10 Rudal Israel Meluncur ke Lebanon di Tengah Situasi yang Semakin Tegang usai Ledakan Pager

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 20 September 2024 | 13:58 WIB
10 Rudal Israel Meluncur ke Lebanon di Tengah Situasi yang Semakin Tegang usai Ledakan Pager
Peta dan Bendera Lebanon (Unsplash.com/MarkRubens)

Suara.com - Israel kembali melakukan serangan udara pada hari Kamis (19/9) terhadap beberapa kota di Lebanon selatan, hal ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai konflik antara Hizbullah dan Tel Aviv.

Ketegangan meningkat setelah dua gelombang ledakan yang menargetkan perangkat komunikasi nirkabel di Lebanon, yang mengakibatkan 37 orang tewas dan ribuan lainnya cedera.

Seorang reporter dari Anadolu mengonfirmasi bahwa lebih dari 50 serangan udara diluncurkan di kota-kota di Lebanon selatan. Sementara itu, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangkaian serangan di area Mahmoudiyeh, dekat desa Aaichiyeh dan Kasarat al-Aroosh di wilayah Jezzine.

“Pesawat militer Israel meluncurkan 10 rudal ke daerah Birket Jabbour,” katanya.

Dalam insiden terpisah, empat orang dilaporkan terluka akibat serangan udara Israel yang menargetkan Kota Hanniyeh di distrik Tyre, Lebanon selatan, menurut Kementerian Kesehatan setempat. Kementerian tersebut mencatat bahwa di antara yang terluka terdapat tiga warga Palestina dan seorang warga Lebanon.

Sementara itu, Hizbullah menyatakan dalam sebuah pernyataan pada malam hari Kamis (19/9) bahwa mereka menargetkan situs militer Israel di Metula, bagian utara Israel, dengan menggunakan roket Falaq.

Setelah serangan itu, Wali Kota Metula mengungkapkan bahwa roket yang diluncurkan dari Lebanon selatan menyebabkan beberapa kebakaran dan kerusakan signifikan pada rumah-rumah.

Dalam pernyataan terpisah, kelompok Lebanon tersebut mengklaim telah menyerang markas komando Batalyon Shomera di utara Israel dengan salvo roket Katyusha. Sementara itu, tentara Israel menyatakan bahwa mereka menyerang 30 peluncur roket Hizbullah yang siap untuk meluncurkan 150 roket ke Israel.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah telah meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah gelombang ledakan pada Rabu (18/9) yang menargetkan perangkat wireless "ICOM" di seluruh Lebanon, yang mengakibatkan 25 kematian dan 450 orang luka-luka.

Ledakan tersebut terjadi setelah insiden serupa pada Selasa (17/9) yang menargetkan perangkat penyeranta, yang menyebabkan 12 kematian, termasuk dua anak, dan melukai 2.800 orang lainnya, dengan 300 di antaranya dalam kondisi kritis.

Baik pemerintah Lebanon maupun Hizbullah menuding Israel sebagai penyebab ledakan tersebut dan mengancam adanya konsekuensi berat.

Hingga saat ini, belum ada komentar dari pihak Israel mengenai ledakan itu di tengah eskalasi perang lintas batas antara Israel dan Hizbullah sejak dimulainya konflik mematikan di Jalur Gaza, yang telah menyebabkan hampir 41.300 korban jiwa, termasuk banyak wanita dan anak-anak, setelah serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober lalu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pager dan Walkie-Talkie Dilarang dalam Penerbangan ke Beirut usai Ledakan di Lebanon

Pager dan Walkie-Talkie Dilarang dalam Penerbangan ke Beirut usai Ledakan di Lebanon

News | Jum'at, 20 September 2024 | 13:45 WIB

Keren! Striker Keturunan Ini Tolak Rp17 Miliar dari Klub Israel

Keren! Striker Keturunan Ini Tolak Rp17 Miliar dari Klub Israel

Bola | Jum'at, 20 September 2024 | 12:53 WIB

Lebanon Diteror Ledakan Perangkat Komunikasi, Pembangkit Listrik Ikut Meledak

Lebanon Diteror Ledakan Perangkat Komunikasi, Pembangkit Listrik Ikut Meledak

News | Jum'at, 20 September 2024 | 01:05 WIB

Diduga Didukung Iran, Warga Israel Ditangkap Atas Dugaan Rencana Pembunuhan Netanyahu

Diduga Didukung Iran, Warga Israel Ditangkap Atas Dugaan Rencana Pembunuhan Netanyahu

News | Kamis, 19 September 2024 | 18:31 WIB

Pengusaha asal Israel Diduga Terlibat Rencana Iran untuk Membunuh Benjamin Netanyahu

Pengusaha asal Israel Diduga Terlibat Rencana Iran untuk Membunuh Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 19 September 2024 | 17:28 WIB

Para Ahli Ungkap Bagaimana Sistem Kerja Pager Meledak yang Mengguncang Lebanon

Para Ahli Ungkap Bagaimana Sistem Kerja Pager Meledak yang Mengguncang Lebanon

News | Kamis, 19 September 2024 | 16:18 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB