berfokus pada pembangunan rendah karbon dan penurunan emisi gas rumah kaca.

Sejak dimulai pada 2007 di Kepulauan Seribu, program ini terus berkembang dan telah menghasilkan pengurangan emisi karbon dioksida sebesar 22 ton hingga akhir 2023.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI berharap, PLTS Rooftop dapat menjadi bagian integral dalam strategi energi terbarukan, mendukung pencapaian target pengurangan emisi karbon 30 persen pada 2030,serta  menuju net-zero pada 2050.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengakui, penggunaan PLTS penting untuk masyarakat. Bahkan, ia menyarankan Pemprov DKI Jakarta memberi subsidi bagi warga yang ingin melakukan pemasangan.

"Ini sudah lama, harusnya didorong ya. Kalau bisa masyarakat disubsidi, biar mereka tahu apa untungnya menggunakan PLTS ini," tutur Trubus kepada Suara.com.

Kemudian, Pemprov DKI Jakarta pun harus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di kalangan ekonomi menengah ke bawah.

"Kadang mereka mikirnya PLTS enggak bisa dipakai kalau malam, karena enggak ada matahari. Harus ada edukasi dari penyerapan energi surya jadi listrik, sampai ke dapur itu bisa nyala gimana," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Jawab Tudingan Suswono: Bantuan Tempat Ibadah Malah Ditingkatkan

Pemprov DKI Jawab Tudingan Suswono: Bantuan Tempat Ibadah Malah Ditingkatkan

News | Senin, 16 September 2024 | 15:31 WIB

Ketum PITA: Peran Kasetpres Heru Budi Dibutuhkan Demi Sukseskan Momen Sertijab Presiden

Ketum PITA: Peran Kasetpres Heru Budi Dibutuhkan Demi Sukseskan Momen Sertijab Presiden

News | Minggu, 15 September 2024 | 19:45 WIB

Pemprov DKI Gencar Tanam Mangrove di Hutan Lindung dan Hutan Produksi, Ini Manfaatnya!

Pemprov DKI Gencar Tanam Mangrove di Hutan Lindung dan Hutan Produksi, Ini Manfaatnya!

News | Rabu, 11 September 2024 | 18:13 WIB

Masalah Sanitasi Jangan Dianggap Remeh, Begini Cara Pemprov DKI Mengatasinya

Masalah Sanitasi Jangan Dianggap Remeh, Begini Cara Pemprov DKI Mengatasinya

News | Jum'at, 06 September 2024 | 18:01 WIB

Anak Usaha MMSGI Bangun PLTS 1,032kWp Bersama Sembcorp

Anak Usaha MMSGI Bangun PLTS 1,032kWp Bersama Sembcorp

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 13:28 WIB

PT AHP Resmikan Proyek PLTS Ground-Mounted Berkapasitas 100 MWp Terbesar di Indonesia

PT AHP Resmikan Proyek PLTS Ground-Mounted Berkapasitas 100 MWp Terbesar di Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 September 2024 | 19:23 WIB

Terkini

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB