Amnesty International Desak Kapolri Ungkap Dalang Aksi Premanisme Bubarkan Paksa Diskusi

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Senin, 30 September 2024 | 11:47 WIB
Amnesty International Desak Kapolri Ungkap Dalang Aksi Premanisme Bubarkan Paksa Diskusi
Sekelompok massa membubarkan diskusi yangbdigelar Forum Tanah Air di Jaksel, Sabtu (28/9/2024) pagi. [Tangkapan layar video]

Suara.com - Amnesty Internasional angkat bicara soal aksi serangan terhadap kebebasan sipil. Pengerahan massa itu diduga melibatkan kelompok preman dalam sepekan terakhir.

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid, mengatakan pada tanggal 27 dan 28 September, ada dua peristiwa yang menegaskan tentang kurangnya profesionalitas Polri.

Saat itu, Koalisi Global Climate Strike, menggelar aksi damai di Taman Menteng, Jumat (27/9) lalu. Kemudian ditengah aksi, peserta mendapatkan intimidasi dari orang tidak dikenal yang saat itu memuji kepemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Kemudian, massa yang kontra dengan aksi Koalisi Global Climate Strike, merampas segala properti aksi seperti pengeras suara dan poster, namun pohak aparat kepolisian hanya mematung menyaksikan aksi tersebut.

Sehari berselang, aksi serupa kembali terjadi, namun kali ini perampasan terjadi di ruang diskusi yang digelar oleh Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/9).

Massa menerobos masuk ke dalam ruang diskusi dan membuat onar, dengan mencopot spanduk dan merusak properti yang ada di dalam ballroom.

Sama seperti sebelumnya, polisi hanya bisa menyaksikan, parahnya setelah melakukan aksi pembubaran paksa dan pengerusakan, polisi sempat berjabat tangan bahkan berpelukan dengan massa yang anarkis.

“Sepekan terakhir, masyarakat menyaksikan lagi sikap polisi yang tidak profesional. Kepolisian seperti merestui aksi sekelompok orang yang main hakim sendiri. Dengan cara kekerasan, kelompok itu menyerang unjuk rasa damai dan acara berkumpul yang damai dan sah,” kata Usman Hamid, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Suara.com, Senin (30/9/2024).

Aparat kata dia, seharusnya hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Bukan malah melindungi terhadap pihak-pihak yang main hakim sendiri.

baca juga

“Justru di saat seperti inilah masyarakat perlu kehadiran aparat keamanan dan juga penegak hukum untuk melindungi mereka dari tindakan main hakim sendiri sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab,” jelas Usman.

Usman sangat menyayangkan tindakan para penegak hukum yang berada di lokasi, yang terkesan membiarkan para pelaku premanisme melakukan aksinya.

“Itu sama artinya dengan merestui perbuatan melanggar hukum. Polisi seharusnya bertugas melindungi warga yang mengekspresikan hak berpendapat-nya secara damai,” kata Usman.

Ia menilai, ada dalang yang memiliki kepentingan dibalik serangan terhadap kebebasan sipil belakangan.

“Kami mendesak Kapolri segera mengusut tuntas dalang dan semua pelaku intimidasi maupun aksi main hakim sendiri tersebut. Kapolri wajib memastikan adanya tindakan hukum yang tegas terutama terhadap otak pelaku aksi main hakim sendiri,” tegas Usman.

“Usut pula polisi yang bukannya mencegah dan menindak para pelaku intimidasi, justru cenderung melakukan pembiaran, malah berangkulan dan berjabat tangan dengan mereka, seperti yang terlihat pada insiden sabotase acara diskusi Forum Tanah Air,” tambahnya.

Selain itu, Usman juga mendesak Komisi III DPR RI untuk segera mengevaluasi kinerja Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara menyeluruh.

“Evaluasi sangat penting agar negara serius menjaga hak asasi manusia secara keseluruhan,” pungkasnya.

2 Orang Tersangka

Polisi, sebelumnya meringkus 5 terduga pelaku pengerusakan dalam agenda diskusi "Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional" yang digelar oleh Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Kemang Jakarta Selata, Sabtu (28/9) kemarin.

Lima orang yang diciduk oleh polisi yakni FEK, GW, JJ, LW, dan MDM. Dua dari 5 pelaku kini telah ditetapkan menjadi tersangka.

Dua tersangka, yakni FEK yang berperan sebagai koordinator lapangan, dan GW yang ikut melakukan pengerusakan dalam ruang ballroom.

Hingga saat ini polisi masih melakukan investigasi soal motif tersangka atas tindakan beringas tersebut.

Polisi juga masih mencari aktor di balik layar atas kejadian ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ogah Naikan Cukai 2025, Pemerintah Prabowo Diminta Serius Atasi Masalah Rokok

Jokowi Ogah Naikan Cukai 2025, Pemerintah Prabowo Diminta Serius Atasi Masalah Rokok

News | Senin, 30 September 2024 | 09:42 WIB

Eks Sespri Iriana Jokowi, Sendi Fardiansyah dapat Dukungan dari AMS di Pilkada Bogor

Eks Sespri Iriana Jokowi, Sendi Fardiansyah dapat Dukungan dari AMS di Pilkada Bogor

Kotak Suara | Minggu, 29 September 2024 | 19:35 WIB

Beda Adab Kaesang vs Bobby Nasution Soal Mulyono Tuai Kecaman: Keluarga Tone Deaf

Beda Adab Kaesang vs Bobby Nasution Soal Mulyono Tuai Kecaman: Keluarga Tone Deaf

Lifestyle | Minggu, 29 September 2024 | 17:31 WIB

Jejak Karier Bobby Nasution Si Menantu 'Mulyono': dari Masa ke Masa

Jejak Karier Bobby Nasution Si Menantu 'Mulyono': dari Masa ke Masa

Lifestyle | Minggu, 29 September 2024 | 16:58 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×