Gus Miftah Ungkap Permintaan Terakhir Jokowi Sebelum Lengser, Apa Itu?

Muhammad Ilham Baktora, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 19 September 2024 | 18:54 WIB
Gus Miftah Ungkap Permintaan Terakhir Jokowi Sebelum Lengser, Apa Itu?
Gus Miftah saat memberi keterangan pada wartawan saat Jokowi menghadiri Harlah Ponpes Ora Aji di Sleman, Kamis (19/9/2024). [Suarajogja.id/Hiskia]

Suara.com - Pendakwah Gus Miftah mengungkap pesan khusus yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum lengser dari jabatannya. Kepala negara meminta transisi pemerintahan yang akan datang bisa dijaga dengan baik.

Hal itu disampaikam Jokowi saat menghadiri rangkaian acara Harlah ke-12 Ponpes Ora Aji di Kalasan, Sleman, Rabu (19/9/2024). Pesan itu disampaikan Jokowi usai berdialog dengan Gus Miftah dan para kyai muda lain.

"Tadi saya sampaikan bahwa transisi yang sangat kolaboratif dan sangat smooth landing itu transisi pemerintahan dari Pak Jokowi ke Pak Prabowo," kata Gus Miftah saat ditemui wartawan usai acara.

"Setelah saya sampaikan itu beliau menyampaikan hendaknya kita pengasuh pesantren untuk menjaga keberlangsungan [transisi pemerintahan] ini dengan baik, pesan beliau seperti itu," imbuhnya.

Terkait transisi sendiri, Gus Miftah meyakini Jokowi tidak akan melakukan intervensi sama sekali terhadap sejumlah kebijakan pada pemerintahan Prabowo-Gibran nanti. Misalnya saja terkait dengan penyusunan kabinet dan lain sebagainya.

Hanya saja memang, kata Gus Miftah, ada beberapa hal yang telah disiapkan oleh Jokowi. Dalam hal ini adalah membentuk sejumlah lembaga pemerintah baru, di antaranya badan Kantor Komunikasi Kepresidenan hingga Badan Gizi Nasional.

"Saya pikir dalam hal ini Pak Jokowi sama sekali tidak intervensi terhadap kebijakan-kebijakan apalagi kayak kabinet itu," ucapnya.

"Cuma memang ada beberapa yang disiapkan sama beliau, kayak badan komunikasi, badan-badan, itu bagian dari supporting Pak Jokowi terhadap pemerintah Pak Prabowo," imbuhnya.

Berbagai persiapan termasuk lembaga pemerintah baru itu memang ditujukan untuk semakin memuluskan transisi nantinya. Sehingga semua yang dilakukan kini memang bersifat kolaboratif untuk pemerintahan mendatang.

baca juga

"Sehingga beliau tadi menyampaikan, 'dulu awal kami menjabat kami harus grayah-grayah [meraba-raba] dulu', sekarang kita menginginkan bagaimana ketika kemudian Pak Prabowo bekerja itu semuanya sudah disiapkan dengan baik. Jadi tidak ada intervensi tapi justru sifatnya adalah kolaborasi, begitu kira-kira tadi disampaikan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mardiono Turun Tangan Bantu Menangkan Robinsar-Fajar, Ikut Masuk Jajaran Tim Pemenangan

Mardiono Turun Tangan Bantu Menangkan Robinsar-Fajar, Ikut Masuk Jajaran Tim Pemenangan

News | Kamis, 19 September 2024 | 18:00 WIB

Banyak Pekerjaan Hilang di 2025, Jokowi Tekankan Adanya Penciptaan Lapangan Pekerjaan

Banyak Pekerjaan Hilang di 2025, Jokowi Tekankan Adanya Penciptaan Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 17:32 WIB

6 Juta Data NPWP Bocor, Jokowi: Mungkin Karena Keteledoran Password

6 Juta Data NPWP Bocor, Jokowi: Mungkin Karena Keteledoran Password

News | Kamis, 19 September 2024 | 17:08 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×