Angka Kematian Badai Helene di AS Terus Meningkat, Ratusan Orang Hilang

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 30 September 2024 | 19:07 WIB
Angka Kematian Badai Helene di AS Terus Meningkat, Ratusan Orang Hilang
Ilustrasi Badai di Amerika (Antara)

Suara.com - Bencana alam Badai Helene yang menerjang Florida Amerika Setikat menyebabkan warga meninggal dunia, terbaru total korban jiwa bertambah menjadi 93 orang, Minggu (29/9/2024).

Tidak hanya itu, Badai Helene yang menerjang wilayah tenggara Amerika Serikat (AS) itu juga membabat habis Teluk Meksiko hingga pesisir pantai Atlantik.

Jumlah korban tewas ini kemungkinan akan bertambah dalam beberapa hari mendatang, karena ratusan laporan orang hilang telah diajukan di komunitas-komunitas yang dilanda banjir besar akibat Badai Helene.

Menurut media AS, CNN, 93 korban tewas yang telah tercatat tersebar di enam negara bagian yang dilalui jalur kehancuran Helene: Florida (11), Georgia (17), South Carolina (25), North Carolina (36), Virginia (2), dan Tennessee (2).

Di negara bagian North Carolina, di Buncombe County saja, sebanyak 600 laporan orang hilang diajukan menurut pejabat setempat, dan jalan-jalan yang terendam banjir terus menghambat upaya penyelamatan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumah mereka.

Terputusnya komunikasi dan sulitnya menghubungi orang yang dicintai "tidak selalu berarti hal terburuk telah terjadi," kata mantan administrator Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) Craig Fugate dalam wawancara dengan CNN.

FEMA menghimbau masyarakat untuk tidak kehilangan harapan, karena tim penyelamat bekerja sepanjang waktu untuk mencoba menyatukan kembali keluarga-keluarga yang terpisah.

Prioritas FEMA adalah mencoba memulihkan layanan telepon seluler di wilayah tersebut, dengan para pejabat telah mengaktifkan saluran bencana untuk semua jaringan telekomunikasi.

"Meskipun kami tahu ada korban jiwa, biasanya ada lebih banyak orang yang hilang atau belum ditemukan karena masalah komunikasi," tambah Fugate.

Hampir 2,2 juta penduduk di wilayah terdampak masih mengalami pemadaman listrik, sementara tim teknisi bekerja keras untuk memulihkan aliran listrik yang terputus akibat angin kencang Helene, yang mencapai kecepatan 72 kilometer per jam hingga 225 kilometer per jam.

Karena banyaknya pemadaman, pejabat memperkirakan pemulihan jaringan listrik di beberapa daerah bisa memakan waktu beberapa minggu.

Banjir juga telah menutup jalan di sejumlah negara bagian, dengan 300 jalan terendam di North Carolina dan 150 jalan ditutup di South Carolina, menurut Departemen Transportasi AS.

Penutupan jalan itu tidak hanya menghambat upaya penyelamatan tetapi juga pengiriman air bersih dan pasokan medis kepada warga yang terjebak di lingkungan mereka.

"Prioritasnya adalah mengevakuasi warga... dan memasok kebutuhan mereka," ujar Gubernur North Carolina Roy Cooper kepada Spectrum News. "Semuanya terendam banjir."

Presiden Joe Biden dijadwalkan mengunjungi daerah bencana pekan ini dan telah menyetujui bantuan bagi negara bagian yang meminta deklarasi darurat untuk pembersihan dan pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Suriah Rayakan Kematian Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, Kok Bisa?

Warga Suriah Rayakan Kematian Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, Kok Bisa?

News | Senin, 30 September 2024 | 14:11 WIB

Beirut Dibikin Kayak Gaza, Komandan Militer Hizbullah Nabil Qaouk Tewas

Beirut Dibikin Kayak Gaza, Komandan Militer Hizbullah Nabil Qaouk Tewas

News | Senin, 30 September 2024 | 13:04 WIB

Hassan Nasrallah Tewas, Iran: Israel Bakal 'Hancur' Pada Waktunya

Hassan Nasrallah Tewas, Iran: Israel Bakal 'Hancur' Pada Waktunya

News | Senin, 30 September 2024 | 12:49 WIB

Terkini

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:27 WIB

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:12 WIB

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:51 WIB